ads

Rabu, 14 Mac 2012

06 di jengka - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di jengka - Google Blog Search


Gerakan Selamatkan Felda <b>di Jengka</b>, Khamis ini

Posted: 06 Dec 2011 12:36 AM PST

KUALA LUMPUR, 6 Dis: Orang ramai khususnya warga Felda sekali lagi diajak ke program pelancaran 'Gerakan Selamatkan Felda' peringkat kebangsaan pada 8 Disember ini, di perkarangan Masjid Lama Bandar Jengka, Pahang.

Menurut Presiden Persatuan Anak Peneroka Felda Kebangsaan (Anak), Mazlan Aliman, program itu bertujuan memberi penerangan kepada warga Felda mengenai penyenaraian Felda Global Ventures Holdings (FGVH) ke dalam Bursa Saham Malaysia (BSKL).

Penyenaraian itu akan menyebabkan 360,000 hektar tanah dicagar kepada FGVH bermula Januari tahun hadapan.

Pakar ekonomi, Dr Rosli Yaakob dan Pengerusi Badan Bertindak Peserta Felcra (Bapa), Razman Zakaria dijangka memberikan penerangan mengikut pengalaman masing-masing.

"Program ini akan bermula dengan solat Maghrib dan solat hajat yang akan dipimpin oleh Ketua Penerangan PAS Pusat yang juga Pesuruhjaya PAS Pahang, Datuk Tuan Ibrahim Tuan Man disusuli dengan sesi penerangan," kata beliau kepada Harakahdaily.

Program itu akan diteruskan ke Kolej Universiti Islam Zulkifli Ahmad (KUISZM) di Taman Melewar pada 10 Disember dan ke Segamat pada 11 Disember dan akan bergerak ke negeri-negeri lain.

Selain itu, Mazlan turut memberitahu, pada 20 Disember pula, Anak akan mengetuai kira-kira 30 peneroka Felda di seluruh negara untuk menyerahkan memorandum kepada Perdana Menteri mendesak jawatan Tan Sri Isa Samad sebagai Pengerusi Felda dan Datuk Sabri Ahmad sebagai Pengarah Urusan FGVH dilucutkan.

Ia rentetan daripada kempen mansuhkan Isa yang mengumpul tandatangan bantahan peneroka Felda terhadap Isa yang dilancarkan 18 Oktober lalu.

"Dalam memorandum kepada Datuk Seri Najib Razak, kita mendesak Isa dan Sabri digugurkan daripada jawatan masing-masing serta mendesak kerajaan membatalkan cadangan penyenaraian FGVH," katanya yang juga Pengerusi Lajnah Tanah dan Pembangunan Wilayah PAS Pusat.

Tegas Mazlan lagi, sekiranya tiada sebarang tindakan daripada Najib, Anak akan mendapatkan perintah mahkamah agar melarang Felda melakukan penyenaraian itu.

Ianya akan dilakukan sebelum mesyuarat agung luar biasa Koperasi Permodalan Felda (KPF) yang dijangka pada 5 Januari tahun hadapan.

"Kita telah berbincang dengan pihak peguam mengenai tindakan mahkamah ini dan jika tak ada respon dariapda Perdana Menteri, kita akan abil tindakan mahkamahlah kerana penyenaraian ini melibatkan cagaran aset peneroka," katanya.

06 di janda baik - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di janda baik - Google Blog Search


<b>janda baik</b>

Posted: 14 Mar 2012 10:35 PM PDT

our small family is now on our way to janda baik. happy working peeps & happy holiday to us. hahaha...


will update more later..;)

mandi manda <b>di janda baik</b>, pahang - Nana + Amrul = Damia

Posted: 29 Jan 2012 08:33 PM PST

ari sabtu lepas kami berempat g janda baik ( aku,mia,nana &deah falsya kena tinggal lagi hehee.) ni sebenarnya last mnt plan ni..ari jumaat baru gedik2 memasing whatsapp nak g janda baik.memandangkan memasing xde apa nak di buat sabtu tu kan..makanye kami seme on saje..

perjalanan amek masa dalam 40 minit je kot..xjauh pon lepas terowong karak tu lalu belakang hentian genting sempah dah sampai...memang dekat sangat2..memandangkan si nana ada ramai sedara mara nye kt janda baik ni..makanye kami semua pon bernaseb baik..sebab??mulanye ktorg plan nak bli durian kt kampung2 tu nk makan tepi sungai..sekali nana singgah umah mak andak dia..nengok2 ada durian sekotak...tak cukup dengan durian manggis sepastik dia kasi ktorg..wah murah rezeki tau..baik2 belaka orang janda baik ni hehee...

ktorg pon bli nasi lemak kt kedai2 tepi jalan tu, bawak g makan tepi sungai, bentang tikar...siap ada buahan2 tempatan wah...serius..aman damai rasa..aku sangat jatuh cinta dengan kampung dalam janda baik ni...tenang je rasa.ni lah kali pertama aku mandi kt janda baik ni..& kali ke-2 aku jejak janda baik..padahal dekat je pon bukan jauh

dulu masa pestime datang sini, aku pegi umah pelakon rosnani jamil (masa keje ngan finas dulu la) ada kena buat satu klip untuk malam finas..kena intebiu mak nani..tu la pes time datang janda baik..lama dah tahun 2005 dulu...7 tahun baru jejak balik janda baik..memang terbaikkk lah tempat ni

tujuan utama kami datang sini saje nak sevey tempat..sebab mcm ada plan nak datang wat BBQ kat sini ramai2..insyallah kalau xde aral la..ingat nak datang dok chalet sini semalam...bila tak tau lah lagi...bulan 2 ingat nye tapi aku plak xleh sebab hjg bln nak g oliday.

