ads

Rabu, 29 Februari 2012

06 di ceruk paloh - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di ceruk paloh - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 24 Feb 2012 11:02 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 23 Feb 2012 11:32 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 25 Jun 2011 11:25 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 22 Jun 2011 11:02 PM PDT

Oleh: Gun Gun Heryanto

(Tulisan ini telah dipublikasikan di Seputar Indonesia, 07/05/2011)

Sejarah partai politik (parpol) di Indonesia selalu berulang. Setiap menjelang pemilu selalu ada parpol baru yang muncul dan mencoba peruntungan untuk bersaing pada perhelatan demokrasi lima tahunan.

Kini,wajah-wajah parpol baru pun mulai menampakkan diri ke permukaan, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Nasional Republik (Nasrep),Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI).Tentu,hasrat politis untuk berserikat dalam parpol merupakan hak konstitusional warga negara meskipun upaya mewujudkan hasrat tersebut kerap kali tak dibarengi modal yang kompetitif.

Tipologi Parpol

Tak berlebihan jika kita sebut demokrasi kita saat ini telah menjadi pasar bebas parpol. Siapa pun dapat mendirikan parpol dan berkompetisi dalam pemilu setelah melewati berbagai syarat formal dan lolos menjadi kontestan, baik karena menyiapkan diri maupun karena keahlian para politikus meretas beragam celah aturan main yang tersedia. Pengalaman pada Pemilu 2009, dari 38 parpol yang menjadi kontestan, hanya 9 yang bisa melampaui angka parliamentary threshold (PT) 2,5% dan akhirnya menjadi penghuni rumah rakyat di Senayan. Jika kita amati,paling tidak ada empat tipologi parpol baru yang saat ini mulai beredar.

Pertama, parpol yang diinisiasi oleh elite yang tersisih dari atmosfer kekuasaan parpol besar. Partai Nasdem masuk dalam kategori ini. Sebagaimana kita ketahui, Nasdem tak terpisahkan dari sosok Surya Paloh meskipun secara formal tak diketuai langsung olehnya.Konteks kelahiran Nasdem diawali histori kontestasi Paloh vs Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Saat Paloh tersisih, dia mulai mengejawantahkan hasrat politisnya lewat Nasdem. Memang, secara organisasional Partai Nasdem dipimpin oleh Patrice Rio sebagai ketua dan Ahmad Rofiq sebagai sekretaris jenderal.Namun,publik juga sangat paham bahwa genealogi politik Nasdem bisa dirunut ke Paloh.

Mirip posisi SBY di awal kelahiran Partai Demokrat, tak duduk sebagai ketua umum parpol, tetapi berada di puncak hierarki kebijakan organisasi sehingga memiliki kuasa menentukan arah perjalanan parpol.Paloh dalam konteks ini sedang menjalankan two step models of leadership. Model ini digunakan untuk manajemen tes situasi dan respons khalayak dalam sebuah pasar bebas parpol yang begitu kompetitif. Jika Nasdem di kemudian hari gagal bersaing dalam pasar bebas parpol, orang diharapkan tak akan langsung menunjuk sebagai kegagalan total Paloh karena secara manajerial, organisasi ditukangi oleh orang lain.

Kedua, parpol baru yang muncul dari konflik organisasional yang menyebabkan dualisme kepengurusan. PKBI merupakan parpol produk konflik terbuka antara kubu Muhaimin Iskandar dan putri kedua almarhum Gus Dur,Yenny Wahid.Tertutupnya islah melahirkan keputusan pendirian parpol baru yang sama-sama akan menggarap basis masa kaum nahdliyin. Tentu, modal awal PKBI adalah reference power dari figur Gus Duryang dilekatkan dengan sosok Yenny sehingga diharapkan menjadi katalisator modal sosial, politis, dan finansial bagi ekstensi PKBI ke depan. Jika berbicara ceruk pasar kaum nahdliyin yang sangat potensial, tentu kehadiran PKBI sedikit banyaknya akan merugikan eksistensi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014.

Ketiga, parpol produk agregasi politik dari beberapa kekuatan yang telah ada sebelumnya. Partai Persatuan Nasional (PPN) merupakan hasil fusi dari 10 partai kecil. Dalam UU No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik muncul sejumlah pengetatan aturan,misalnya verifikasi parpol yang harus selesai paling lambat akhir 2011, keharusan memiliki kepengurusan di 33 provinsi, 75% kabupaten/kota yang ada di provinsi, serta minimal 50% kecamatan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Belum lagi polemik soal peningkatan angka PT dalam pembahasan RUU Pemilu Legislatif yang dirasakan kian mengancam eksistensi parpol-parpol kecil.Maka,setelah mengalkulasi hitung-hitungan politik ke depan,10 parpol kecil itu akhirnya bersepakat melakukan fusi.

Keempat, parpol baru pengusung romantisme sejarah Orde Baru.Pasca-Reformasi selalu ada tipe parpol yang jualan utamanya adalah kedigdayaan politik Soeharto. Misalnya, menjelang Pemilu 2004, tepatnya 9 September 2002, didirikan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) oleh Jenderal (Purn) Hartono yang menggandeng Siti Hardijanti Rukmana sebagai salah satu deklarator. Napas serupa sepertinya kini juga ada pada parpol Nasrep dengan memosisikan Tommy Soeharto sebagai modal dasar pergerakan Nasrep.

Persaingan

Keberadaan parpol dengan identitas baru, tetapi tipologi lama ini sepertinya berat bersaing di era demokrasi pasar bebas. Pertama, munculnya titik jenuh khalayak terhadap keberadaan parpol. Sikap dan perilaku politik para politikus lintas parpol nyaris seragam, yakni kurang merepresentasikan aspirasi rakyat.Sementara parpol baru yang hadir tak memiliki cukup nilai distingtif yang bisa memberi impresi sekaligus referensi baru bagi pemilih. Kedua, parpol baru pun masih terjebak pada identifikasi citra simbolik elite daripada jejaring kader ideologis. Misalnya lebih mengedepankan nama-nama besar Surya Paloh, Yenny Wahid (Gus Dur),Tommy (Soeharto). Ketiga, regulasi yang lebih ketat baik dalam UU Parpol maupun dalam UU Pemilu.Tentu, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi parpol baru.

