ads

Sabtu, 25 Jun 2011

06 di ceruk paloh - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di ceruk paloh - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 22 Jun 2011 11:02 PM PDT

Oleh: Gun Gun Heryanto

(Tulisan ini telah dipublikasikan di Seputar Indonesia, 07/05/2011)

Sejarah partai politik (parpol) di Indonesia selalu berulang. Setiap menjelang pemilu selalu ada parpol baru yang muncul dan mencoba peruntungan untuk bersaing pada perhelatan demokrasi lima tahunan.

Kini,wajah-wajah parpol baru pun mulai menampakkan diri ke permukaan, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Nasional Republik (Nasrep),Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI).Tentu,hasrat politis untuk berserikat dalam parpol merupakan hak konstitusional warga negara meskipun upaya mewujudkan hasrat tersebut kerap kali tak dibarengi modal yang kompetitif.

Tipologi Parpol

Tak berlebihan jika kita sebut demokrasi kita saat ini telah menjadi pasar bebas parpol. Siapa pun dapat mendirikan parpol dan berkompetisi dalam pemilu setelah melewati berbagai syarat formal dan lolos menjadi kontestan, baik karena menyiapkan diri maupun karena keahlian para politikus meretas beragam celah aturan main yang tersedia. Pengalaman pada Pemilu 2009, dari 38 parpol yang menjadi kontestan, hanya 9 yang bisa melampaui angka parliamentary threshold (PT) 2,5% dan akhirnya menjadi penghuni rumah rakyat di Senayan. Jika kita amati,paling tidak ada empat tipologi parpol baru yang saat ini mulai beredar.

Pertama, parpol yang diinisiasi oleh elite yang tersisih dari atmosfer kekuasaan parpol besar. Partai Nasdem masuk dalam kategori ini. Sebagaimana kita ketahui, Nasdem tak terpisahkan dari sosok Surya Paloh meskipun secara formal tak diketuai langsung olehnya.Konteks kelahiran Nasdem diawali histori kontestasi Paloh vs Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Saat Paloh tersisih, dia mulai mengejawantahkan hasrat politisnya lewat Nasdem. Memang, secara organisasional Partai Nasdem dipimpin oleh Patrice Rio sebagai ketua dan Ahmad Rofiq sebagai sekretaris jenderal.Namun,publik juga sangat paham bahwa genealogi politik Nasdem bisa dirunut ke Paloh.

Mirip posisi SBY di awal kelahiran Partai Demokrat, tak duduk sebagai ketua umum parpol, tetapi berada di puncak hierarki kebijakan organisasi sehingga memiliki kuasa menentukan arah perjalanan parpol.Paloh dalam konteks ini sedang menjalankan two step models of leadership. Model ini digunakan untuk manajemen tes situasi dan respons khalayak dalam sebuah pasar bebas parpol yang begitu kompetitif. Jika Nasdem di kemudian hari gagal bersaing dalam pasar bebas parpol, orang diharapkan tak akan langsung menunjuk sebagai kegagalan total Paloh karena secara manajerial, organisasi ditukangi oleh orang lain.

Kedua, parpol baru yang muncul dari konflik organisasional yang menyebabkan dualisme kepengurusan. PKBI merupakan parpol produk konflik terbuka antara kubu Muhaimin Iskandar dan putri kedua almarhum Gus Dur,Yenny Wahid.Tertutupnya islah melahirkan keputusan pendirian parpol baru yang sama-sama akan menggarap basis masa kaum nahdliyin. Tentu, modal awal PKBI adalah reference power dari figur Gus Duryang dilekatkan dengan sosok Yenny sehingga diharapkan menjadi katalisator modal sosial, politis, dan finansial bagi ekstensi PKBI ke depan. Jika berbicara ceruk pasar kaum nahdliyin yang sangat potensial, tentu kehadiran PKBI sedikit banyaknya akan merugikan eksistensi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014.

Ketiga, parpol produk agregasi politik dari beberapa kekuatan yang telah ada sebelumnya. Partai Persatuan Nasional (PPN) merupakan hasil fusi dari 10 partai kecil. Dalam UU No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik muncul sejumlah pengetatan aturan,misalnya verifikasi parpol yang harus selesai paling lambat akhir 2011, keharusan memiliki kepengurusan di 33 provinsi, 75% kabupaten/kota yang ada di provinsi, serta minimal 50% kecamatan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Belum lagi polemik soal peningkatan angka PT dalam pembahasan RUU Pemilu Legislatif yang dirasakan kian mengancam eksistensi parpol-parpol kecil.Maka,setelah mengalkulasi hitung-hitungan politik ke depan,10 parpol kecil itu akhirnya bersepakat melakukan fusi.

Keempat, parpol baru pengusung romantisme sejarah Orde Baru.Pasca-Reformasi selalu ada tipe parpol yang jualan utamanya adalah kedigdayaan politik Soeharto. Misalnya, menjelang Pemilu 2004, tepatnya 9 September 2002, didirikan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) oleh Jenderal (Purn) Hartono yang menggandeng Siti Hardijanti Rukmana sebagai salah satu deklarator. Napas serupa sepertinya kini juga ada pada parpol Nasrep dengan memosisikan Tommy Soeharto sebagai modal dasar pergerakan Nasrep.

Persaingan

Keberadaan parpol dengan identitas baru, tetapi tipologi lama ini sepertinya berat bersaing di era demokrasi pasar bebas. Pertama, munculnya titik jenuh khalayak terhadap keberadaan parpol. Sikap dan perilaku politik para politikus lintas parpol nyaris seragam, yakni kurang merepresentasikan aspirasi rakyat.Sementara parpol baru yang hadir tak memiliki cukup nilai distingtif yang bisa memberi impresi sekaligus referensi baru bagi pemilih. Kedua, parpol baru pun masih terjebak pada identifikasi citra simbolik elite daripada jejaring kader ideologis. Misalnya lebih mengedepankan nama-nama besar Surya Paloh, Yenny Wahid (Gus Dur),Tommy (Soeharto). Ketiga, regulasi yang lebih ketat baik dalam UU Parpol maupun dalam UU Pemilu.Tentu, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi parpol baru.

Peluang parpol baru memang kecil,terutama jika mereka tak mampu mentransformasikan gagasan dan hasrat politis mereka di level kerja praktis, jejaring kader dan massa mengambang, figur,sumber finansial, serta berbagai pendekatan marketing politik berbasis komunitas. Ke depan pasar bebas parpol di Indonesia seharusnya memasuki fase konsolidasi, bukan terus-menerus menjadi ajang pencarian peruntungan para petualang.●

Tulisan ini bisa diakses di web Sindo:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397160/

Sumber gambar:

www.monitorindonesia.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 18 Jun 2011 11:43 PM PDT

Oleh: Gun Gun Heryanto

(Tulisan ini telah dipublikasikan di Seputar Indonesia, 07/05/2011)

Sejarah partai politik (parpol) di Indonesia selalu berulang. Setiap menjelang pemilu selalu ada parpol baru yang muncul dan mencoba peruntungan untuk bersaing pada perhelatan demokrasi lima tahunan.

Kini,wajah-wajah parpol baru pun mulai menampakkan diri ke permukaan, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Nasional Republik (Nasrep),Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI).Tentu,hasrat politis untuk berserikat dalam parpol merupakan hak konstitusional warga negara meskipun upaya mewujudkan hasrat tersebut kerap kali tak dibarengi modal yang kompetitif.

Tipologi Parpol

Tak berlebihan jika kita sebut demokrasi kita saat ini telah menjadi pasar bebas parpol. Siapa pun dapat mendirikan parpol dan berkompetisi dalam pemilu setelah melewati berbagai syarat formal dan lolos menjadi kontestan, baik karena menyiapkan diri maupun karena keahlian para politikus meretas beragam celah aturan main yang tersedia. Pengalaman pada Pemilu 2009, dari 38 parpol yang menjadi kontestan, hanya 9 yang bisa melampaui angka parliamentary threshold (PT) 2,5% dan akhirnya menjadi penghuni rumah rakyat di Senayan. Jika kita amati,paling tidak ada empat tipologi parpol baru yang saat ini mulai beredar.