 riang sungguh hati angkut durian orang haha..orang dah kasi kita amek la...xbaik tolak rezeki
 khas untuk falSYA yang kena tinggal..hehhehee
tengok la betapa ktorg xpernah melupakan kau SYA...walau di mana pon kami berada..wahahahahha
 ni mia yg cadangkan wat pose gini
mama...mia bisik2 kat mama..suh deah amek gambar haha...
 terima kasih batu sungai tolong amekkan gambar kami hehee
air sungai ni memang tersangatlah sejuk..bahagian kepala aku xbasah pon...sampai tang dada je basah,ngelat xtahan wei..beku.aku ni pon turun masuk dlm air kejap2 je nk amek gmbr pastu dok atas tikar makan manggis haha..seme menda yg bole di makan lah aku makan......si nana kata baik xyah datang mandi sungai mentekdarah je keje hahaha....
 dah abes salin baju kitaorang terjah beberapa chalet yg ada kt sini mmg banyak gile chalet pilih je mana suke dari yg mahai kepada yg murah
 sangat cantik tau kt sini
 balik tu singgah ada satu port lawa....
port teratai layu di tasik madu heheh...
 next entry nanti aku tunjukkan beberapa tempat2 penginapan yg kami bole sajeskan kepada kamu2

Sign up HB!Affiliate to enjoy free gift!

06 di ceruk paloh - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di ceruk paloh - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 23 Feb 2012 11:32 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 25 Jun 2011 11:25 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 22 Jun 2011 11:02 PM PDT

Oleh: Gun Gun Heryanto

(Tulisan ini telah dipublikasikan di Seputar Indonesia, 07/05/2011)

Sejarah partai politik (parpol) di Indonesia selalu berulang. Setiap menjelang pemilu selalu ada parpol baru yang muncul dan mencoba peruntungan untuk bersaing pada perhelatan demokrasi lima tahunan.

Kini,wajah-wajah parpol baru pun mulai menampakkan diri ke permukaan, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Nasional Republik (Nasrep),Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI).Tentu,hasrat politis untuk berserikat dalam parpol merupakan hak konstitusional warga negara meskipun upaya mewujudkan hasrat tersebut kerap kali tak dibarengi modal yang kompetitif.

Tipologi Parpol

Tak berlebihan jika kita sebut demokrasi kita saat ini telah menjadi pasar bebas parpol. Siapa pun dapat mendirikan parpol dan berkompetisi dalam pemilu setelah melewati berbagai syarat formal dan lolos menjadi kontestan, baik karena menyiapkan diri maupun karena keahlian para politikus meretas beragam celah aturan main yang tersedia. Pengalaman pada Pemilu 2009, dari 38 parpol yang menjadi kontestan, hanya 9 yang bisa melampaui angka parliamentary threshold (PT) 2,5% dan akhirnya menjadi penghuni rumah rakyat di Senayan. Jika kita amati,paling tidak ada empat tipologi parpol baru yang saat ini mulai beredar.

Pertama, parpol yang diinisiasi oleh elite yang tersisih dari atmosfer kekuasaan parpol besar. Partai Nasdem masuk dalam kategori ini. Sebagaimana kita ketahui, Nasdem tak terpisahkan dari sosok Surya Paloh meskipun secara formal tak diketuai langsung olehnya.Konteks kelahiran Nasdem diawali histori kontestasi Paloh vs Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Saat Paloh tersisih, dia mulai mengejawantahkan hasrat politisnya lewat Nasdem. Memang, secara organisasional Partai Nasdem dipimpin oleh Patrice Rio sebagai ketua dan Ahmad Rofiq sebagai sekretaris jenderal.Namun,publik juga sangat paham bahwa genealogi politik Nasdem bisa dirunut ke Paloh.

Mirip posisi SBY di awal kelahiran Partai Demokrat, tak duduk sebagai ketua umum parpol, tetapi berada di puncak hierarki kebijakan organisasi sehingga memiliki kuasa menentukan arah perjalanan parpol.Paloh dalam konteks ini sedang menjalankan two step models of leadership. Model ini digunakan untuk manajemen tes situasi dan respons khalayak dalam sebuah pasar bebas parpol yang begitu kompetitif. Jika Nasdem di kemudian hari gagal bersaing dalam pasar bebas parpol, orang diharapkan tak akan langsung menunjuk sebagai kegagalan total Paloh karena secara manajerial, organisasi ditukangi oleh orang lain.

Kedua, parpol baru yang muncul dari konflik organisasional yang menyebabkan dualisme kepengurusan. PKBI merupakan parpol produk konflik terbuka antara kubu Muhaimin Iskandar dan putri kedua almarhum Gus Dur,Yenny Wahid.Tertutupnya islah melahirkan keputusan pendirian parpol baru yang sama-sama akan menggarap basis masa kaum nahdliyin. Tentu, modal awal PKBI adalah reference power dari figur Gus Duryang dilekatkan dengan sosok Yenny sehingga diharapkan menjadi katalisator modal sosial, politis, dan finansial bagi ekstensi PKBI ke depan. Jika berbicara ceruk pasar kaum nahdliyin yang sangat potensial, tentu kehadiran PKBI sedikit banyaknya akan merugikan eksistensi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014.

Ketiga, parpol produk agregasi politik dari beberapa kekuatan yang telah ada sebelumnya. Partai Persatuan Nasional (PPN) merupakan hasil fusi dari 10 partai kecil. Dalam UU No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik muncul sejumlah pengetatan aturan,misalnya verifikasi parpol yang harus selesai paling lambat akhir 2011, keharusan memiliki kepengurusan di 33 provinsi, 75% kabupaten/kota yang ada di provinsi, serta minimal 50% kecamatan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Belum lagi polemik soal peningkatan angka PT dalam pembahasan RUU Pemilu Legislatif yang dirasakan kian mengancam eksistensi parpol-parpol kecil.Maka,setelah mengalkulasi hitung-hitungan politik ke depan,10 parpol kecil itu akhirnya bersepakat melakukan fusi.