Peluang parpol baru memang kecil,terutama jika mereka tak mampu mentransformasikan gagasan dan hasrat politis mereka di level kerja praktis, jejaring kader dan massa mengambang, figur,sumber finansial, serta berbagai pendekatan marketing politik berbasis komunitas. Ke depan pasar bebas parpol di Indonesia seharusnya memasuki fase konsolidasi, bukan terus-menerus menjadi ajang pencarian peruntungan para petualang.●

Tulisan ini bisa diakses di web Sindo:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397160/

Sumber gambar:

www.monitorindonesia.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 18 Jun 2011 11:43 PM PDT

Oleh: Gun Gun Heryanto

(Tulisan ini telah dipublikasikan di Seputar Indonesia, 07/05/2011)

Sejarah partai politik (parpol) di Indonesia selalu berulang. Setiap menjelang pemilu selalu ada parpol baru yang muncul dan mencoba peruntungan untuk bersaing pada perhelatan demokrasi lima tahunan.

Kini,wajah-wajah parpol baru pun mulai menampakkan diri ke permukaan, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Nasional Republik (Nasrep),Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI).Tentu,hasrat politis untuk berserikat dalam parpol merupakan hak konstitusional warga negara meskipun upaya mewujudkan hasrat tersebut kerap kali tak dibarengi modal yang kompetitif.

Tipologi Parpol

Tak berlebihan jika kita sebut demokrasi kita saat ini telah menjadi pasar bebas parpol. Siapa pun dapat mendirikan parpol dan berkompetisi dalam pemilu setelah melewati berbagai syarat formal dan lolos menjadi kontestan, baik karena menyiapkan diri maupun karena keahlian para politikus meretas beragam celah aturan main yang tersedia. Pengalaman pada Pemilu 2009, dari 38 parpol yang menjadi kontestan, hanya 9 yang bisa melampaui angka parliamentary threshold (PT) 2,5% dan akhirnya menjadi penghuni rumah rakyat di Senayan. Jika kita amati,paling tidak ada empat tipologi parpol baru yang saat ini mulai beredar.

Pertama, parpol yang diinisiasi oleh elite yang tersisih dari atmosfer kekuasaan parpol besar. Partai Nasdem masuk dalam kategori ini. Sebagaimana kita ketahui, Nasdem tak terpisahkan dari sosok Surya Paloh meskipun secara formal tak diketuai langsung olehnya.Konteks kelahiran Nasdem diawali histori kontestasi Paloh vs Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Saat Paloh tersisih, dia mulai mengejawantahkan hasrat politisnya lewat Nasdem. Memang, secara organisasional Partai Nasdem dipimpin oleh Patrice Rio sebagai ketua dan Ahmad Rofiq sebagai sekretaris jenderal.Namun,publik juga sangat paham bahwa genealogi politik Nasdem bisa dirunut ke Paloh.

Mirip posisi SBY di awal kelahiran Partai Demokrat, tak duduk sebagai ketua umum parpol, tetapi berada di puncak hierarki kebijakan organisasi sehingga memiliki kuasa menentukan arah perjalanan parpol.Paloh dalam konteks ini sedang menjalankan two step models of leadership. Model ini digunakan untuk manajemen tes situasi dan respons khalayak dalam sebuah pasar bebas parpol yang begitu kompetitif. Jika Nasdem di kemudian hari gagal bersaing dalam pasar bebas parpol, orang diharapkan tak akan langsung menunjuk sebagai kegagalan total Paloh karena secara manajerial, organisasi ditukangi oleh orang lain.

Kedua, parpol baru yang muncul dari konflik organisasional yang menyebabkan dualisme kepengurusan. PKBI merupakan parpol produk konflik terbuka antara kubu Muhaimin Iskandar dan putri kedua almarhum Gus Dur,Yenny Wahid.Tertutupnya islah melahirkan keputusan pendirian parpol baru yang sama-sama akan menggarap basis masa kaum nahdliyin. Tentu, modal awal PKBI adalah reference power dari figur Gus Duryang dilekatkan dengan sosok Yenny sehingga diharapkan menjadi katalisator modal sosial, politis, dan finansial bagi ekstensi PKBI ke depan. Jika berbicara ceruk pasar kaum nahdliyin yang sangat potensial, tentu kehadiran PKBI sedikit banyaknya akan merugikan eksistensi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014.

Ketiga, parpol produk agregasi politik dari beberapa kekuatan yang telah ada sebelumnya. Partai Persatuan Nasional (PPN) merupakan hasil fusi dari 10 partai kecil. Dalam UU No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik muncul sejumlah pengetatan aturan,misalnya verifikasi parpol yang harus selesai paling lambat akhir 2011, keharusan memiliki kepengurusan di 33 provinsi, 75% kabupaten/kota yang ada di provinsi, serta minimal 50% kecamatan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Belum lagi polemik soal peningkatan angka PT dalam pembahasan RUU Pemilu Legislatif yang dirasakan kian mengancam eksistensi parpol-parpol kecil.Maka,setelah mengalkulasi hitung-hitungan politik ke depan,10 parpol kecil itu akhirnya bersepakat melakukan fusi.

Keempat, parpol baru pengusung romantisme sejarah Orde Baru.Pasca-Reformasi selalu ada tipe parpol yang jualan utamanya adalah kedigdayaan politik Soeharto. Misalnya, menjelang Pemilu 2004, tepatnya 9 September 2002, didirikan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) oleh Jenderal (Purn) Hartono yang menggandeng Siti Hardijanti Rukmana sebagai salah satu deklarator. Napas serupa sepertinya kini juga ada pada parpol Nasrep dengan memosisikan Tommy Soeharto sebagai modal dasar pergerakan Nasrep.

Persaingan

Keberadaan parpol dengan identitas baru, tetapi tipologi lama ini sepertinya berat bersaing di era demokrasi pasar bebas. Pertama, munculnya titik jenuh khalayak terhadap keberadaan parpol. Sikap dan perilaku politik para politikus lintas parpol nyaris seragam, yakni kurang merepresentasikan aspirasi rakyat.Sementara parpol baru yang hadir tak memiliki cukup nilai distingtif yang bisa memberi impresi sekaligus referensi baru bagi pemilih. Kedua, parpol baru pun masih terjebak pada identifikasi citra simbolik elite daripada jejaring kader ideologis. Misalnya lebih mengedepankan nama-nama besar Surya Paloh, Yenny Wahid (Gus Dur),Tommy (Soeharto). Ketiga, regulasi yang lebih ketat baik dalam UU Parpol maupun dalam UU Pemilu.Tentu, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi parpol baru.