Pertama, parpol yang diinisiasi oleh elite yang tersisih dari atmosfer kekuasaan parpol besar. Partai Nasdem masuk dalam kategori ini. Sebagaimana kita ketahui, Nasdem tak terpisahkan dari sosok Surya Paloh meskipun secara formal tak diketuai langsung olehnya.Konteks kelahiran Nasdem diawali histori kontestasi Paloh vs Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Saat Paloh tersisih, dia mulai mengejawantahkan hasrat politisnya lewat Nasdem. Memang, secara organisasional Partai Nasdem dipimpin oleh Patrice Rio sebagai ketua dan Ahmad Rofiq sebagai sekretaris jenderal.Namun,publik juga sangat paham bahwa genealogi politik Nasdem bisa dirunut ke Paloh.

Mirip posisi SBY di awal kelahiran Partai Demokrat, tak duduk sebagai ketua umum parpol, tetapi berada di puncak hierarki kebijakan organisasi sehingga memiliki kuasa menentukan arah perjalanan parpol.Paloh dalam konteks ini sedang menjalankan two step models of leadership. Model ini digunakan untuk manajemen tes situasi dan respons khalayak dalam sebuah pasar bebas parpol yang begitu kompetitif. Jika Nasdem di kemudian hari gagal bersaing dalam pasar bebas parpol, orang diharapkan tak akan langsung menunjuk sebagai kegagalan total Paloh karena secara manajerial, organisasi ditukangi oleh orang lain.

Kedua, parpol baru yang muncul dari konflik organisasional yang menyebabkan dualisme kepengurusan. PKBI merupakan parpol produk konflik terbuka antara kubu Muhaimin Iskandar dan putri kedua almarhum Gus Dur,Yenny Wahid.Tertutupnya islah melahirkan keputusan pendirian parpol baru yang sama-sama akan menggarap basis masa kaum nahdliyin. Tentu, modal awal PKBI adalah reference power dari figur Gus Duryang dilekatkan dengan sosok Yenny sehingga diharapkan menjadi katalisator modal sosial, politis, dan finansial bagi ekstensi PKBI ke depan. Jika berbicara ceruk pasar kaum nahdliyin yang sangat potensial, tentu kehadiran PKBI sedikit banyaknya akan merugikan eksistensi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014.

Ketiga, parpol produk agregasi politik dari beberapa kekuatan yang telah ada sebelumnya. Partai Persatuan Nasional (PPN) merupakan hasil fusi dari 10 partai kecil. Dalam UU No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik muncul sejumlah pengetatan aturan,misalnya verifikasi parpol yang harus selesai paling lambat akhir 2011, keharusan memiliki kepengurusan di 33 provinsi, 75% kabupaten/kota yang ada di provinsi, serta minimal 50% kecamatan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Belum lagi polemik soal peningkatan angka PT dalam pembahasan RUU Pemilu Legislatif yang dirasakan kian mengancam eksistensi parpol-parpol kecil.Maka,setelah mengalkulasi hitung-hitungan politik ke depan,10 parpol kecil itu akhirnya bersepakat melakukan fusi.

Keempat, parpol baru pengusung romantisme sejarah Orde Baru.Pasca-Reformasi selalu ada tipe parpol yang jualan utamanya adalah kedigdayaan politik Soeharto. Misalnya, menjelang Pemilu 2004, tepatnya 9 September 2002, didirikan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) oleh Jenderal (Purn) Hartono yang menggandeng Siti Hardijanti Rukmana sebagai salah satu deklarator. Napas serupa sepertinya kini juga ada pada parpol Nasrep dengan memosisikan Tommy Soeharto sebagai modal dasar pergerakan Nasrep.

Persaingan

Keberadaan parpol dengan identitas baru, tetapi tipologi lama ini sepertinya berat bersaing di era demokrasi pasar bebas. Pertama, munculnya titik jenuh khalayak terhadap keberadaan parpol. Sikap dan perilaku politik para politikus lintas parpol nyaris seragam, yakni kurang merepresentasikan aspirasi rakyat.Sementara parpol baru yang hadir tak memiliki cukup nilai distingtif yang bisa memberi impresi sekaligus referensi baru bagi pemilih. Kedua, parpol baru pun masih terjebak pada identifikasi citra simbolik elite daripada jejaring kader ideologis. Misalnya lebih mengedepankan nama-nama besar Surya Paloh, Yenny Wahid (Gus Dur),Tommy (Soeharto). Ketiga, regulasi yang lebih ketat baik dalam UU Parpol maupun dalam UU Pemilu.Tentu, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi parpol baru.

Peluang parpol baru memang kecil,terutama jika mereka tak mampu mentransformasikan gagasan dan hasrat politis mereka di level kerja praktis, jejaring kader dan massa mengambang, figur,sumber finansial, serta berbagai pendekatan marketing politik berbasis komunitas. Ke depan pasar bebas parpol di Indonesia seharusnya memasuki fase konsolidasi, bukan terus-menerus menjadi ajang pencarian peruntungan para petualang.●

Tulisan ini bisa diakses di web Sindo:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397160/

Sumber gambar:

www.monitorindonesia.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di temerloh - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di temerloh - Google Blog Search


Ikan PATIN gulai tempoyak <b>di Temerloh</b> ! | namemy

Posted: 23 Jun 2011 08:27 PM PDT


Ekspedisi konvoi kali ini ke Temerloh, Pahang. Sebuah bandar kecil yang popular dengan gelaran lubok penggemar ikan patin. Perjalanan hanya sejauh 200++ km , bermula dari Bukit Beruntung , melalui Batang Kali , Genting Sempah, Lebuhraya Karak dan seterusnya ke destinasi Temerloh.

Bertolak agak lewat kerana ada beberapa masalah teknikal , 9.45 pagi. Disebabkan keadaan jalan di Genting dan Karak  yang agak mendaki bukit, kami terpaksa ambil masa 2 jam untuk tiba di bandar Temerloh. Destinasi yang paling penting sudah semestinya Gerai Ikan Patin Pak Usop (pernah masuk majalah 3). Nasib baiklah senang nak jumpa. Kedudukan warung tersebut di lot corner Gerai Lurah Semantan. Betul-betul berhadapan dengan Sungai Pahang.


Setibanya di warung tersebut dengan excited giler, alamak! Kami terlepas , ikan patin gulai tempoyak sudah habis. Tapi rileks, sebab ada beberapa lagi batch. Kena tunggu lagi 30 minit untuk batch seterusnya siap dimasak.

Pak usop (bulatan) & abang aku. Terpaksa beliau melayan karenah kami yang hampeh,haha.

Lebih kurang 50 potong ikan patin dalam periuk ini.

Ce tengok muka dorang, mesti tak tahan nak melahap,haha. Padahal aku pun sama time ini,huhu.

Sampai ke hujung sana orang beratur.

Aku dah berebut, tapi dapat bahagian kepala je. Kalau dapat bahagian ekor puas hati sebab besar. Oh ya, sepotong RM8 sahaja, sebab ikan patin ini dari ternakan sangkar. Kalau ori sungai, mahu beratus! Orang sana cakap hanya pak menteri je lepak restoran patin sungai.

Selepas puas melantak patin, kami relaks kejap di masjid. Perjalan seterusnya ke rumah abang Joe di Felda Chini 3 yang mengambil masa 1 jam lebih (itu pun dah lalu jalan shorcut) , untuk bermalam di sana. Tapi petang itu sempat jugak lah meronda Tasik Chini dan felda tersebut. Wah! aktif sungguh orang-orang felda sana, jalan raya susah nak lengang, beza kebanyakkan felda di Johor. *70 % penduduk felda tersebut punyai rumah besar gaban, rezeki sawit. Ada juga sebuah Hummer aku nampak, mak aih! Berapa ribu tan lah sawit dia dapat sebulan itu kan.

Senarai harga sewa boat di Tasik Chini. Terdapat 12 tasik, ada juga perkampungan orang asli.*Banyak lagi gambar Tasik Chini yang menarik, tapi pada bro lain yang snap.