Keempat, parpol baru pengusung romantisme sejarah Orde Baru.Pasca-Reformasi selalu ada tipe parpol yang jualan utamanya adalah kedigdayaan politik Soeharto. Misalnya, menjelang Pemilu 2004, tepatnya 9 September 2002, didirikan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) oleh Jenderal (Purn) Hartono yang menggandeng Siti Hardijanti Rukmana sebagai salah satu deklarator. Napas serupa sepertinya kini juga ada pada parpol Nasrep dengan memosisikan Tommy Soeharto sebagai modal dasar pergerakan Nasrep.

Persaingan

Keberadaan parpol dengan identitas baru, tetapi tipologi lama ini sepertinya berat bersaing di era demokrasi pasar bebas. Pertama, munculnya titik jenuh khalayak terhadap keberadaan parpol. Sikap dan perilaku politik para politikus lintas parpol nyaris seragam, yakni kurang merepresentasikan aspirasi rakyat.Sementara parpol baru yang hadir tak memiliki cukup nilai distingtif yang bisa memberi impresi sekaligus referensi baru bagi pemilih. Kedua, parpol baru pun masih terjebak pada identifikasi citra simbolik elite daripada jejaring kader ideologis. Misalnya lebih mengedepankan nama-nama besar Surya Paloh, Yenny Wahid (Gus Dur),Tommy (Soeharto). Ketiga, regulasi yang lebih ketat baik dalam UU Parpol maupun dalam UU Pemilu.Tentu, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi parpol baru.

Peluang parpol baru memang kecil,terutama jika mereka tak mampu mentransformasikan gagasan dan hasrat politis mereka di level kerja praktis, jejaring kader dan massa mengambang, figur,sumber finansial, serta berbagai pendekatan marketing politik berbasis komunitas. Ke depan pasar bebas parpol di Indonesia seharusnya memasuki fase konsolidasi, bukan terus-menerus menjadi ajang pencarian peruntungan para petualang.●

Tulisan ini bisa diakses di web Sindo:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397160/

Sumber gambar:

www.monitorindonesia.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 18 Jun 2011 11:43 PM PDT

Oleh: Gun Gun Heryanto

(Tulisan ini telah dipublikasikan di Seputar Indonesia, 07/05/2011)

Sejarah partai politik (parpol) di Indonesia selalu berulang. Setiap menjelang pemilu selalu ada parpol baru yang muncul dan mencoba peruntungan untuk bersaing pada perhelatan demokrasi lima tahunan.

Kini,wajah-wajah parpol baru pun mulai menampakkan diri ke permukaan, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Nasional Republik (Nasrep),Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI).Tentu,hasrat politis untuk berserikat dalam parpol merupakan hak konstitusional warga negara meskipun upaya mewujudkan hasrat tersebut kerap kali tak dibarengi modal yang kompetitif.

Tipologi Parpol

Tak berlebihan jika kita sebut demokrasi kita saat ini telah menjadi pasar bebas parpol. Siapa pun dapat mendirikan parpol dan berkompetisi dalam pemilu setelah melewati berbagai syarat formal dan lolos menjadi kontestan, baik karena menyiapkan diri maupun karena keahlian para politikus meretas beragam celah aturan main yang tersedia. Pengalaman pada Pemilu 2009, dari 38 parpol yang menjadi kontestan, hanya 9 yang bisa melampaui angka parliamentary threshold (PT) 2,5% dan akhirnya menjadi penghuni rumah rakyat di Senayan. Jika kita amati,paling tidak ada empat tipologi parpol baru yang saat ini mulai beredar.

Pertama, parpol yang diinisiasi oleh elite yang tersisih dari atmosfer kekuasaan parpol besar. Partai Nasdem masuk dalam kategori ini. Sebagaimana kita ketahui, Nasdem tak terpisahkan dari sosok Surya Paloh meskipun secara formal tak diketuai langsung olehnya.Konteks kelahiran Nasdem diawali histori kontestasi Paloh vs Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Saat Paloh tersisih, dia mulai mengejawantahkan hasrat politisnya lewat Nasdem. Memang, secara organisasional Partai Nasdem dipimpin oleh Patrice Rio sebagai ketua dan Ahmad Rofiq sebagai sekretaris jenderal.Namun,publik juga sangat paham bahwa genealogi politik Nasdem bisa dirunut ke Paloh.

Mirip posisi SBY di awal kelahiran Partai Demokrat, tak duduk sebagai ketua umum parpol, tetapi berada di puncak hierarki kebijakan organisasi sehingga memiliki kuasa menentukan arah perjalanan parpol.Paloh dalam konteks ini sedang menjalankan two step models of leadership. Model ini digunakan untuk manajemen tes situasi dan respons khalayak dalam sebuah pasar bebas parpol yang begitu kompetitif. Jika Nasdem di kemudian hari gagal bersaing dalam pasar bebas parpol, orang diharapkan tak akan langsung menunjuk sebagai kegagalan total Paloh karena secara manajerial, organisasi ditukangi oleh orang lain.