Peluang parpol baru memang kecil,terutama jika mereka tak mampu mentransformasikan gagasan dan hasrat politis mereka di level kerja praktis, jejaring kader dan massa mengambang, figur,sumber finansial, serta berbagai pendekatan marketing politik berbasis komunitas. Ke depan pasar bebas parpol di Indonesia seharusnya memasuki fase konsolidasi, bukan terus-menerus menjadi ajang pencarian peruntungan para petualang.●

Tulisan ini bisa diakses di web Sindo:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397160/

Sumber gambar:

www.monitorindonesia.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di merapoh - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di merapoh - Google Blog Search


Gunung Tahan: Kuala Juram(<b>Merapoh</b>)-Tahan-Kuala Juram – Part I

Posted: 16 Apr 2011 09:59 PM PDT

Pertama kali aku naik gunung adalah (kalau tak silap) pada hujung tahun 2009. Aku naik Gunung Nuang. Tapi sampai suku perjalanan je. Itu pon esoknya berjalan terkengkang-kengkang. Tak habis pun. Sampai sekarang tak pernah jejak puncak Gunung Nuang. Haha. Kali ni bukan cerita naik Nuang. Tapi naik Gunung Tahan.

Ada orang nak kejar G7 (7 gunung tertinggi di semenanjung) Tapi aku belum sampai ke tahap tu lagi. Mana orang ajak, aku pergi. Haha. Setakat ni kepuasan aku adalah menjejakkan kaki di puncak tertinggi Borneo(Kinabalu tahun lepas) dan pundak tertinggi Semenanjung Malaysia; Gunung Tahan. Hoyeah!

Sedikit info mengenai Gunung Tahan.

Lokasi: Pahang.
Ketinggian: 2,187 meter (7,175 kaki)

Terdapat 2 trail popular untuk sampai ke Gunung Tahan iaitu samada melalui Merapoh(Kuala Juram) atau Kuala Tahan. Trail Kuala Tahan adalah trail yang pertama ditemui sejak tahun 1881. Ia lebih mencabar, lebih jauh dan memakan masa sehingga 7 hari manakala trail Kuala Juram adalah trek yang baru dibuka pada Ogos 1993 dan memerlukan 4 hari untuk pergi dan balik.

Tanpa membuang masa, berikut adalah travel log selama empat hari 3 malam yang dibahagikan kepada 4 episod(Part I, II, III & IV)

Travel log hari pertama, 5 April 2011;

6:00 AM – Tiba di Stesen Keretapi Merapoh
7:30 AM – Breakfast
8:13 AM – Bergerak masuk ke Taman Negara Sungai Relau
9:45 AM – Briefing selepas declare barang
10:15 AM – Bertolak dengan 4WD ke Kuala Juram
10:45 AM – Tiba di Kuala Juram
11:15 AM - Pendakian bermula!
12:15 PM – Tiba di Kuala Luis dan berehat selama 20 minit
2:15 PM - Tiba di Kem Lata Luis
4:00 PM - Tiba di Kem Kor
8:30 PM - Mimpi indah (Dalam hujan rintik-rintik)

Total 36 Photos

Mari kita kaji kedua-dua trail sebelah menyebelah. Empat hari vs. tujuh hari. Tepuk dada tanya nak yang mana, dada kata ikot yang empat hari saja sebab aku noob dan tak training langsung. Ade la naik Gunung Datuk sebulan sebelum tu. Haha.

2. Berikut adalah sedikit pesanan pihak bertanggungjawab. 44.9km(one way) secara total. (Kata Lair ini calculation straight line pakai GPS. Jarak sebenar on foot pusing-pusing bukit mungkin lagi jauh) Empat hari adalah tempoh perjalanan standard tanpa sebarang masalah teknikal.

3. Keseluruhan barang persendirian termasuk seluar dalam warna fink bergambar Ultraman. Haha. Paling penting.. ah semua tu penting la samdol! Kalau tak, takde maknanya aku nak pikul berkilo-kilo atas belakang.

4. Berat beg baru aku dengan barang-barang persendirian tadi. Sepuluh kilo sahaja. Tanpa air minum 3 liter(3 kilo), kamera (sekilo lebih) Sampai sana topup lagi sedikit sebanyak bayang-barang catuan seperti beras dan lain-lain.

5. Pepagi pukul 6 sampai di Merapoh. Semayang subuh dekat masjid berdekatan dan terus bersiap pakai uniform hiking. Lepastu gerak cari breakfast. Sejuk beb pepagi dekat Merapoh ni. Stesen ketapi dia kecik saja dan ketapi hanya akan berhenti amik orang upon request kalau harga tiket terkumpul lebih dari RM200. Kalau tak, pegi naik dekat Gua Musang le.

6. Di Merapoh, selain pergi hiking, boleh juga pergi kenduri Niti & Faleh. Haha.

7. Selepas sembang dengan guide, didapati beras tidak cukup jadi kami tambah lagi 5 kilo. Bahagi 5 orang. Ha pikul la kau.

8. Pak Teh ready nak bawak kitorang masuk ke Taman Negara dengan 4WD yang hebat. Penuh dengan 10 ekor beg besar.

9. Sampai di Taman Negara Sungai Relau, terus bukak balik beg besar tu, tabur semua barang. Declare satu-satu benda yang akan dibawa masuk hutan. Kira semua bungkusan plastik, bateri, botol, tin. Pakaian termasuk spender ultraman tadi.

10. Lepastu pendaftaran, pusing-pusing dulu bilik pameran sebagai warm up mental sebelum hiking. Selepas itu sedikit briefing oleh tuan ranjer. Foto menunjukkan jari yang agak-agak tunjk kat mana nak start pancit dan timbul rasa menyesal pegi masuk hutan. Haha.

11. Maka bermulalah perjalanan kami jauh dari ketamadunan menaiki 4WD sejauh 13kilometer dari Sungai Relau ke starting point Kuala Juram.

12. Muka-muka gembira. Ada yang tak pakai thights pon. Kagum aku. Haha. Tapi alhamdulillah semuanya tak diserang pacat yang ganas.

13. Tobat laju Pak Teh bawak 4WD ni. Lelebih lagi masa dia lajak nak naik bukit. Roller-coaster siot! Nak angkat tangan dan jerit "wheeeeeeeeeeeee" tapi takot tercampak keluar lak. Haha.

14. Kuala Juram adah salah satu santuari Ikan Kelah Taman Negara. Kat sini dilarang sama sekali memancing atau tangkap buat naik ikan kelah tersebut. Kata Pak Teh, kalau buat naik sekor nanti semua ikan akan merajuk tanak jumpe manusia. Kalau Pak Teh tipu aku, aku pon tipu korang la. Haha.