Keesokkan hari kami berangkat pulang ke Bukit Beruntung. 

*Memang teramat sedap lah masakan Pak Usop. Tak dapat nak gambarkan, yang pasti rasanya tak hanyir, apalah resepi beliau... so korang boleh cuba sendiri, meh datang sana!

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di merapoh - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di merapoh - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di merapoh</b> - Google Blog Search

Posted: 24 Jun 2011 09:48 PM PDT

Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi dan (pada) pertukaran malam dan siang dan (pada) kapal-kapal yang belayar di laut dengan membawa benda-benda yang bermanfaat kepada manusia; demikian juga (pada) air hujan yang Allah turunkan dari langit lalu Allah hidupkan dengannya tumbuh-tumbuhan di bumi sesudah matinya, serta Dia biakkan padanya dari berbagai-bagai jenis binatang; demikian juga (pada) peredaran angin dan awan yang tunduk (kepada kuasa Allah) terapung-apung di antara langit dengan bumi; sesungguhnya (pada semuanya itu) ada tanda-tanda (yang membuktikan keesaan Allah kekuasaanNya, kebijaksanaanNya dan keluasan rahmatNya) bagi kaum yang (mahu) menggunakan akal fikiran
al Baqarah : 164

Sesungguhnya Kami menciptakan tiap-tiap sesuatu menurut Taqdir (yang telah ditetapkan)
al Qamar : 49

Taman Negara telah ditubuhkan pada tahun 1938/ 1939 yang meliputi tiga buah negeri di semenanjung malazi yakni Pahe, kelate, Tranung
Dahulunya di sebut sebagai King George V National Park bagi memperingati jubli Perak Kerajaan Diraja Britain
Selepas kemerdekaan pada tahun 1957 namanya ditukar kepada Taman Negara
Taman Negara meliputi kawasan seluas 4343km persegi bersamaan 434300 hektar.
Taman Negara negeri pahe seluas 2477 km persegi bersamaan 247700 hektar
Taman Negara negeri Kelate Darul Naim seluas 1013 km persegi bersamaan 101300 hektar diikuti taman Negara negeri tranung seluas 853 km persegi bersamaan 85300 hektar
Dasar Perundangan yang dikuatkuasa di Taman Negara ialah Enakmen Taman Negara Pahe No.2 tahun 1939; Enakmen taman Negara Kelate no 14 tahun 1938 dan enakmen taman Negara Tranung no 6 tahun 1939
Objektif penubuhan Taman Negara adalah seperti dinyatakan dalam enakmen taman Negara

The park is hereby dedicated , set aside and reserve in perpetuity in trust for the purpose of the propagation, protection and preservation of the indigenous fauna anf flora , and the preservation of objects and places of aesthetic, histirical or scientific interest…

Taman negara selaku suatu ecosystem hutan yang kaya yang telah berusia 130 million tahun menyediakan suatu yang istimewa kepada pengunjungnya untuk mengalami suatu pengalaman yang mendamaikan dengan kekayaan fauna serta flora . sungai sungai yang jernih mengalir dari lembah
. taman Negara ditubuhkan untuk mengekalkan hutan dara yang bersih dari pencemaran…
Uadara yang bersih serta air sungai yang jernih cukup mendamaikan minda Insan yang berkunjung.
Puncak Gunung Tahan 2187 meter bersamaan 7175.20342 kaki ….sifir 1 meter= 3.2808429 kaki selaku Puncak gunung Tertinggi di Tanah Semenanjung Malazi.

Hutan Tanah Pamah dipterokarp yang merupakan sebahagian besar Tanah taman Negara yakni seluas 2501.568 km persegi ( 250156.8 hektar…menampung kira kira 14000 spesies tumbuhan, 200 spesies mamalia 300 spesies burung.
Terdapat 80 spesies kelawar dan 30 spesies tikus telah ditemui di taman Negara.
Taman Negara jua merupakan ecosystem hutan yang didiami oleh ikan serta reptilian
Taman Negara memiliki dirian hutan yang kaya terdiri dari sepsis kayu Chengal, Meranti Seraya, Meranti Tembaga, Meranti Sarang Punai, Meranti Bukit, Meranti Kepong, Kempas, Merbau, Kemuning, Keruing, Nyatoh, serta lesser known spesies yang banyak seperti sesendok, bintangor, etc.

Awan meliputi puncak gunung tahan serta buleh ditemui pada ketinggaian 1500 meter bersamaan 4921.26435 kaki above sea level.

Menurut ahli ekologi hutan, jenis hutan ditentukan menerusi ketinggian tanah dari aras laut

Jenis hutan mengikut ketinggian dari aras laut di Negara Malazi

4921kaki=1500meter ke atas

Upper Montane Forest
-also known as ericaceous forest
-sparse foliage, gnarled and stocky branches
-abundance of moss and lichen and perpetually damp due to dense cloudcover and mist

Antara 3937kaki= 1200meter hingga 4921kaki=1500 meter

Montane forest
-also known as montane oak forest
-less dense forest; often mistshrouded and damp and contains unique species like ferns and certain conifers

Antara 2460 kaki=750meter hingga 3937kaki=1200meter

Upperhill dipterokarp forest
-Characterized by the presence of shorea platyclados, agathis borneensis, calophyllum spp and dipterocarpus

Antara 984kaki=300meter hingga 2460kaki=750meter
-Area Burung Tiong Mas hime ranges…
Hill dipterocarp forest
-Occurs on the inland malazi mountain ranges and contains many of common lowland species
-dominance os shorea curtisii (meranti tembaga…which ends to be gregarious here

984kaki=300meter ke bawah
Lowland dipterocarp forest (kebanyakan kawasan ini sudah bertukar menjadi lading kelapa sawit serta lading getah…

Telah diusaha hasilkan (selaku production forest sejak 39 tahun lalu…
-well drained forest, dense and rich in biodiversity

Coastal Hill Forest
-characterised by the presence of shorea glauca (meranti kepong…, irvingia malayana, Eugenia spp (kelat…and shorea curtisii (meranti tembaga…

Peat swamp forest (paya gambut….
-contains commercially important species such as Gonystyllus bancanus (ramin…and shorea platycarpa (meranti paya…

Mangrove forest ( paya bakau…. ( 0 meter… ke atas sehingga peat swamp forest
-Forms a transition from land to sea, linking terrestrial and marine ecosystem and sheltering tropical shores with trees and shrubs

Forestry Department Headquarters Semenanjung malazi
Jalan Sultan Salahuddin
50660 KL
Tel 03 2988244
Fax 603-2925657

Anda buleh merujuk map askar skala 1:50000 untuk melihat ketinggian bukit dari aras laut… above sea level…
Map helaian 4063 adalah kawasan Chiku bersempadan dengan Taman Negara Kelate
Artikel ini dibuat pada 4.5.2009…
Time 8.46 am

Anggaran bilangan harimau di Taman Negara adalah 100 harimau, bilangan gajah dianggarkan 450 gajah yang menjadikan taman Negara selaku home range bagi dua fauna yang utama di Negara ini…
Badak Sumatra dianggar bilangan 12 badak yang menjadikan Taman Negara selaku home range… dengan sumber makanan yang banyak di dalam hutan Taman Negara…

Satu hektar hutan taman Negara mengandungi kira kira 100 spesies tumbuhan yang membekalkan makanan kepada gajah seladang, badak, rusa, kijang,pelanduk.
Spesies mamalia yang disebut dalam English selaku Bear Cat jua terdapat di sini.
Musang, landak, burung kuang, burung Tiong mas, burung bayan nuri, burung serindit, serta banyak burung yang menjadikan Hutan Taman Negara selaku home range yang Aman serta mendamaikan

Hutan Taman Negara adalah Khazanah Negara yang harus dipertahankan demi penerusan warisan Negara untuk generasi Insan pada masa depan.

Sungai tahan mengalir dari gunung tahan menuju ke Kuala T
Gua Telinga, gua daun Menari, gua luar merupakan gua yang terkenal di Kuala Tahan
Stalaktik dan stalagmite dapat dilihat terdapat di dalam gua tersebut
Gua Peningat dari banjran batu kapur terdapat di Merapoh yang jua merupakan laluan masuk ke hutan Taman Negara. Gua ini terletak 8.8 meter dari Sungai Relau, Merapoh. Gua gajah jua terdapat di Merapoh yakni dalam jarak 5.5 km dari Sungai Relau.