Kedua, parpol baru yang muncul dari konflik organisasional yang menyebabkan dualisme kepengurusan. PKBI merupakan parpol produk konflik terbuka antara kubu Muhaimin Iskandar dan putri kedua almarhum Gus Dur,Yenny Wahid.Tertutupnya islah melahirkan keputusan pendirian parpol baru yang sama-sama akan menggarap basis masa kaum nahdliyin. Tentu, modal awal PKBI adalah reference power dari figur Gus Duryang dilekatkan dengan sosok Yenny sehingga diharapkan menjadi katalisator modal sosial, politis, dan finansial bagi ekstensi PKBI ke depan. Jika berbicara ceruk pasar kaum nahdliyin yang sangat potensial, tentu kehadiran PKBI sedikit banyaknya akan merugikan eksistensi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014.

Ketiga, parpol produk agregasi politik dari beberapa kekuatan yang telah ada sebelumnya. Partai Persatuan Nasional (PPN) merupakan hasil fusi dari 10 partai kecil. Dalam UU No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik muncul sejumlah pengetatan aturan,misalnya verifikasi parpol yang harus selesai paling lambat akhir 2011, keharusan memiliki kepengurusan di 33 provinsi, 75% kabupaten/kota yang ada di provinsi, serta minimal 50% kecamatan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Belum lagi polemik soal peningkatan angka PT dalam pembahasan RUU Pemilu Legislatif yang dirasakan kian mengancam eksistensi parpol-parpol kecil.Maka,setelah mengalkulasi hitung-hitungan politik ke depan,10 parpol kecil itu akhirnya bersepakat melakukan fusi.

Keempat, parpol baru pengusung romantisme sejarah Orde Baru.Pasca-Reformasi selalu ada tipe parpol yang jualan utamanya adalah kedigdayaan politik Soeharto. Misalnya, menjelang Pemilu 2004, tepatnya 9 September 2002, didirikan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) oleh Jenderal (Purn) Hartono yang menggandeng Siti Hardijanti Rukmana sebagai salah satu deklarator. Napas serupa sepertinya kini juga ada pada parpol Nasrep dengan memosisikan Tommy Soeharto sebagai modal dasar pergerakan Nasrep.

Persaingan

Keberadaan parpol dengan identitas baru, tetapi tipologi lama ini sepertinya berat bersaing di era demokrasi pasar bebas. Pertama, munculnya titik jenuh khalayak terhadap keberadaan parpol. Sikap dan perilaku politik para politikus lintas parpol nyaris seragam, yakni kurang merepresentasikan aspirasi rakyat.Sementara parpol baru yang hadir tak memiliki cukup nilai distingtif yang bisa memberi impresi sekaligus referensi baru bagi pemilih. Kedua, parpol baru pun masih terjebak pada identifikasi citra simbolik elite daripada jejaring kader ideologis. Misalnya lebih mengedepankan nama-nama besar Surya Paloh, Yenny Wahid (Gus Dur),Tommy (Soeharto). Ketiga, regulasi yang lebih ketat baik dalam UU Parpol maupun dalam UU Pemilu.Tentu, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi parpol baru.

Peluang parpol baru memang kecil,terutama jika mereka tak mampu mentransformasikan gagasan dan hasrat politis mereka di level kerja praktis, jejaring kader dan massa mengambang, figur,sumber finansial, serta berbagai pendekatan marketing politik berbasis komunitas. Ke depan pasar bebas parpol di Indonesia seharusnya memasuki fase konsolidasi, bukan terus-menerus menjadi ajang pencarian peruntungan para petualang.●

Tulisan ini bisa diakses di web Sindo:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397160/

Sumber gambar:

www.monitorindonesia.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di lurah bilut - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di lurah bilut - Google Blog Search


Pengalaman Pertama ke Muzium @ Muzium Felda <b>Lurah Bilut</b> <b>...</b>

Posted: 13 Mar 2012 06:59 PM PDT

Walaupun kat Terengganu , ada muzium. Kat sini ada muzium negara, sepanjang hidup me, me tak pernah jejak kaki ke Muzium :p Lawatan anjuran sekolah pun me tak pernah join. Kesian btol kan. Masa kitorang ke Temerloh hujung minggu lepas, kenduri kahwin seterusnya adalah di daerah Bentong, iaitu di Felda Lurah Bilut.  Felda pertama di Malaysia korang tahu tak ?Sebagai anak felda, memanglah me berbangga kan :) Bilut adalah sejenis ikan. Lupa lak nak snap gambar ikan tu.

So lepas kenduri ajer, my Long ajak ke Muzium Felda Lurah Bilut. Walaupun hari Ahad ianya tetap dibuka. Guard kat situ cakap, kalau kenduri memang diorang buka, sebab pengantin nak bergambar dalam tu. So dapatlah me masuk dalam tu. Guard tu yang guide kitorang dalam tu dan banyak bercerita .

Jom me bawak korang masuk dalam muzium secara percuma hari ni. Memang masuk percuma pun, tak dikenakan bayaran. Awas banyak gambar :p

Harus bergambar depan pintu masuk

Sebelum masuk dalam, posing dulu :p Eh, ni gambar dah nak balik.My hubby tidak kelihatan ;p

Bapa Pembangunan kita yang mencetuskan idea penubuhan Felda, ayah PM kita.

Lukisan pewter ni bernilai RM25K you all !!

Muzium yang dirasmikan oleh PM kita sekarang, dulu Timbalan PM.

PM kita muda-muda dulu :)

Siapa tak pernah tengok pisau toreh, ni lah dia. Saiz gergasi punya !

Nuha mula-mula takut, sebab banyak patung

 Surat tawaran masuk Felda tahun 1959. Ayat klasik gila.

Kronologi Pembukaan Felda Lurah Bilut.

Mula- mula datang, kena datang seorang untuk bersihkan hutan dan buat rumah sendiri. Bila dah siap rumah dan dah tanam anak getah, baru boleh bawak anak dan isteri.