15. Ada Lata Bunian lah! *ok dalam hati sedikit cuak*

16. Muka kerek lagi ni sebab lom kena penangan hutan belantara lutut bertemu dagu. Haha. Juga kene pakai semat. (baju tuck in dalam) Haha. Kacak bukan? Takot pacat la katakan kang depa naik kasi love bite kat ketiak lak. Hehe.

17. Azam membacakan doa agar semuanya selamat pergi dan pulang. (anak sapa laaaa kitorang niiiihhh seswai dibuat menantu hoh!)

18. Jambatan gantung ini yang akan dirindu serindunya pada 3 hari yang mendatang. Haha.

19. Jambatan gantung permulaan trek ke Gunung Tahan. Naik ni sambil nyanyi lagu "Goyang-goyang, goyang kepala goyang". Haha.

20. Sungai pertama kene cross. Dalam kepala aku satu je. Lepasni mesti pesta kempen derma darah. Tapi aku apa takut? Aku dah pakai kacak baju tuck in mcm nak pegi opis. (padahal pegi opis pon tak penah tuck in) Haha.

21. Selepas bermain air, kita panjat batang pokok lak. Sekali kene seronok. tiga empat kali macam ni naik menyampah la pulak. Haha. Lepastu trekking dengan kasut/stokin basah. Cepelet, cepet, cepet. Kaki pon rasa suam. Haha.

22. Awal-awal memang begini. Semua rapat-rapat. Dekat-dekat. Tapi jangan pegang-pegang. Haha Lama-lama pecahla jadi dua group. Group laju dan group sipud. Aku group mana? Aku group sweeper. Haha. (nama cool bagi sipud)

23. Bila cross sungai, bukak semua chest strap, waist strap sebagai langkah berjaga-jaga. So, bila jatuh dan hanyut lepaskan saja bag itu. Kalau tak nanti akan kene drag sekali arus atau tenggelam bersamanya. Naik atas darat baru strap balik. Sekian pesanan penaja.

24. Air melo. Tak nampak apa yang dipijak. Agak cuak walaupun air tu paras lutut je. Mana la tahu tetibe ade lobang ke ape ke. Kan kan kan?

25. Takdok le dalam sangat tapi basoh le ponggom awok... (The river is not too deep. Only warm-warm deep. Not knee deep. Not waist deep. It's ass deep. LOL)

26. Bapak besar wei pokok ni. takleh nak peluk dah lebo dia.

27. Melalui tepi lereng bukit yang ada sungai dibawahnya dengan kadang-kadang menlalui anak sungai dan tali air.

28. Kadang-kadang ada trek yang curam kebawah begini. Selalunya curam ke atas. Mana-mana pon tak kesah la. Azab naik atau turun lebih kurang je. OK tipu. Turun lebih nyaman sebenarnya. Hehe.

29. Kulat ni basar gila cakap aku. Ade la sebesar dulang kot. Sepatutnya aku amik gamba beliau bersama seorang manusia. Baru nampak betapa besar dia. Erm.. um.. takpelah. Haha.

30. Pokok nik akar dia terkeluo macam pokok bakau yo!

31. Ni sungai ke 2 kot. Tengok tu Pa'an dah senget sebab salah step. Kat sini aku chill lagi cross sungai dengan kamera selamba strap deat dada. Kalau tergolek dalam sungai mmg nanges aku 4 hari 4 malam.

32. Air dia tak deras sangat. Air dia tak dalam. Air dia tak jernih sangat. Tapi kalau jatuh tu kompem hanyut sejauh beberapa sentimeter.

33. Cendawan! Eh kulat! Eh cendawan! Eh apa tah tapi kaler oren la tapi rasa belum tentu oren. Mungkin rasanya seperti stokin. Haha.

34. Pokok apa tah. Besar nak mampus daun dia. Boleh buat tempat berlindung kalau hujan lebat. Wow!

35. Seres aku cuak nak cross sungai ni. Tang ni aku simpan kamera bila nak cross. Aku tak kompiden. (Sayang wei kemere tu sekor je aku ade) Depa mesti menyampah tunggu aku lambat bungkus kamera dalam bag. Hehe.

36. Kuala Luis. Ini adalah sungai yang paling menakutkan. Silap tektik jatuh dalam jeram tu. Dahle banyak batu. Tapi takde masalah bagi orang berani macam aku. Haha dah settle belagak le yeop!

Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
Gunung Tahan: Kuala Juram(Merapoh)-Tahan-Kuala Juram - Part I, 10.0 out of 10 based on 1 rating

Related posts:

  1. Gunung Tahan: Kuala Juram(Merapoh)-Tahan-Kuala Juram – Part IV
  2. Gunung Tahan: Kuala Juram(Merapoh)-Tahan-Kuala Juram – Part III
  3. Gunung Tahan: Kuala Juram(Merapoh)-Tahan-Kuala Juram – Part II
  4. Trans Cameron: Gunung Jasar-Perdah – Part I
  5. Gunung Ledang – Part I
Tags: , , ,

06 di lurah bilut - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di lurah bilut - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Feb 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Feb 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Feb 2012 09:42 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Aug 2011 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Aug 2011 09:37 PM PDT

URL Sumber Asal :-

Blog Felda: felda <b>lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Jun 2011 12:00 AM PDT

Alhamdulillah, dari 15hb Mei hingga 18hb Mei kami berada di tanah FELDA Lurah Bilut seterusnya ke Felda Sungai Koyan meninggalkan kesan yang sangat dalam dalam lubuk hati. Pelbagai yang indah-indah telah melekat ke dalam anak mata sehingga sekarang masih terbayang-bayang akannya. Ditambah dengan penduduk di kedua-dua buah Felda yang sangat peramah dan sporting. Sehingga membuatkan kami berat kaki untuk melangkah dan meninggalkan tanah keramat pertama yang kami jejaki itu.

Bermula di Felda Lurah bilut bertemu di sana bersama Encik Hussin seorang pengurus Muzium di sana. Sekaligus merupakan salah seorang mangsa interview kami dalam Filem Dokumentari FELDA: RAHSIA BUMI KERAMAT.

Peribadi Encik Hussin amat menyenangkan kami semua. Melayan kami bagai tetamu diRaja. Crew filem dokumentari ini sangat menghargai pelawaan Encik Hussin ke tempat-tempat menarik untuk dilawati. Terutamanya, di sekitar Lurah Bilut. Sehingga juga membuatkan hilang rasa kepenatan dan perasaan jauh untuk ke sana.