Gua Bi'wah dan Gua Taat buleh ditemui setelah menaiki speed bot dalam tempoh 2 hour dari Pengkalan Kawi di Kuala Berang
Artifak purba ditemui seperti perkakasan dapur, kapak, dan peralatan yang menunjukkan kewujudan era Neolithic (4000 sebelum masihi…

Rakyat dari Sumatra dikatakan buleh berjalan kaki menuju ke Melaka pada era Neolithic tersebut.

Taman Negara merupakan tempat yang diminati ramai untuk aktiviti memancing terutama di hulu sungai Tahan

Lata Berkoh merupakan kawasan berkelah yang baik dikeliling pokok serta lanskap tunbuhan yang menarik.

Mendaki Gunung Tahan
Terdapat dua laluan untuk mendaki gunung tahan
Pertama mengikut laluan Merapoh hingga ke puncak Gunung Tahan
Kedua Mula mendaki dari Kuala Tahan hingga ke puncak

Laluan yang mudah ialah mula mendaki dari Merapoh menerusi kuala Juram sehingga sampai ke puncak gunung Tahan. Kemudianmenuruni Gunung tahan menuju ke Kuala Juram seterus nya ke Merapoh. Lauan ini adalah yang mudah jika dibandingkan laluan dari kuala tahan yang lebih mencabar.
Laluan jip sepanjang 13 km ke kaki Gunung tahan telah dibina di Merapoh bagi memudahkan pendakian ke puncak gunung Tahan. Lauan Jip ini menuju ke kuala Juram yang mana air sungainya cukup jernih di kelaskan dalam kelas pertama dari aspek kebersihan airnya.

Titian silara…canopy walkway

Titian silara sepanjang 231 meter telah dibina di silara pokokpada tahun 1993 dan fasa kedua sepanjang jarak 200 meter telah dibina pada tahun 1995. Titian silara di taman Negara kelate sepanjang 230 meter telah dibina pada tahun 2000.

Kampong Yong mereupakan kampong ore asli batek yang mana satu bentuk penempatan ore asli di Negara ini.

Aktiviti pemerhatian burung buleh dijalankan dengan melihat variasi burung seperti jenis rimba, sambar, merbah, tiong mas, bayan nuri, serindit, kelicap kunyit, etc
Aktiviti photografi jua buleh dijalankan dengan pandangan yang menarik serta kejernihan air sungai yang mengalir… mendamaikan.

Sungai Relau terletak kira kira 7 km dari Bandar Merapoh yang mana

Jarak antara Gua Musang dengan Merapoh adalah 34km manakala jarak Bandar kuala Lipis dengan Merapoh adalah 100km.

Perkhidmatan Keretapi antara Gemas lembah Kelang dan Tumpat…

Tanjong Mentong buleh ditemui setelah menaiki speed bot dari pengkalan kawi Kuala berang Tranung kite…
Jarak nya dari kuala tranung adalah 55 km.
Pengkalan kawi adalah pintu masuk untuk ber rekreasi di tasik Kenyir setelah pemanduan selama 1 hour dari kuala tranung.

Taman Negara Kelate buleh ditemui setelah memandu 230km dari Lembah Kelang dan 185 km kota bharu. 45 km dari gua Musang…dengan jalan berturap melalauyi felda aring

Permit masuk taman Negara RM1.00 per person
Lesen untuk photografi RM5.00 per unit
Lessen Memancing RM10.00 per unit
Bumbun RM5.00 per person
Yuran perkhemahan RM1.00 per person per day
Titian silara RM5.00 utk dewasa RM3 untuk kanak kanak

Penginapan di taman Negara

Kuala tahan …kebanyakannya diswastakan

Mutiara Resort 09-2663500
Ekoton chalet 09-2669897
Agoh chalet 09-2669570
Liana Hostel 09-2669322
Tahan Guest House 09-2667752
Teresek View 09-2667839
Nusa camp 09-2662369

Sungai Relau Merapoh
Jabatan punya kemudahan 09-9124894
Encik Basir adalah sahabat saya…menguruskan kawasan di sini

Kuala Koh…Lubuk Kedah taman Negara Kelate
Jabatan yang uruskan 09-9282952

Tanjong Mentong …menerusi Pengkalan kawi kuala berang
Jabatan uruskan

Fungsi hutan selaku protected area:
1.the protection of soils from erosion
2.safeguards for watershed systems,
3.maintenance of ground water reserves
4. behaving as part of carbon dioxide absorbing global "lung"
5.maintaining ground water aquifers- liquified natural gas and a fertilizer plant

These aquifers are the most important source of freshwater supply for both industrial and domestic purposes

Freshwater from aquifers

An excellent natural laboratory for studying biological and ecological aspects of dipterocarp forest, endangered animal and plant species and genetic resources.

Function as a control ecosystem for the study of human impacts on tropical forest ecosystems so that management strategies and programs can be properly designed.

The research and educational functions of the park have been utilized by both domestic and international academic communities.

Tourists have been attracted by the beauty of the scenery, the opportunities of observing nature, hiking, camping, and canoeing along the rivers.

Contoh saya berikan...

Hutan yang tumbuh di bukit serta gunung adalah kawasan tadahan air yang mana akar pokok buleh berfungsi untuk melambatkan pergerakan air dari awan menuju ke sungai dengan daya menampan di daun poko, batang pokok dahan, ranting akar pokok...buleh di tamsilkan seperti penapis teh di kedai mamak yang mana serbuk teh menyebabkan air teh turun dengan perlahan ke dalam gelas...

jika tiada pokok di bukit serta gunung di negara ini...air hujan yang turun akan terus mengalir ke sungai dengan membawa bersama sedimen butiran tanah yang impack kepada sungai menjadi tohor serta air sungai akan keruh...
jika keruh di hulu negari ...biasa akan keruh di muara sungai...

contoh saya berikan dengan kita harvest logging operation kayu yang berdiri di dirian hutan dengan mendapat RM sebanyak RM12 million bagi 100 hektar dirian hutan yang kaya dengan kayu meranti

Bila hujan turun dengan banyak air sungai Pahe akan melimpah naik ke daratan dimana rakyat mendirikan rumah serta kedai...Banjir melanda...Berapa kerugian akibat banjir kesan dari logging operation yang rakus...

banjir mungkin melanda beberapa tahun selagi sungai tidak di dalam kan akibat sedimen butiran tanah yang telah mendap di dasar sungai...Sungai serta parit perlu di dalamkan supaya tidak melimpah sekiranya hujan menimpa bumi...
Jika ada dirian hutan InsyaAllah air hujan yang menimpa pokok di dirian hutan dapat melambatkan aliran permukaan air di permukaan tanah ( water surface flowing...
Maka fikirlah rakyat dari hanya nakkan RM 12 million tadi...

Puliharalah hutan Khazanah Negara ...

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di lurah bilut - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di lurah bilut - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Jun 2011 12:00 AM PDT

Alhamdulillah, dari 15hb Mei hingga 18hb Mei kami berada di tanah FELDA Lurah Bilut seterusnya ke Felda Sungai Koyan meninggalkan kesan yang sangat dalam dalam lubuk hati. Pelbagai yang indah-indah telah melekat ke dalam anak mata sehingga sekarang masih terbayang-bayang akannya. Ditambah dengan penduduk di kedua-dua buah Felda yang sangat peramah dan sporting. Sehingga membuatkan kami berat kaki untuk melangkah dan meninggalkan tanah keramat pertama yang kami jejaki itu.

Bermula di Felda Lurah bilut bertemu di sana bersama Encik Hussin seorang pengurus Muzium di sana. Sekaligus merupakan salah seorang mangsa interview kami dalam Filem Dokumentari FELDA: RAHSIA BUMI KERAMAT.