Rumah yang dibina - 1 bilik sahaja. Ni lah contoh rumah yang dibina pada masa tu.

Penoreh getah tengah posing tepi pokok getah :)

Bayi pertama dilahirkan di Lurah Bilut.Dulu orang panggil Lurah Bilut sebagai Bilut Velly. Masa tu orang inggeris dia punya pengurus ladang , suh namakan bayi tu "NORVELLY" . Ada iras nama me :p

Ni adalah safety box yang asal dan tak pernah dipindahkan. Sebenarnya muzium ni adalah tapak pejabat pentadbiran Felda Lurah Bilut asalnya. 

Klasik btol Alat Pemadam Api ni

Mesin Cetak yang memang tak kan korang jumpa dah.


Masih ingatkah korang pada type writer di era kecanggihan iPAD ini :p

Putera Lurah Bilut . Lupa lak kisah dia :p Tapi dia terkorban .

Klasik btol kan.

 Ni adalah beduk. Sebelum azan, ketuk ni dulu.Memang susah dah nak dengar bunyi beduk .Kat kampung masih ada lagi kot.

Korang pernah ker pergi muzium ?

p/s: 

Lepas ni teringin pulak nak ke Muzium Negara

06 di merapoh - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di merapoh - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di merapoh</b> - Google Blog Search

Posted: 16 Apr 2011 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

Gunung Tahan: Kuala Juram(<b>Merapoh</b>)-Tahan-Kuala Juram – Part I

Posted: 16 Apr 2011 09:59 PM PDT

Pertama kali aku naik gunung adalah (kalau tak silap) pada hujung tahun 2009. Aku naik Gunung Nuang. Tapi sampai suku perjalanan je. Itu pon esoknya berjalan terkengkang-kengkang. Tak habis pun. Sampai sekarang tak pernah jejak puncak Gunung Nuang. Haha. Kali ni bukan cerita naik Nuang. Tapi naik Gunung Tahan.

Ada orang nak kejar G7 (7 gunung tertinggi di semenanjung) Tapi aku belum sampai ke tahap tu lagi. Mana orang ajak, aku pergi. Haha. Setakat ni kepuasan aku adalah menjejakkan kaki di puncak tertinggi Borneo(Kinabalu tahun lepas) dan pundak tertinggi Semenanjung Malaysia; Gunung Tahan. Hoyeah!

Sedikit info mengenai Gunung Tahan.

Lokasi: Pahang.
Ketinggian: 2,187 meter (7,175 kaki)

Terdapat 2 trail popular untuk sampai ke Gunung Tahan iaitu samada melalui Merapoh(Kuala Juram) atau Kuala Tahan. Trail Kuala Tahan adalah trail yang pertama ditemui sejak tahun 1881. Ia lebih mencabar, lebih jauh dan memakan masa sehingga 7 hari manakala trail Kuala Juram adalah trek yang baru dibuka pada Ogos 1993 dan memerlukan 4 hari untuk pergi dan balik.

Tanpa membuang masa, berikut adalah travel log selama empat hari 3 malam yang dibahagikan kepada 4 episod(Part I, II, III & IV)

Travel log hari pertama, 5 April 2011;

6:00 AM – Tiba di Stesen Keretapi Merapoh
7:30 AM – Breakfast
8:13 AM – Bergerak masuk ke Taman Negara Sungai Relau
9:45 AM – Briefing selepas declare barang
10:15 AM – Bertolak dengan 4WD ke Kuala Juram
10:45 AM – Tiba di Kuala Juram
11:15 AM - Pendakian bermula!
12:15 PM – Tiba di Kuala Luis dan berehat selama 20 minit
2:15 PM - Tiba di Kem Lata Luis
4:00 PM - Tiba di Kem Kor
8:30 PM - Mimpi indah (Dalam hujan rintik-rintik)

Total 36 Photos

Mari kita kaji kedua-dua trail sebelah menyebelah. Empat hari vs. tujuh hari. Tepuk dada tanya nak yang mana, dada kata ikot yang empat hari saja sebab aku noob dan tak training langsung. Ade la naik Gunung Datuk sebulan sebelum tu. Haha.

2. Berikut adalah sedikit pesanan pihak bertanggungjawab. 44.9km(one way) secara total. (Kata Lair ini calculation straight line pakai GPS. Jarak sebenar on foot pusing-pusing bukit mungkin lagi jauh) Empat hari adalah tempoh perjalanan standard tanpa sebarang masalah teknikal.

3. Keseluruhan barang persendirian termasuk seluar dalam warna fink bergambar Ultraman. Haha. Paling penting.. ah semua tu penting la samdol! Kalau tak, takde maknanya aku nak pikul berkilo-kilo atas belakang.

4. Berat beg baru aku dengan barang-barang persendirian tadi. Sepuluh kilo sahaja. Tanpa air minum 3 liter(3 kilo), kamera (sekilo lebih) Sampai sana topup lagi sedikit sebanyak bayang-barang catuan seperti beras dan lain-lain.

5. Pepagi pukul 6 sampai di Merapoh. Semayang subuh dekat masjid berdekatan dan terus bersiap pakai uniform hiking. Lepastu gerak cari breakfast. Sejuk beb pepagi dekat Merapoh ni. Stesen ketapi dia kecik saja dan ketapi hanya akan berhenti amik orang upon request kalau harga tiket terkumpul lebih dari RM200. Kalau tak, pegi naik dekat Gua Musang le.

6. Di Merapoh, selain pergi hiking, boleh juga pergi kenduri Niti & Faleh. Haha.

7. Selepas sembang dengan guide, didapati beras tidak cukup jadi kami tambah lagi 5 kilo. Bahagi 5 orang. Ha pikul la kau.