Lurah Bilut merupakan sebuah kawasan penempatan FELDA yang terletak di Bentong, Pahang. Ia mula dibuka pada tahun 1958 dan merupakan rancangan pembangunan tanah secara berkelompok untuk pertanian yang pertama ditubuhkan seumpamanya di Malaysia dan dunia.Felda Lurah Bilut adalah merupakan kawasan FELDA yang pertama ditubuhkan di Malaysia. Penempatan penduduk dibahagikan mengikut kawasan asal penduduk datang. Contohnya penduduk berasal dari Pulau Pinang dikumpulkan penempatan mereka di Jalan Pulau Pinang. Kegiatan pertanian utama adalah penanaman Getah dan Kelapa Sawit. Penduduk terdiri daripada kaum Melayu, Cina dan India. Sistem pemusatan pentadbiran sekolah rendah di FELDA Lurah Bilut adalah merupakan Sekolah Wawasan pertama dan model dalam pembentukan sekolah wawasan di seluruh Malaysia. Memang menarik jika singgah ke sana. 

Kami dibawa menaiki tangki sekolah dihadapan muzium terbabit. Memang seronok sekali. Sudahlah dijamu dengan makanan sebelum memulakan pendakian ke puncak tangki. Dibawa pula dengan bekal-bekalan seperti goreng pisang, air ABC, ubi goreng sebagai kudap-kudapan. Perasaan terharu mula menjalar dalam diri masing-masing.

Memulakan pendakian ke atas puncak tangki merubah perasaan kami yang ghairah untuk ke sana dengan gerun dan cemas sedikit. Mana tidaknya, untuk ke puncak memang cerun, tambahan pula tiada unsur keselamatan sewaktu pendakian. Hanya berbekalkan barang-barang equipment shooting sehelai sepinggang dan kudap-kudapan tadi sahaja. Bait-bait semangat kental yang masih ada untuk kami juga menjadi kayu api untuk membakar perjuangan pendakian tersebut. Alangkah indahnya! Jika dinikmati pemandangan sekitar dari atas. Hilang perasaan penat, gayat dan gerun itu tadi. Memang indah dan damai Lurah Bilut. 

To be conti, sebab nak gi makan..hihi geng crew dah datang tu...

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.

Blog Felda: felda <b>lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Jun 2011 12:00 AM PDT

Alhamdulillah, dari 15hb Mei hingga 18hb Mei kami berada di tanah FELDA Lurah Bilut seterusnya ke Felda Sungai Koyan meninggalkan kesan yang sangat dalam dalam lubuk hati. Pelbagai yang indah-indah telah melekat ke dalam anak mata sehingga sekarang masih terbayang-bayang akannya. Ditambah dengan penduduk di kedua-dua buah Felda yang sangat peramah dan sporting. Sehingga membuatkan kami berat kaki untuk melangkah dan meninggalkan tanah keramat pertama yang kami jejaki itu.

Bermula di Felda Lurah bilut bertemu di sana bersama Encik Hussin seorang pengurus Muzium di sana. Sekaligus merupakan salah seorang mangsa interview kami dalam Filem Dokumentari FELDA: RAHSIA BUMI KERAMAT.

Peribadi Encik Hussin amat menyenangkan kami semua. Melayan kami bagai tetamu diRaja. Crew filem dokumentari ini sangat menghargai pelawaan Encik Hussin ke tempat-tempat menarik untuk dilawati. Terutamanya, di sekitar Lurah Bilut. Sehingga juga membuatkan hilang rasa kepenatan dan perasaan jauh untuk ke sana.

Lurah Bilut merupakan sebuah kawasan penempatan FELDA yang terletak di Bentong, Pahang. Ia mula dibuka pada tahun 1958 dan merupakan rancangan pembangunan tanah secara berkelompok untuk pertanian yang pertama ditubuhkan seumpamanya di Malaysia dan dunia.Felda Lurah Bilut adalah merupakan kawasan FELDA yang pertama ditubuhkan di Malaysia. Penempatan penduduk dibahagikan mengikut kawasan asal penduduk datang. Contohnya penduduk berasal dari Pulau Pinang dikumpulkan penempatan mereka di Jalan Pulau Pinang. Kegiatan pertanian utama adalah penanaman Getah dan Kelapa Sawit. Penduduk terdiri daripada kaum Melayu, Cina dan India. Sistem pemusatan pentadbiran sekolah rendah di FELDA Lurah Bilut adalah merupakan Sekolah Wawasan pertama dan model dalam pembentukan sekolah wawasan di seluruh Malaysia. Memang menarik jika singgah ke sana. 

Kami dibawa menaiki tangki sekolah dihadapan muzium terbabit. Memang seronok sekali. Sudahlah dijamu dengan makanan sebelum memulakan pendakian ke puncak tangki. Dibawa pula dengan bekal-bekalan seperti goreng pisang, air ABC, ubi goreng sebagai kudap-kudapan. Perasaan terharu mula menjalar dalam diri masing-masing.

Memulakan pendakian ke atas puncak tangki merubah perasaan kami yang ghairah untuk ke sana dengan gerun dan cemas sedikit. Mana tidaknya, untuk ke puncak memang cerun, tambahan pula tiada unsur keselamatan sewaktu pendakian. Hanya berbekalkan barang-barang equipment shooting sehelai sepinggang dan kudap-kudapan tadi sahaja. Bait-bait semangat kental yang masih ada untuk kami juga menjadi kayu api untuk membakar perjuangan pendakian tersebut. Alangkah indahnya! Jika dinikmati pemandangan sekitar dari atas. Hilang perasaan penat, gayat dan gerun itu tadi. Memang indah dan damai Lurah Bilut. 

To be conti, sebab nak gi makan..hihi geng crew dah datang tu...

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.
Full content generated by Get Full RSS.

SANTAI - duniaku duniamu: Reunion KPLI PA 2003 kali pertama

Posted: 11 Dec 2011 04:55 PM PST

Salam semua pembaca santai,

Alhamdulillah kelmarin selesai sudah satu acara yang amat penting dalam kehidupan penulis sempena cuti sekolah tahun ni. Banyak sebenarnya perkara menarik yang berlaku sepanjang 38 hari bercuti di kampung tetapi antara banyak-banyak tu inilah pada hemat penulis yang paling menarik.