Peribadi Encik Hussin amat menyenangkan kami semua. Melayan kami bagai tetamu diRaja. Crew filem dokumentari ini sangat menghargai pelawaan Encik Hussin ke tempat-tempat menarik untuk dilawati. Terutamanya, di sekitar Lurah Bilut. Sehingga juga membuatkan hilang rasa kepenatan dan perasaan jauh untuk ke sana.

Lurah Bilut merupakan sebuah kawasan penempatan FELDA yang terletak di Bentong, Pahang. Ia mula dibuka pada tahun 1958 dan merupakan rancangan pembangunan tanah secara berkelompok untuk pertanian yang pertama ditubuhkan seumpamanya di Malaysia dan dunia.Felda Lurah Bilut adalah merupakan kawasan FELDA yang pertama ditubuhkan di Malaysia. Penempatan penduduk dibahagikan mengikut kawasan asal penduduk datang. Contohnya penduduk berasal dari Pulau Pinang dikumpulkan penempatan mereka di Jalan Pulau Pinang. Kegiatan pertanian utama adalah penanaman Getah dan Kelapa Sawit. Penduduk terdiri daripada kaum Melayu, Cina dan India. Sistem pemusatan pentadbiran sekolah rendah di FELDA Lurah Bilut adalah merupakan Sekolah Wawasan pertama dan model dalam pembentukan sekolah wawasan di seluruh Malaysia. Memang menarik jika singgah ke sana. 

Kami dibawa menaiki tangki sekolah dihadapan muzium terbabit. Memang seronok sekali. Sudahlah dijamu dengan makanan sebelum memulakan pendakian ke puncak tangki. Dibawa pula dengan bekal-bekalan seperti goreng pisang, air ABC, ubi goreng sebagai kudap-kudapan. Perasaan terharu mula menjalar dalam diri masing-masing.

Memulakan pendakian ke atas puncak tangki merubah perasaan kami yang ghairah untuk ke sana dengan gerun dan cemas sedikit. Mana tidaknya, untuk ke puncak memang cerun, tambahan pula tiada unsur keselamatan sewaktu pendakian. Hanya berbekalkan barang-barang equipment shooting sehelai sepinggang dan kudap-kudapan tadi sahaja. Bait-bait semangat kental yang masih ada untuk kami juga menjadi kayu api untuk membakar perjuangan pendakian tersebut. Alangkah indahnya! Jika dinikmati pemandangan sekitar dari atas. Hilang perasaan penat, gayat dan gerun itu tadi. Memang indah dan damai Lurah Bilut. 

To be conti, sebab nak gi makan..hihi geng crew dah datang tu...

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di beserah - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di beserah - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di beserah</b> - Google Blog Search

Posted: 08 Jun 2011 09:09 PM PDT

Minggu ni rasa aman sedikit sebab tak ada budak KKM. Bukannya apa, asyik berebut nak buat kerja dan bersesak-sesak di dalam bilik yang kecil. Hari ni aku ditugaskan untuk berada di bilik no. 2. Maternal and child health. Berbekalkan ilmu yang hanya 20% saja dari kelas, kami berusaha untuk mendapatkan sebanyak mungkin ilmu yang baru daripada posting kali ini. Apabila ditanya oleh staff nurse tentang sesuatu perkara, kebanyakannya kami memang tak belajar lagi. Banyak. Tahun ketiga nanti baru belajar. Kami belajar yang sangat basic tentang community ni. Tapi rasanya bagus belajar dari pengalaman yang kita nampak sendiri daripada teori semata-mata. 

Staff nurse di bilik no. 2 ni memang baik dan sanggup ajar aku macam-macam. Terbaik!! Dan hari ni juga aku mula mencucuk 2 orang bayi DTaP, iaitu vaksin kombinasi 5 dalam 1, membantu mencegah 5 jenis penyakit yang sering menjangkiti bayi seperti Difhteria (D), Tetanus (T), acellular Pertusis (aP), Polio (IPV), dan Haemophilus Influenzae type B (Hib). Bayi MESTI diberi suntikan DTaP pada umur 2, 3, 5 dan 18 bulan. 

Staff nurse juga ajar macam mana nak dokumenkan taraf kesihatan ibu mengandung, fetus dalam kandungan, dan tahap perkembangan bayi dan kana-kanak. Cara nak menasihatkan pun diajar.


Hari ketiga pergi melawat kilik desa di Kampung Alor Batu. Jalan ke sana memang berliku-liku. Pening kepala dibuatnya. Besar juga klinik desa tu. Bukan bangunan berkayu dah macam dulu-dulu. Kat situ yang ada cuma jururawat masyarakat (JM) saja. Mereka yang menguruskan klinik dan "menjaga" kesihatan penduduk di situ. Klinik desa ini di bawah Poliklinik Komuniti Beserah juga.

Kami diberi taklimat sedikit sebanyak tentang klinik ni. Memang terletak jauh pedalaman dari bandar. Tapi, bekalan air dan elektrik ada. Kira tak la betul-betul pedalam macam perkampungan orang asli. Tapi masalah di kampung ni adalah banyak lalat. Terutamanya selepas hujan. Rumah kat sana kebanyakan rumah kayu. Sedikit je rumah batu. Rumah ketua kampung pun rumah kayu.

Lepas tu, kami dibawa melawat 4 buah rumah; sebuah antenatal (sebelum bersalin), 2 buah rumah postnatal (lepas bersalin),dan sebuah kurang zat makanan (KZM). Pemeriksaan antenatal: buat physical examination, tanya LMP (last menstrual period - maksudnya hari pertama untuk kali terakhir menstruasi) untuk pastikan minggu kandungan, check air kencing untuk tahu aras glukosa, dan macam-macam lagi. Pemeriksaan postnatal termasuk ibu dan bayi. lebih kurang macam di klinik juga. JM kena datang rumah pada hari ke-1, 2, 3, 4, 6, 8, 10 dan 20. Yang lain-lain kena datang ke klinik komuniti. Kalau ada di hospital pada hari 1 ke 2, JM akan lawat pada hari seterusnyalah. Salah seorang yang beranak tu warga Kemboja. Macam ayam dengan itiklah. Tapi dia ada faham BM sikit-sikit. Jadila..

Untuk kes KZM, JM akan tanya tahap nutrisi dan pemakanan seseorang. Kes ini melibatkan seorang kanak-kanak berumur 3 tahun. Petah bercakap tapi tak mahu makan. Susah nak makan. Sudah berjumpa dengan dietitian. Graf pertumbuhannya masih di tahap warning. Sejak pindah di situ, seleranya makin berkurang sebab semakin aktif.

Hari keempat, masuk bilik no 4. Macam biasa. Ukur panjang (untuk kurang dari 2 tahun, dipanggil panjang), berat, ukur lilit kepala, bagi suntikan Hep B dan DTaP kat bayi (MMR kat bayi dan ATT kat ibu mengandung pada first quickening tak pernah buat lagi, tapi lebih kurang sama je). Semua melalui intramuscular.

Tiba-tiba, pada masa aku nak timbang baby, dia boleh terpancut urine. Nasib baik tak kena baju ke muka ke. Nasib baik juga mak dia cepat-cepat tutup dengan lampin pakai buang. Dah mak dia habis cuci semua, baru ditimbang.

Hari ni memang banyak baby yang kena inject dengan aku. Yang setahun enam bulan tu paling kuat meronta. Dua orang pula tu. Tempat yang hendak diberi suntikan tu pula dibuat keras. Memang akan sakit la jawabnya. Tapi kena asah lagi skill tu.

Hari Jumaat, hari terakhir di sini. Masuk bilik no 10. Bilik untuk ambil darah. Tapi tak ramai pesakit. Semuanya staff nurse yang ambil. Kami hanya bancuh air gula (dextrose) untuk MOGTT. Tak ada buat apa sangat. Jumpa lagi dengan orang warga Kemboja yang kami lawat di Kampung Alor Batu hari tu bersama JM di situ! Anak dia kuning, tapi sikit sajalah. Dalam bacaan 140 mg/dL (level of bilirubin).