8. Pak Teh ready nak bawak kitorang masuk ke Taman Negara dengan 4WD yang hebat. Penuh dengan 10 ekor beg besar.

9. Sampai di Taman Negara Sungai Relau, terus bukak balik beg besar tu, tabur semua barang. Declare satu-satu benda yang akan dibawa masuk hutan. Kira semua bungkusan plastik, bateri, botol, tin. Pakaian termasuk spender ultraman tadi.

10. Lepastu pendaftaran, pusing-pusing dulu bilik pameran sebagai warm up mental sebelum hiking. Selepas itu sedikit briefing oleh tuan ranjer. Foto menunjukkan jari yang agak-agak tunjk kat mana nak start pancit dan timbul rasa menyesal pegi masuk hutan. Haha.

11. Maka bermulalah perjalanan kami jauh dari ketamadunan menaiki 4WD sejauh 13kilometer dari Sungai Relau ke starting point Kuala Juram.

12. Muka-muka gembira. Ada yang tak pakai thights pon. Kagum aku. Haha. Tapi alhamdulillah semuanya tak diserang pacat yang ganas.

13. Tobat laju Pak Teh bawak 4WD ni. Lelebih lagi masa dia lajak nak naik bukit. Roller-coaster siot! Nak angkat tangan dan jerit "wheeeeeeeeeeeee" tapi takot tercampak keluar lak. Haha.

14. Kuala Juram adah salah satu santuari Ikan Kelah Taman Negara. Kat sini dilarang sama sekali memancing atau tangkap buat naik ikan kelah tersebut. Kata Pak Teh, kalau buat naik sekor nanti semua ikan akan merajuk tanak jumpe manusia. Kalau Pak Teh tipu aku, aku pon tipu korang la. Haha.

15. Ada Lata Bunian lah! *ok dalam hati sedikit cuak*

16. Muka kerek lagi ni sebab lom kena penangan hutan belantara lutut bertemu dagu. Haha. Juga kene pakai semat. (baju tuck in dalam) Haha. Kacak bukan? Takot pacat la katakan kang depa naik kasi love bite kat ketiak lak. Hehe.

17. Azam membacakan doa agar semuanya selamat pergi dan pulang. (anak sapa laaaa kitorang niiiihhh seswai dibuat menantu hoh!)

18. Jambatan gantung ini yang akan dirindu serindunya pada 3 hari yang mendatang. Haha.

19. Jambatan gantung permulaan trek ke Gunung Tahan. Naik ni sambil nyanyi lagu "Goyang-goyang, goyang kepala goyang". Haha.

20. Sungai pertama kene cross. Dalam kepala aku satu je. Lepasni mesti pesta kempen derma darah. Tapi aku apa takut? Aku dah pakai kacak baju tuck in mcm nak pegi opis. (padahal pegi opis pon tak penah tuck in) Haha.

21. Selepas bermain air, kita panjat batang pokok lak. Sekali kene seronok. tiga empat kali macam ni naik menyampah la pulak. Haha. Lepastu trekking dengan kasut/stokin basah. Cepelet, cepet, cepet. Kaki pon rasa suam. Haha.

22. Awal-awal memang begini. Semua rapat-rapat. Dekat-dekat. Tapi jangan pegang-pegang. Haha Lama-lama pecahla jadi dua group. Group laju dan group sipud. Aku group mana? Aku group sweeper. Haha. (nama cool bagi sipud)

23. Bila cross sungai, bukak semua chest strap, waist strap sebagai langkah berjaga-jaga. So, bila jatuh dan hanyut lepaskan saja bag itu. Kalau tak nanti akan kene drag sekali arus atau tenggelam bersamanya. Naik atas darat baru strap balik. Sekian pesanan penaja.

24. Air melo. Tak nampak apa yang dipijak. Agak cuak walaupun air tu paras lutut je. Mana la tahu tetibe ade lobang ke ape ke. Kan kan kan?

25. Takdok le dalam sangat tapi basoh le ponggom awok... (The river is not too deep. Only warm-warm deep. Not knee deep. Not waist deep. It's ass deep. LOL)

26. Bapak besar wei pokok ni. takleh nak peluk dah lebo dia.

27. Melalui tepi lereng bukit yang ada sungai dibawahnya dengan kadang-kadang menlalui anak sungai dan tali air.

28. Kadang-kadang ada trek yang curam kebawah begini. Selalunya curam ke atas. Mana-mana pon tak kesah la. Azab naik atau turun lebih kurang je. OK tipu. Turun lebih nyaman sebenarnya. Hehe.

29. Kulat ni basar gila cakap aku. Ade la sebesar dulang kot. Sepatutnya aku amik gamba beliau bersama seorang manusia. Baru nampak betapa besar dia. Erm.. um.. takpelah. Haha.

30. Pokok nik akar dia terkeluo macam pokok bakau yo!

31. Ni sungai ke 2 kot. Tengok tu Pa'an dah senget sebab salah step. Kat sini aku chill lagi cross sungai dengan kamera selamba strap deat dada. Kalau tergolek dalam sungai mmg nanges aku 4 hari 4 malam.

32. Air dia tak deras sangat. Air dia tak dalam. Air dia tak jernih sangat. Tapi kalau jatuh tu kompem hanyut sejauh beberapa sentimeter.

33. Cendawan! Eh kulat! Eh cendawan! Eh apa tah tapi kaler oren la tapi rasa belum tentu oren. Mungkin rasanya seperti stokin. Haha.