Bagaimana ia bermula

Pada awal cuti iaitu lebih kurang di hujung November lalu penulis dapat request untuk add friend di FB dan orang itu memang amat-amat penulis gembira bila jumpa di alam maya. Penulis memang tahu orang ini mempunyai minat yang sama dengan penulis iaitu dalam bidang teknologi maklumat. Kehebatannya lebih menyerlah apabila menggunakan perkara-perkara yang biasa terdapat dalam software tetapi jarang kita gunakan (tu pandangan penulis la....). Orang yang di maksudkan ialah sahabat lama di maktab MPTAA, Kuala Lipis dulu ....Ust Abdul Karim

Bila dah add jadi friend, penulis add pula dia dalam group yang telah lama dibuat. Dalam tempoh setahun dua usia group tu tak pula terjumpa bekas ketua kelas merangkap ketua pemberontak geng-geng KPLI masa tu....(jgn mara aa Ust Karim)....dengan adanya beliau yang kami gelar abg long maka bertambah meriah la group ni dan ikatan ukhuwah yang telah terjalin telah menjadi semakin erat.....

Sembang punya sembang, borak punya borak.....abg long dengan kuasa veto yang ada padanya telah mencadangkan supaya di adakan reunion untuk semua ahli group ni. Maklumlah bila orang tua dah beri cadangan hampir semua ahli group bersetuju untuk menjayakannya.

Dengan kuasa-kuasa yang ada pada abg long juga beliau telah mencadangkan Ustzh Hartini menjadi hos / tuan rumah bertempat di kebun duriannya di Lurah Bilut. Dalam masa yang sama juga sorang lagi sahabat iaitu Ust Huzairi yang kami panggil Jeri telah memainkan peranan sebagai pengarah program (yang melantik diri sendiri.....) bukan senang oo tugas tu....dan dengan jayanya beliau mencari maklumat no telefon sahabat-sahabat lain dan munghubungi mereka dan seterusnya mewajibkan (yer ker ayat ni...?) kehadiran sahabat-sahabat ahli group ni....

Lalu sahabat-sahabat yang tak pernah ditemui dalam FB telah berjaya ditemui oleh Jeri, dihubunginya dan diminta hadir antaranya Ust Omar (Melaka - ex roomate penulis), Ust Azrul (Melaka - ex roomate Jeri), Ust Wan Azizurrahman (kami panggi Che We' - Kelantan), Ust Zainuddin ( asal Terengganu bertugas di MTD KL), Ust Sahfrizal (kami panggi Ijai - KL), Ustzh Ilham (Kedah), Ustzh Bazliah (tak ingat kat mana...), Ustzh Kamariah (Bachok, Kelantan), Ustzh Hanisah (tak ingat jugak...), Ustzh Rohayu (Ipoh...), Ust Hakim (ni Ust Bak yang cari sebab roomate dia), Ust Taha (politeknik Muadzam...)

Itu jer la yang penulis ingat, yang lain lain semua berinteraksi di FB jer, kalu ada tertinggal tak per la kan....

Hari Reunion di Rumah Rehat Bentong - 11.12.2001

Memang kehadiran tidak dapat sepenuhnya 100% tetapi yang hadir tu pun dah cukup untuk memeriahkan suasana bahkan menggamatkan suasana di sana. Macam kami la pulak yang conquer tempat tu....antara yang hadir :

1. Abg Long Abdul Karim dan keluarga
2. Pengarah Jeri - merangkap MC dan isteri
3. Ustzh Hartini dan suami Ust Mustapha Hamli (hos)
4. Penulis - mestilah....heheheh dengan gelpren la...
5. Ust Taha - dari Muadzam dgn isteri jugak kut...
6. Ust Hamdan - datang single, alasan dua anak dia bersunat....lek la medan...
7. Ust Hakim - duk Jb rupanyer, anak pun dah ramai... 4 orang dan masih berusaha lagi...
8. Ust Bakhtiar - kami panggi Bak...pun anak dah 3...
9. Ustzh Kamariah dan suami dan anak-anak
10. Ustzh Rohayu dan suami dan anak-anak
11. Ust Zamany - kami panggil Pari - rider ARC, datang single
12. Ust Syed - akhir sekali sampai dengan familynyer.... walaupun dah di hujung rancangan....

Tidak dapat hadir

1. Ust Zainuddin - balik Terengganu
2. Ust Che We - jauh kut...
3. Ust Omar - sampai hati roomate tak hadir, tapi roomate jauh....
4. Ust Azrul - balik Melaka kut, ke balik Ipoh...?
5. Ust Ijai - jauh kut...
6. Ustzh Ilham - jauh jugak kut, kedah kan....
7. Ustzh Bazliah - tak pasti sebab, kira jauh jugak la
8. Ustzh Afifah - tak pasti jugak (masih di sabah kut...)
9. Ustzh Awatif - pun tak pasti jugak....
10. Ust Azlan - nun jauh di perantauan, Milan Italy...bapok jauhnyer....!!!

Tu jer yang bermain di minda penulis, kalu ada tertinggal sori la yer....

Terima kasih bebanyak kepada Ust Mustapha dan Ust Hartini sebab bersusah payah mengatur majlis reunion ini dengan duriannya, keknya lagi, makanannya....pergh...boleh kata hebat dan tinggi juga lah benchmark yang diberikan untuk hos selanjutnya....(dipersetujui di pondok Ust Syed, tapi masih tertakluk kepada perubahan...)


Taukey kek rupanyer penganjur ni....
potong ke ramai-ramai....

Ustazah 3 orang jer.....???

Habis Reunion

Ini lah yang paling meninggalkan bekas mendalam di hati, meninggalkan sahabat-sahabat dan bila dan sampai destinasi pun masih terbayang-bayang senda gurau sahabat semua. Penulis bertahan dulu di PJ rumah adik Ipar bersama keluarga mertua dan akan balik Rompin lepas ni. Malam tadi lebih kurang jam 3 pagi waktu M'sia masih lagi mengupload gambar-gambar kenangan semasa reunion....

Penutup

Memang inilah aktiviti yang bermain-main di minda kenangannya itu. Seronok tak terkata bertemu sahabat-sahabat serta pasangan. Banyak perkembangan dapat dilihat 8 tahun tidak bersua. Semuga ukhuwah yang terjalin tidak terputus di tengah jalan....semoga berjumpa lagi tahun depan InsyaAllah....kalu ada silap salah mintak berbanyak maaf la yek....

Buat ahli group ni, gambar-gambar sudah di uploadkan di FB group....

salam santai....

Full content generated by Get Full RSS.

Blog Felda: felda <b>lurah bilut</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Aug 2011 12:00 AM PDT

Alhamdulillah, dari 15hb Mei hingga 18hb Mei kami berada di tanah FELDA Lurah Bilut seterusnya ke Felda Sungai Koyan meninggalkan kesan yang sangat dalam dalam lubuk hati. Pelbagai yang indah-indah telah melekat ke dalam anak mata sehingga sekarang masih terbayang-bayang akannya. Ditambah dengan penduduk di kedua-dua buah Felda yang sangat peramah dan sporting. Sehingga membuatkan kami berat kaki untuk melangkah dan meninggalkan tanah keramat pertama yang kami jejaki itu.