P/S: Jika ditanya sama ada posting di mana yang lebih seronok, aku akan jawab KLINIK!!!! ^__^

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di chenor - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di chenor - Google Blog Search


A Never Ending Tale: Bercuti 13hb hingga 17hb <b>di Chenor</b>...^_^

Posted: 11 May 2011 07:22 PM PDT

Masa yang ditunggu telah tiba...^_^...so kemungkinan saya tidak akan aktif disini selama bercuti....^_^...mood pun malas nak post apa-apa...malam ini saya akan sampai disana....Mak n encik tunggu kepulangan anakmu...anak-anak saudara yang kurindui...^_^...

Balik Kampung

Perjalanan jauh tak ku rasa
Kerna hati ku melonjak sama
Ingin berjumpa sanak saudara
Yang selalu bermain di mata

Nun menghijau gunung ladang dan rimba
Langit nan tinggi bertambah birunya
Deru angin turut sama berlagu
Semuanya bagaikan turut gembira

Balik kampung oh oh...( 3X )
Hati girang
Ho ho... Balik kampung (3X)
Hati girang

Terbayang wajah-wajah yang ku sayang
Satu-satu tersemat di kalbu
Pasti terubat rindu di hati
Menyambut kepulangan ku nanti

( ulang dari mula )


Penulis: Ayuh padamkan segala....

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di ketari - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di ketari - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 03 Jun 2011 07:48 PM PDT


Oleh Arisel B.A

Kemala atau yang dikenali juga sebagai Akmal Jiwa merupakan nama pena kepada Dato' Dr. Haji Ahmad Kamal bin Abdullah. Beliau dilahirkan di sebuah kampung di Gombak, Selangor. Beliau merupakan anak ketiga daripada sepasang suami isteri, iaitu Abdullah bin Daud (meninggal pada tahun 1945) dengan Rukiyah binti Amir. Sebelum menikahi Rukiyah, Abdullah telah beristeri dengan seorang perempuan bernama Siti Hawa yang menetap di Rawang, Selangor. Daripada perkahwinan itu, mereka telah mendapat seorang puteri. Ahmad Kamal mempunyai empat orang adik beradik seibu sebapa. Abangnya yang sulung bernama Kamaruzzaman, meninggal semasa kecil. Selepas itu beliau mendapat seorang kakak perempuan bernama Narimah yang lahir pada tahun 1939. Pada 30Januari 1941lahir pula putera yang diberi nama Ahmad Kamal. Adik Kemala, Taufik meninggal semasa kecil.

Rao Minangkabau

Ahmad Kamal bin Abdullah lahir dalam keluarga terdidik pada masa itu. Ayahnya merupakan lulusan Junior Cambridge dari Malay College Kuala Kangsar, Perak, iaitu sebuah sekolah elit yang khusus didirikan oleh penjajah Inggeris untuk mendidik anak raja-raja dan elit baru Melayu. Datuknya Haji Daud bin Baginda Muda berasal dari Pariaman, Rao Minangkabau membawa diri ke Kolang dan terus menetap di Ketari, Bentong, Pahang dan menikahi Naimah iaitu anak perempuan kepada penghulu Setapak, bernama Khatib Koyan. Nama moyang Ahmad Kamal ini diabadikan pada nama sebatang Jalan di Kampung Baru, Kuala Lumpur iaitu Jalan Katib Koyan.

Rukiyah binti Amir (meninggal pada 15 Jun 1957), merupakan ibu yang penyayang dan sering bercerita serta membacakan syair-syair kepada si kecil Ahmad Kamal sebelum tidur. Kelembutan ibu dan dendangan syair serta cerita-cerita ini membekas dalam jiwa Ahmad Kamal. Lanjutan daripada itu, sejak Darjah 5 di Sekolah Melayu Kampung Batu, Kuala Lumpur lagi Ahmad Kamal sudah mula memupuk citarasa seninya dengan membaca buku yang terdapat di perpustakaan sekolah tersebut. Pada masa itu beliau sudah terdedah dengan Sejarah Melayu, Hikayat Hang Tuah, Hamlet dan bayak lagi karya yang terdapat dalam perpustakaan kecil di sekolah tersebut. Apabila dia berpindah ke Sekolah Melayu Prince's Road, Jalan Raja Muda, Kampung Baru, Kuala Lumpur, Maaruf Mahmud, Guru Besar sekolah tersebut yang terkenal sebagai pengarang sastera kanak-kanak, telah melantiknya menjadi Setiausaha Taman Bacaan iaitu perpustakaan sekolah tersebut. Apabila Ahmad Kamal mula berkeja di Dewan Bahasa dan Pustaka pada tahun 1968 beliau bertugas dalam satu pejabat dengan Maaruf.

Pada tahun 1956, Ahmad Kamal terpilih menjadi guru Pelatih, mengajar di Sekolah Melayu Jeram, Kuala Selangor. Dia berulang alik setiap hari Sabtu menghadiri kelas Guru Pelatih di Sekolah Melayu Kampung Baru dan kemudian kelas itu berpindah pula ke Sekolah Melayu Tanjong Karang, Selangor berdekatan dengan tempat beliau bertugas. Pada tahun 1958 beliau terpilih melanjutkan pelajaran ke Maktab Perguruan Sultan Idris, Tanjong Malim, Perak, dalam kelas A, iaitu kelas bagi guru pelatih yang terpandai yang mendapat markah tertinggi untuk memasuki maktab tersebut. Di sini dia terdidik dalam bidang akademik bagi membolehkan dia mengambil peperiksaan LCE Type, iaitu Sijil Rendah Pelajaran dalam Bahasa Melayu yang khas untuk pelajar –pelajar MPSI dan MWTC bagi membolehkan mereka mengikuti kursus Perguruan di maktab-maktab tersebut. Ketika ini MPSI sudah mula mengambil pelajar-pelajar daripada sekolah menengah Inggeris. Kelompok pelajar seangaktan dengan Kemala, dan kelompok pelajar setahun sebelumnya, terpakasa belajar lima tahun, tiga tahun untuk persediaan akademik dan dua tahun lagi untuk ilmu perguruan. Ahmad Kamal berjaya memperoleh sijil tersebut dan seterus mengikut kursus perguruan dan tamat pada tahun 1963 dengan dianugerahkna Sijil Perguruan Sekolah Rendah Kementerian Pelajaran Persekutuan Tanah Melayu dengan ditauliahkan mengajar dua bahasa, iaitu Bahasa Melayu sebagai bahasa utama dan Bahasa Inggeris sebagai bahasa kedua.

Pendidikan akademik beliau berikutnya, bersifat autodidik, iaitu belajar sambil bekerja, melalui pos dan pengajian luar kampus. Dengan cara ini beliau berjaya memperoleh Sijil Pelajaran Malaysia (1963), Sijil Tinggi Persekolahan (1974), Ijazah Sarjana Muda Sastera Kepujian (Universiti Sains Malaysia, 1980), Sarjana Sastera (Universiti Sains Malaysia,1985) dan Doktor Falsafah (Universiti Kebangsaan Malaysia, 2000). Di celah-celah kesibukan kerja dan belajar sambil bekerja itu, beliau sempat pula berkursus BMP, di Makati, Filipina (1990) dan menyertai International Writing Program, Universiti Iowa, Iowa City, U.S.A. (1993), sebuah institusi akademik dan penulisan yang tersohor di dunia, di bawah pimpinan profesor dan penyair Amerika yang terkenal iaitu Dr. Paul Engle.


Mula menulis 1954

Ahmad Kamal bin Abdullah telah memulakan kerjaya penulisannya sejak tahun 1954 lagi, iaitu sejak di bangku sekolah Melayu. Sehingga kini, selama 57 tahun, dia terus menerus berkarya tanpa mengenal jemu. Bakatnya diserlahkan semasa beliau belajar di Maktab Perguruan Sultan Idris. Sewaktu itu karya-karyanya telah menjengah di dada-dada akhbar dan majalah tanah air, antaranya Utusan Pamuda, Waktu, Hiburan, Mutiara, Mastika, Bulanan Malaya, Utusan Zaman, dan Berita Minggu. Beliau juga mementaskan dramanya berjudul "Lembayung Senja" di Dewan Suluh Budiman, di MPSI. Seterusnya, beliau tidak jemu-jemu menulis hatta apabila beliau ditukarkan mengajar di daerah pedalaman di Selangor pada masa itu, seperti di Sekolah Melayu Tiram Buruk, Tanjong Karang (1963-1967) dan di Sekolah Teluk Gong, Kelang (1968). Di situ beliau bergaul bersama petani dan mereka yang kelaparan tanah. Jerit derita, dan sumsum sengsara para petani dan para marhain Tanjong Karang dan Teluk Gong itu terungkap tajam dalam sajak-sajak yang sebahagiannya termuat dalam kumpulan puisinya Timbang Terima (1970).