34. Pokok apa tah. Besar nak mampus daun dia. Boleh buat tempat berlindung kalau hujan lebat. Wow!

35. Seres aku cuak nak cross sungai ni. Tang ni aku simpan kamera bila nak cross. Aku tak kompiden. (Sayang wei kemere tu sekor je aku ade) Depa mesti menyampah tunggu aku lambat bungkus kamera dalam bag. Hehe.

36. Kuala Luis. Ini adalah sungai yang paling menakutkan. Silap tektik jatuh dalam jeram tu. Dahle banyak batu. Tapi takde masalah bagi orang berani macam aku. Haha dah settle belagak le yeop!

Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
Gunung Tahan: Kuala Juram(Merapoh)-Tahan-Kuala Juram - Part I, 10.0 out of 10 based on 1 rating

Related posts:

  1. Gunung Tahan: Kuala Juram(Merapoh)-Tahan-Kuala Juram – Part IV
  2. Gunung Tahan: Kuala Juram(Merapoh)-Tahan-Kuala Juram – Part III
  3. Gunung Tahan: Kuala Juram(Merapoh)-Tahan-Kuala Juram – Part II
  4. Trans Cameron: Gunung Jasar-Perdah – Part I
  5. Gunung Ledang – Part I
Tags: , , ,

06 di jerantut - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di jerantut - Google Blog Search


GEMPAR - DS NAJIB BERTANDING <b>DI JERANTUT</b>

Posted: 09 Mar 2012 05:32 AM PST


JERANTUT, 9 Mac – UMNO Jerantut menyerahkan kepada Badan Perhubungan UMNO Pahang berhubung hasrat Anggota Parlimen Jerantut Tan Sri Tengku Azlan Sultan Abu Bakar yang mahu berundur pada pilihan raya umum ke-13 nanti.
Timbalan Ketua UMNO Jerantut, Datuk Wan Amizan Wan Abdul Razak juga meminta semua pihak terutamanya di bahagian berkenaan, agar tidak membuat sebarang spekulasi berhubung hasrat Tengku Azlan itu.
"Selama tiga penggal sebagai Ketua UMNO Bahagian Jerantut, Tengku Azlan merupakan pemimpin yang cukup berjasa terhadap UMNO di sini.
"UMNO di sini menganggap beliau sebagai tokoh perpaduan setelah mengambil ahli tugas sebagai Ketua UMNO di sini yang berupaya menjernihkan kembali hubungan di kalangan ahli UMNO yang pernah berpecah dan berpuak-puak sebelum ini," katanya di sini.
Tengku Azlan merupakan Anggota Parlimen Jerantut sejak tiga penggal lepas dan pada pilihan raya umum 2008 beliau berjaya mengekalkan kerusi itu selepas menewaskan calon Pas, Dr Hamzah Jaaffar dengan majoriti 1,946 undi.
Tengku Azlan sebelum ini pernah beberapa kali melahirkan hasratnya untuk tidak lagi bertanding di kerusi Parlimen Jerantut dan terbaharu dua hari lepas.
Tengku Azlan, 62, dilapor berkata beliau mahu bersara daripada arena politik dan memberi perhatian terhadap tugas kemasyarakatan dan badan-badan kebajikan.
Wan Amizan yang juga Ketua Pemuda UMNO Jerantut turut meminta semua pihak bersatu bagi menghadapi pilihan raya umum akan datang, dan tidak terjejas dengan sebarang keputusan yang dibuat UMNO Pahang berhubung perkara itu.
"Saya berharap anggota UMNO di semua peringkat di sini bertenang dan terus menumpukan kegiatan atau program seperti biasa, iaitu proaktif dengan gerak gempur jentera parti untuk menghadapi pilihan raya umum ke-13.
"Jentera gerak gempur menghadapi pilihan raya umum ke-13 sudah lama bergerak aktif dan kini  giat memfokus penambahan anggota UMNO khususnya meyakinkan pengundi muda di kawasan Parlimen Jerantut," katanya.
SUP - PAYAH-PAYAH SANGAT, NAJIB JADI MP JERANTUT, LAGI SELAMAT.

06 di kuantan - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di kuantan - Google Blog Search


KPKK anjur sesi penerangan mengenai LYNAS <b>di Kuantan</b> April ini <b>...</b>

Posted: 10 Mar 2012 01:51 PM PST

Posted on March 11, 2012, Sunday

SUNGAI PETANI: Kementerian Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan (KPKK) akan menganjurkan satu sesi penerangan untuk menjelaskan isu kilang memproses nadir bumi Lynas yang dimanipulasi oleh pembangkang pada Program Komuniti 1Malaysia di Kuantan, bulan depan.

Menterinya, Datuk Seri Dr Rais Yatim berkata, penerangan bertujuan memberi gambaran sebenar mengenai projek itu kepada masyarakat setempat serta mematahkan dakwaan pembangkang yang telah memberi gambaran negatif mengenai Lynas.

"KPKK sedang merancang perhimpunan besar-besaran Program Komuniti 1Malaysia di Kuantan April ini dengan harapan ribuan rakyat datang untuk mendengar penjelasan kerajaan.

"Wawancara dengan penduduk di pintu gerbang kawasan binaan Lynas juga akan dibuat agar orang ramai tahu gembar-gembur projek itu memudaratkan kesihatan rakyat tidak berasas,"  kata Rais kepada pemberita selepas merasmikan program Komuniti 1Malaysia Merakyatkan Seni dan Budaya (PMS) anjuran Jabatan Kebudayaan dan Kesenian Negara dan badan-badan bukan kerajaan (NGO) di sini, semalam.

Turut hadir Ketua Setiausaha kementerian, Datuk Seri Kamaruddin Siaraf, Setiausaha Badan Perhubungan UMNO Kedah, Datuk Othman Aziz dan Pengerusi Pertubuhan Gerak Seni Warisan 1Malaysia, Adnan Abdullah Sabil.