Bermula di Felda Lurah bilut bertemu di sana bersama Encik Hussin seorang pengurus Muzium di sana. Sekaligus merupakan salah seorang mangsa interview kami dalam Filem Dokumentari FELDA: RAHSIA BUMI KERAMAT.

Peribadi Encik Hussin amat menyenangkan kami semua. Melayan kami bagai tetamu diRaja. Crew filem dokumentari ini sangat menghargai pelawaan Encik Hussin ke tempat-tempat menarik untuk dilawati. Terutamanya, di sekitar Lurah Bilut. Sehingga juga membuatkan hilang rasa kepenatan dan perasaan jauh untuk ke sana.

Lurah Bilut merupakan sebuah kawasan penempatan FELDA yang terletak di Bentong, Pahang. Ia mula dibuka pada tahun 1958 dan merupakan rancangan pembangunan tanah secara berkelompok untuk pertanian yang pertama ditubuhkan seumpamanya di Malaysia dan dunia.Felda Lurah Bilut adalah merupakan kawasan FELDA yang pertama ditubuhkan di Malaysia. Penempatan penduduk dibahagikan mengikut kawasan asal penduduk datang. Contohnya penduduk berasal dari Pulau Pinang dikumpulkan penempatan mereka di Jalan Pulau Pinang. Kegiatan pertanian utama adalah penanaman Getah dan Kelapa Sawit. Penduduk terdiri daripada kaum Melayu, Cina dan India. Sistem pemusatan pentadbiran sekolah rendah di FELDA Lurah Bilut adalah merupakan Sekolah Wawasan pertama dan model dalam pembentukan sekolah wawasan di seluruh Malaysia. Memang menarik jika singgah ke sana. 

Kami dibawa menaiki tangki sekolah dihadapan muzium terbabit. Memang seronok sekali. Sudahlah dijamu dengan makanan sebelum memulakan pendakian ke puncak tangki. Dibawa pula dengan bekal-bekalan seperti goreng pisang, air ABC, ubi goreng sebagai kudap-kudapan. Perasaan terharu mula menjalar dalam diri masing-masing.

Memulakan pendakian ke atas puncak tangki merubah perasaan kami yang ghairah untuk ke sana dengan gerun dan cemas sedikit. Mana tidaknya, untuk ke puncak memang cerun, tambahan pula tiada unsur keselamatan sewaktu pendakian. Hanya berbekalkan barang-barang equipment shooting sehelai sepinggang dan kudap-kudapan tadi sahaja. Bait-bait semangat kental yang masih ada untuk kami juga menjadi kayu api untuk membakar perjuangan pendakian tersebut. Alangkah indahnya! Jika dinikmati pemandangan sekitar dari atas. Hilang perasaan penat, gayat dan gerun itu tadi. Memang indah dan damai Lurah Bilut. 

To be conti, sebab nak gi makan..hihi geng crew dah datang tu...

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.Full content generated by Get Full RSS.

06 di ketari - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di ketari - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Feb 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 08 Feb 2012 07:09 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Feb 2012 07:21 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Oct 2011 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Jul 2011 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Jul 2011 07:30 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 17 Jun 2011 07:46 PM PDT

Seorang sahabat dalam facebook KELAB 500,000 PENYOKONG PAS PAHANG, Fakhrul Anuar Zulkawi, mengutarakan beberapa pandangan menarik yang wajar kita renungi bagi menghadapi PRU ke 13 nanti.

Melihat kepada fakta angka, mungkin agak sukar meneka apakah Pakatan Rakyat mampu mara ke Wisma Sri Pahang. Namun jika diambil kira terdapat terdapat 21 kerusi Dun yang ada tanah rancangan Felda, peluang nampaknya tidak mustahil. Ini jika dilihat berdasarkan perkembangan baru kesedaran politik para peneroka. Beliau tidak menyentuh tentang undi peneroka. Namun jika diandaikan hanya 5 % sahaja swing undi peneroka daripada PRU 2008, sesuatu kejutan boleh berlaku di negeri ini!

Di bawah ini saya perturunkan semuanya pandangan Fakhrul Anuar, hatta tanpa mengubah ejaan dan ayat-ayatnya.

Salam. Melihat kpd mood wall ini, semuanya mahukan PAS Pahang bersama Pakatan Rakyat utk memerintah negeri ini selepas PRU-13. Namun elok juga kita melihat sebentar kpd realiti yg bakal dihadapi.

Sehingga kini, pembangkang menguasai 5 kerusi drpd 42 kerusi (BN 37 kerusi). Utk melayakkan PR menerajui Pahang secara kemenangan majoriti mudah (simple majoriti), PR perlukan sekurang2nya 22 kerusi. Utk tujuan itu, PR mesti mempertahankan 5 kerusi yg telah dimenangi semasa PRU-12 (2 PAS, 2 DAP & 1 Bebas) iaitu di N12 Beserah (maj 1541), N32 Kuala Semantan (maj 932), N7 Tras (maj 2451), N38 Triang (maj 2469) dan N1 Tanah Rata (maj 575-Bebas). Masih berbaki 17 kerusi lagi.

Di mana peluang utk menang boleh diperolehi secara analisa kalkulatif sebegini? Pertamanya ianya boleh difokuskan kpd 7 kerusi yg dimenangi BN dgn majoriti kurang dr 1000 undi iaitu di 3 DUN majoriti pengundi Melayu iaitu N16 Inderapura (maj 873), N15 Tg Lumpur (maj 496), N29 Jengka (maj 596) dan di 4 DUN pengundi majoriti atau signifikan bkn Melayu di N14 Teruntum (maj 293), N10 Damak (maj 509), N34 Ketari (maj 882) & N35 Sabai (maj 145-India).

Seterusnya fokus perlu diberikan kpd 8 kerusi maj antara 1000-1500 terdpt di 5 kwsn maj Melayu (lebih 70%) iaitu N24 Luit (maj 1068), N3 Pdg Tengku (maj 1188), N9 Tahan (maj 1357), N19 Panching (maj 1441), N27 Jenderak (maj 1374) dan di 3 lagi kwsn pengundi bercampur iaitu di N33 Bilut (maj 1108), N4 Cheka (maj 1280), N5 Benta (maj 1358).