Korpus karya Kemala terdiri daripada genre puisi, sedikit dalam genre cerpen, drama dan cerita kanak-kanak, tetapi banyak dalam penulisan esei dan buku ilmiah. Bakatnya merendang dan namanya menjulang, apbila beliau berkeja di Dewan Bahasa dan Pustaka sejak 1968, bermula sebagai penolong penyunting, menjadi edior majalah-majalah sastera dan berbagai lagi, akhirnya bersara pada tahun 1996 sebagai Ketua Bahagian Kesusasteraan Bandingan.

Jumlah puisi yang dihasilkan Kemala banyak sekali, dan ini terbukti daripada kumpulan puisi perseorangannya yang sudah terbit yang berjumlah 10 buah dan sebuah lagi menunggu kelahirannya daripada penerbitan Dewan Bahasa dan Pustaka. Judul-judul puisi perseorangannya ialah Timbang Terima (1970), Meditasi (1972), Era (1975), Kaktuskaktus (1976), A'yn (1983), Pelabuhan Putih(1989), Titir Zikir (1995), MIM (1999), Ziarah Tanah Kudup (2006), Syurga ke Sembilan (2009) danSumsum Bulan Rawan yang akan segera terbit. Puisinya juga termuat sekurang-kurangnya dalam 25 antologi. Kumpulan cerpennya yang telah terbit berjumlah 3 buah, cerpen dalam antologi sebanyak 8 buah. Kumpulan cerpen perseorangannya ialah Anasir (1983), Firuzia, Firuzia (1990) dan Laut Takjub 25 Cerpen Pilihan (2010). Dramanya sebanyak 4 buah iaitu Di Bumi Lain (1976), Malam Perhitongan(1966), Anna (1972) dan Kelonsong (1985). Buku kanak-kanak 2 buah iaitu Melor, Melur Si Bunga Melur (1974) dan Lani Anak Tani (1977). Jumlah kajian ilmiah dan esei yang dihasilkannya banyak sekali.

Sejak tahun-tahun 1960-an Kemala telah menjadikan "Kebenaran, kejujuran, keindahan, ketuhanan dan kemanusiaan" sebagai landasan falsafah penulisannya. Semua itu dimantapkannya apabila beliau menjadikan "Cinta" sebagai inti dalam koleksi puisi Meditasinya. Meditasi menyorot hakikat kehidupan yang tidak dapat dipisahkan daripada cinta. Cinta yang luas dan universal, yang semuanya berasal daripada cinta Ilahi meman sesuai dengan ajaran Islam seperti yang difahami Kemala, yang dalamnya manusia dilahirkan sebagai khalifah Allah di dunia yang fana.


Anugerah
Sepanjang lebih setengah abad berkarya, Ahmad Kamal Abdullah telah mendapat banyak anugerah dan penghargaan daripada dalam dan luar negara. Antaranya ialah Anugerah S.E.A Write Awards daripada Thailand (1986), Augerah Pujangga daripada Universiti Pendidikan Sultan Idris (2002), Hadiah Sastera Malaysia (1972,1975,1976,1992/93,1995), dan Hadiah Sastera Perdana (1997, 1998/99). Pada tahun 1986, beliau dianugerahkan pingat AMN oleh Baginda Yang DiPertuan Agong dan pada 13 Mac 2001, DYMM Sultan Selangor menganugerahkan Darjah Kebesaran Dato' Paduka Mahkota Selangor (DPMS) dengan gelaran Dato'. Kini beliau bertugas sebagai Sarjana Tamu di Univeriti Putra Malaysia.

Di samping pengharagaan tersebut, dunia akademik turut memberi perhatian terhadap karya-karya beliau dengan mengkajinya secara mendalam. Setakat ini didapati 8 kajian yang terdiri daripada latihan ilmiah, desertasi dan tesis Ph.D telah menjadikan karya-karya Kemala sebagai bahan penelitian. Sejumlah 46 esei menanggapi karya beliau telah pula terhasil oleh berbagai kalangan, daripada para sarjana hinggalah kepada wartawan dan pengkagum keindahan seni sastera ciptaan beliau.

Sesungguhnya, karya-karya Kemala mempunyai mutu yang tinggi, dengan daya renung yang dalam, daya cipta yang menarik dan nilai estetik yang mengkagumkan. Tidak hairanlah karya-karyanya, terutama puisi, bukan sahaja diminati dan menjadi ikutan kepada genarasi baru, malah diminati oleh para sarjana dalam dan luar negara. Hal ini terbukti dengan jumlah hadiah, anugerah dan penghargaan yang diterimanya serta kajian-kajian dan tanggapan-tanggapan pencnita karya seninya seperti yang disebutkan di atas. Lebih jauh daripada itu, karya-karyanya, terutama puisi telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa asing seperti bahasa Inggeris, China, Urdu, Perancis, Jerman, Belanda, Slovania, Sepanyol dan Serbo-Croatia.

Ahmad Kamal Abdullah juga terkenal sebagai peneroka bermacam jenis acara dan aktiviti yang dapat memberi kehidupan kepada sastera. Antaranya beliaulah tokoh yang bertanggungjawab mengasaskan tradisi baca puisi pada peringkat antarabangsa di Malaysia, iaitu Pengucapan Puisi Dunia Kuala Lumpur yang bermula pada tahun 1986. Dalam dunia pergerakan sastera, beliau telah mengasaskan penubuhan Persatuan Kesusasteraan Bandingan Malaysia pada tahun 1993. Tidak kurang pula pentingnya, pada tahun 1989 beliau menjadi utusan Dewan Bahasa dan Pustaka ke Eropah menemui para profesor di sana dengan membawa idea bagi penubuhan Kursi Pengajian Melayu. Beberapa tahun kemudian, tertubuhlah Kursi Pengajian Melayu di Universiti Leiden, Belanda.Tambahan daripada itu, beliau sendiri amat aktif membaca puisi, bukan sahaja dengan menjelajah ke pelosok tanah air, malah ke merata kota besar di dunia, termasuk Sydney,Canberra, Melbourne, Perth, Jakarta, Den Pasar, Seoul, Sturga, Hongkong, Tokyo, Koln, Paris, Santa Cruz, London, Iowa City, Sarajevo, Solo dan Bandung. Yang amat menonjol daripada tradisi baca puisi ini ialah gaya, sebutan dan rentak suara pembacaannya yang lunak yang menjadi ikutan dalam kalangan generasi muda. Bagitu pula, Kemala amat aktif membentangkan kertas kerja memasyhurkan sastera Melayu moden, terutama puisi, pada pelbagai seminar kebangsaan dan antarabangsa, di Malaysia dan di pusat-pusat pengajian Melayu di seluruh dunia.


Sumbangan Karya

Sumbangan Kemala terhadap dunia puisi dan sastera negara dapat diringkaskan seperti berikut:

1. 1. Penglibatan dalam pelbagai genre sastera.

 Puisi, drama, cerpen dan cerita kanak-kanak, esei dan kritikan serta terjemahan. Yang paling menonjol ialah puisi, walaupun yang lain-lain genre itu turut mendapat perhatian pembaca dan terjamin mutunya. Puisi: 25 antologi, 10 kumpulan; drama: 4; Cerpen: 8 antologi, 4 kumpulan; Cerita kanak-kanak: 3.

1. 2. Sejarah Sastera

 Tokoh utama dalam puisi kerohanian berunsur Islam dan tokoh penyair Melayu Islam selepas Amir Hamzah.

 Tokoh penting dalam penulisan puisi mulai periode 60-an, memperhalus pengucapan puisi Melayu moden di Malaysia sebagai penanda pemisahan dengan periode 50-han (bersama-sama dengan rakan-rakan seangkatannya)

1. 3. Pergerakan Sastera
 PENA- Ketua Satu (1983-1986)
 GAPENA- AJK (1970-1972),SetiaUsaha Satu Yang Pertama (1972-1975)
 Persatuan Kesusasteraan Bandingan, Pengasas dan Presiden (1993 hingga sekarang)
 Persatuan Suluh Budiman - Ahli
 Persatuan Penulis Selangor- Ahli
 World Muslim Writes League (Madinah)- Ahli
 Hadiah Sastera Malaysia (1983-1986)- Panel
 S.E.A Write Award bagi Malaysia (2000)- Panel Penilai Akhir
 Hadiah Sastera Berunsur Islam DBP(2003)- Ketua Panel
 IQ-International Sebuah Jurnal Kesusasteraan Bandingan, Philladephia, Amerika Syarikat (1993- )- Editorial advisory council for Asia
 Hadiah Sastera Perdana (2002-2003)- Ahli Panel
 DBP-AJK Istilah Puisi, Ensiklopedia Kebudayaan Melayu-Pakar Kesusasteraan Melayu
 Majlis Kebudayaan Negeri Selangor(1985-86)- AJK
 Sayembara Mengarang Puisi Darul- Iman bagi seluruh Nusantara(1996)- Panel Penilai
 Sayembara Menulis Puisi Berunsur Islam(1998)- Panel Penilai
 Menubuhkan Bahagian Kesusasteraan Bandingan Malaysia di Dewan Bahasa dan Pustaka(1956)
 Pengucapan Puisi Dunia (1986)- Idea dan memperjuangkannya dan sekarang telah jadi tradisi dan berkembang Acara Baca Puisi.
 Pimbinaan Bangunan Teater- turut member idea pembentukan Panggung Negara (sekarang Istana Budaya)bersama-sama PENA (1973-)
 Pertemuan-pertemuan sasterawan dan Baca Puisi dan ceramah sastera seluruah dunia: Pertemuan Sasterawan Indonesia (1976)-Peserta, Puisi Asean (1978)-Peserta, Apresiasi Penyair Puncak Bali (1983) –Peserta,Ceramah di Hankuk Universiti,Seoul, Korea(1985)- Penceramah Tamu dan Baca Sajak, Struga Poetry Evening di Macedonia-
Baca Puisi dan simpusium-Peserta.
 Penubuhan Kursi Pengajian Melayu di Eropah- 1989 Duta Sastera ke Eropah bagi pihak DBP menyampaikan idea dan misi dari DBP kepada tokoh-tokoh Pengajian Melayu di Eropah bagi penubuhan Kursi Pengajian Melayu di Eropah.
1. 4. Pengembangan Ilmu Sastera.
 Mengkaji sastera dan menulis skripsi, khususnya dalam bidang puisi moden B.A, M.A., Ph.D

 Mengkaji sastera dan melahirkannya dalam tulisan-tulisan ilmiah dan membentangkannya dalam berbagai seminar dalam dan luar negeri serta menerbitkannya dalam penerbitan berkala dan dalam bentuk buku, sama ada secara individu mahupun secara bersama dengan pengarang lain. 15 Buku kajian.

 Karyanya menjadi bahan kajian dari peringkat B.A hinggalah Ph.D merentasi bukan sahaja bidang Pengajian Melayu, malah dalam bidang Islam. Dikaji oleh pelbagai sarjana, termasuk V.I. Braginsky, Jelani Harun, Nancy Nanny (USA), Maman S. Mahayana (Indonesia), Lalita Sinha, Arbak Othman, dan Mana Sikana..

 Setakat ini telah dua buah Ph.D, khusus menggunakan karya puisi Kemala, terakhir (2010)oleh Abdul Halim Ali dari USPSI.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di kuala lipis - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di kuala lipis - Google Blog Search


Syafik Way » JITRA , BUKIT MERAH DAN AKHIRNYA <b>DI KUALA LIPIS</b> .

Posted: 05 Jun 2011 02:08 AM PDT

by syafikway

Assalamualaikum , dah agak lama juga aku tak menulis ni , aku rasa macam sepi je tanpa sebarang penulisan dalam masa satu hari tu . Tapi sekarang terubat sedikit . dalam keadaan cuaca yang sangat-sangat sejuk sekarang aku

rasa dunia aku adalah sejuk . hehe . Masa aku menulis tiba-tiba je tangan belah kiri aku gatal . Orang tua kata kalau kalau tapak tangan kiri gatal kita kehabisan duit . kalau tangan kanan pula , duit nak mari . haha . pada aku sekarang memang terbukti benar apabia sekarang aku berada di cafe . memang patut lah lepas ni aku akan habis duit sebab petang ni makan roti bakar sama itu milo ais . memang mengenyangkan . huh boyot .

aku baru ingat aku nak buat entry ini berkaitan dengan ciri-ciri wanita solehah tapi tak jadi pulak . memandangkan dah lama aku tak menulis dalam blog aku ni . aku rasa yang sangat best pulak menceritakan hal yang sendiri . haha . aku rasa aku mahu tukar lagi lah theme blog aku ni . ada yang kata menarik , ada yang kata beum lagi . aku sendiri pun tak pasti la yang man aku perlu ikut . tapi kalau yang paling afdal ialah ikut naluri hati aku sendiri . baru lah ada

identiti . cesss . ini lah yang diakatakan blogger newbie . APA PUN TAK BOLEH . haha

selama banyak hari aku tiada untuk menjenguk blog aku . ada juga rakan-rakan aku menyuruh untuk tengok ke blog mereka tapi aku kata tak boleh sebabnya aku sedang bercuti . korang nak tahu aku bercuti di mana ? haha . nak beritahu ke tak , nak beritahu ke tak . kalau aku beritahu ni takde gambar pulak yang membolehkan ianya menjadi bukti untuk aku . tapi aku rasa aku nak beritahu juga . maklum lah orang miskin macam aku ni , mana ada kamera mahupun DSLR nak tangkap gambar-gambar yang menarik .

Hari jumaat hari tu , aku pergi ke jitra . ada kenduri kahwin sepupu di sana . lepas tuh hari semalam , aku pergi ke Bukit Merah . korang tahu tak di manakah itu . okay , kalau sesiapa bukan orang perak memang tak tahu pa lah kan , hehe . tapi kalau korang ni Geografi masa sekolah dulu dapat A , konfom tahu punya , lainlah kalau dapat A sebab nasib . itu aku 'NO KOMEN' . haha .

memang agak best jugaklah aku berada di sana tuh , tapi yang tak best ialah tak sempat nak main dalam taman tema dia . huhu . pagi tadi aku dah cabut . sungguh awal kan ? tapi takpe lah , jalan pagi ni best . hehe . apa-apa pun aku sudah pening sekarang ni , melalui jalan dari tapah ke cameron highland . erghh kepala biol . haha . apa-apa pun cukup lah entry untuk kali ini , ini entry yang personal . kalau korang nak baca go ahead lah . *ehh , kenapa ayat yang last ni bubuh bawah , patut kat atas* . haha .

P/S : masih penat , mata pun menguntak lebih . huwarghh , sleep dulu .

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di kuala rompin - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di kuala rompin - Google Blog Search


HOMESTAY AL- HANA <b>Di KUALA ROMPIN</b>: HOMESTAY AL-HANA DI KUALA <b>...</b>

Posted: 10 Jun 2011 09:18 PM PDT

[unable to retrieve full-text content]HOMESTAY AL-HANA DI KUALA ROMPIN PAHANG AMAT BERBALOI.. Posted by Rosnah Yunus on Friday, June 10, 2011. XTRA TOTO BED DAN BANTAL. XTRA SELIMUT JUGA DI SEDIAKAN. Pihak AL-HANA menyediakan extra toto bed, bantal dan selimut. ...
 

BLOG PAHANG

Copyright 2010 All Rights Reserved