Ini bermakna masih short 2 kerusi utk majoriti mudah. Dimana lagi peluang utk menang? Wajar utk dimantapkan jentera di N28 Kerdau (maj 1615), N37 Guai (maj 1941) dan 2 kwns pengundi bercampur iaitu di N13 Semambu (maj 2136) & N30 Mentakab (maj 2439).

PAS mesti berupaya utk mendapatkan sokongan Melayu dan pengundi atas pagar perlu beralih dr menyokong UMNO secara signifikan peratusannya.

Berdasarkan parti, utk menang simple maj, 22 kerusi tersebut bakal diwakili PAS 9 kerusi, DAP 8 kerusi dan PKR 5 kerusi. Banyak faktor jg perlu diambilkira termasuk faktor calon yg berkredibiliti utk diketengahkan. Dan PAS perlu melipatgandakan usaha n memperkemaskan jentera utk memenangi hati pengundi Melayu. Usaha dakwah n tarbiah juga mesti menjadi asas utama. Kemungkinan kerajaan campuran spt yg pernah berlaku di Perak juga tidak boleh ditolak.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 30 Jun 2011 08:14 PM PDT

Seorang sahabat dalam facebook KELAB 500,000 PENYOKONG PAS PAHANG, Fakhrul Anuar Zulkawi, mengutarakan beberapa pandangan menarik yang wajar kita renungi bagi menghadapi PRU ke 13 nanti.

Melihat kepada fakta angka, mungkin agak sukar meneka apakah Pakatan Rakyat mampu mara ke Wisma Sri Pahang. Namun jika diambil kira terdapat terdapat 21 kerusi Dun yang ada tanah rancangan Felda, peluang nampaknya tidak mustahil. Ini jika dilihat berdasarkan perkembangan baru kesedaran politik para peneroka. Beliau tidak menyentuh tentang undi peneroka. Namun jika diandaikan hanya 5 % sahaja swing undi peneroka daripada PRU 2008, sesuatu kejutan boleh berlaku di negeri ini!

Di bawah ini saya perturunkan semuanya pandangan Fakhrul Anuar, hatta tanpa mengubah ejaan dan ayat-ayatnya.

Salam. Melihat kpd mood wall ini, semuanya mahukan PAS Pahang bersama Pakatan Rakyat utk memerintah negeri ini selepas PRU-13. Namun elok juga kita melihat sebentar kpd realiti yg bakal dihadapi.

Sehingga kini, pembangkang menguasai 5 kerusi drpd 42 kerusi (BN 37 kerusi). Utk melayakkan PR menerajui Pahang secara kemenangan majoriti mudah (simple majoriti), PR perlukan sekurang2nya 22 kerusi. Utk tujuan itu, PR mesti mempertahankan 5 kerusi yg telah dimenangi semasa PRU-12 (2 PAS, 2 DAP & 1 Bebas) iaitu di N12 Beserah (maj 1541), N32 Kuala Semantan (maj 932), N7 Tras (maj 2451), N38 Triang (maj 2469) dan N1 Tanah Rata (maj 575-Bebas). Masih berbaki 17 kerusi lagi.

Di mana peluang utk menang boleh diperolehi secara analisa kalkulatif sebegini? Pertamanya ianya boleh difokuskan kpd 7 kerusi yg dimenangi BN dgn majoriti kurang dr 1000 undi iaitu di 3 DUN majoriti pengundi Melayu iaitu N16 Inderapura (maj 873), N15 Tg Lumpur (maj 496), N29 Jengka (maj 596) dan di 4 DUN pengundi majoriti atau signifikan bkn Melayu di N14 Teruntum (maj 293), N10 Damak (maj 509), N34 Ketari (maj 882) & N35 Sabai (maj 145-India).

Seterusnya fokus perlu diberikan kpd 8 kerusi maj antara 1000-1500 terdpt di 5 kwsn maj Melayu (lebih 70%) iaitu N24 Luit (maj 1068), N3 Pdg Tengku (maj 1188), N9 Tahan (maj 1357), N19 Panching (maj 1441), N27 Jenderak (maj 1374) dan di 3 lagi kwsn pengundi bercampur iaitu di N33 Bilut (maj 1108), N4 Cheka (maj 1280), N5 Benta (maj 1358).

Ini bermakna masih short 2 kerusi utk majoriti mudah. Dimana lagi peluang utk menang? Wajar utk dimantapkan jentera di N28 Kerdau (maj 1615), N37 Guai (maj 1941) dan 2 kwns pengundi bercampur iaitu di N13 Semambu (maj 2136) & N30 Mentakab (maj 2439).

PAS mesti berupaya utk mendapatkan sokongan Melayu dan pengundi atas pagar perlu beralih dr menyokong UMNO secara signifikan peratusannya.

Berdasarkan parti, utk menang simple maj, 22 kerusi tersebut bakal diwakili PAS 9 kerusi, DAP 8 kerusi dan PKR 5 kerusi. Banyak faktor jg perlu diambilkira termasuk faktor calon yg berkredibiliti utk diketengahkan. Dan PAS perlu melipatgandakan usaha n memperkemaskan jentera utk memenangi hati pengundi Melayu. Usaha dakwah n tarbiah juga mesti menjadi asas utama. Kemungkinan kerajaan campuran spt yg pernah berlaku di Perak juga tidak boleh ditolak.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.

BLOG PAHANG: 06 <b>di ketari</b> - Google Blog Search

Posted: 22 Feb 2012 05:52 PM PST

URL Sumber Asal :-

26 Buah Rumah Hangus <b>di Ketari</b>, Bentong. | ondscene

Posted: 22 Feb 2012 05:57 PM PST

26 Buah Rumah Hangus di Ketari, Bentong.

Kg Baru Cina
Ketari, Bentong
Pahang
22 Februari, 2012
4 petang
 

Kejadian ini berlaku semalam, tetapi saya hanya sempat menyiarkannya hari ini, 23 Februari.

Sejumlah 26 buah rumah musnah samasekali dalam kejadian yang berlaku kira-kira jam 3.50 petang di Ketari, Bentong.

Dan kebakaran ini berlaku hanya beberapa meter dari sebuah stesyen minyak.

7 jentera bomba dari beberapa balai Bomba dan Penyelamat bersama kira-kira 70 anggota.

Kebakaran dipercayai berlaku di bahagian tengah dan merebak dengan cepat – ketika cuaca panas terik dan angin kuat.

Pix – China Press

Post Lain Yang Berkaitan

1 Comment

 

BLOG PAHANG

Copyright 2010 All Rights Reserved