Rais berkata, beberapa pihak khususnya pembangkang dan beberapa NGO berusaha mengambil kesempatan mempolitikkan isu tersebut sehingga mengelirukan rakyat.

"Jadi adalah wajar bagi kerajaan untk menjelaskan kepada masyarakat khususnya penduduk Kuantan mengetahui perkara sebenar agar tidak terus terpengaruh dengan pembangkang," katanya. — Bernama

Menurutnya Gasasan 1Malaysia dan program transformasi kerajaan yang diperkenalkan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak semakin mendapat tempat di hati masyarakat Malaysia.

"Perubahan yang dibawa Perdana Menteri untuk kebaikan bersama. Mesej-mesej yang disampaikan makin jelas menunjukkan keikhlasan kerajaan untuk membantu rakyat. Bantuan Rakyat 1Malaysia (BR1M), program bantuan sekolah dan pelarasan gaji kakitangan kerajaan adalah contoh jelas," tambahnya.

Pada majlis itu beliau menyampaikan komputer riba kepada 10 pelajar sekolah menengah dalam Parlimen Sungai Petani dan 25 lagi kepada NGO Seni Budaya serta sumbangan makanan kepada 20 penduduk serta dua kerusi roda. — Bernama

06 di lanchang - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di lanchang - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di lanchang</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Mar 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di lanchang</b> - Google Blog Search

Posted: 03 Feb 2012 06:03 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di lanchang</b> - Google Blog Search

Posted: 03 Feb 2012 06:03 PM PST

URL Sumber Asal :-

Nasib Ibu tunggal <b>di</b> Sg. <b>Lanchang</b> bakal terbela. ~ Anak Bagan <b>...</b>

Posted: 23 Jan 2012 10:34 PM PST


Berita Harian 23 Januari 2012 telah  melaporkan seorang ibu tunggal dari Sg. Lanchang, Bagan Datoh iaitu Temah Bt. Jantan yang  kesempitan hidup akibat bantuan Baitulmal yang diberikan kepadanya sebelum ini secara tiba-tiba dihentikan tanpa sebarang makluman daripada pihak Baitulmal Teluk Intan.Diatas keprihatinan YB Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi, Ahli Parlimen Bagan Datoh melalui wakilnya daripada Pejabat Ahli Parlimen, satu lawatan ke rumah Pn. Temah telah diadakan hari ini bagi menyampaikan sedikit sumbangan peribadi dari YB Ahli Parlimen bagi meringankan bebanan yang ditanggung oleh Pn. Temah. Justeru itu, Pusat Khidmat Ahli Parlimen Bagan Datoh memanjangkan perkara ini kepada pihak JAIP dan Baitulmal Teluk Intan mengenai permasalahan yang dialami beliau sekeluarga.  Adalah diharapkan pihak JAIP dan Baitulmal dapat membantu menyambung semula bantuan yang telah diberikan ini agar Puan Temah dapat menjalani hidup dengan lebih selesa.  Keperihatinan YB Ahli Parlimen Bagan Datoh sejajar dengan slogan " Rakyat didahulukan Pencapaian Diutamakan".

The Spirit of Lubok Kawah/Semangat Lubok Kawah: Orang UMNO <b>...</b>

Posted: 03 Feb 2012 06:12 PM PST

Hujan lebat ngat semalam, koi tak dapat nak gi kampong-kampong, so koi minumlah di kedai kopi.  Elok ngat minum di situ kerana rupa-rupanya ada pulok dua tiga orang kenalan lama, orang UMNO yang dulunya kawan-kawan koi belaka, seorang bekas Ketua Kampong.  Mereka tu dulu sokong koi masa koi bertanding sebagai Naib Ketua UMNO Bahagian Temerloh.  Kami masih mesra hanya taklah semesra dulu kerana kini dah lain-lain boat.
Mat (bukan nama sebenar) tanya koi, "Haji bertanding tak dalam pilihanraya ni?" Koi jawab mudah, kalau ikutkan hati, tak ndak tanding, tapi manakan tau kalau parti suruh koi tanding lagi.
"Tanding kat mana?" Abu (bukan nama sebenar) bertanya, "kalau-kalau bertanding kat Temerloh bolehlah kami tolong!  Ramai ahli-ahli UMNO yang masih menyokong Haji."
Koi jawab bahawa koi tak ndak bertanding dah, tapi kalau parti suruh juga, koi akan bertanding di tempat koi buat kerja iaitu di DUN Jenderak, dan koi bayangkan bahawa parti sudah pun menetapkan calon selain dari aku disana.
Kemudian semakin rancaklah cerita jadi calon di Parlimen Temerloh dikalangan pimpinan mereka dan koi rakamkan perbualan kami seperti yang terpapar disini.
Dengar-dengar ceritanya, Mohd Sarkar pun berminat bertanding Parlimen kerana dia nampaknya tak dapat menggantikan Tok Nan menjadi Menteri Besar; dah berbalah pandangan antara Sarkar dengan Sarifuddin.  Dan mereka menyatakan bahawa Sharifuddin dah tak se jalan dengan Dato Najib, selalu sangat mengambil pendirian yang berbeza dengan parti.  Isu AUKU, isu demo, isu Anwar, semuanya Sharifudin ni mencanggahi parti.  Nampaknya dia akan digugurkan oleh UMNO, dan rasanya Sharifudin ni lebih sesuai dengan PKR.
Sarkar pun tak disenangi oleh orang Lanchang kerana dia ni kuat sangat gunakan kroni-kroni, dan kalau dia tak bertanding Parlimen, orang UMNO Lanchang dah tak berminat kepadanya untuk DUN Lanchang; tapi kalau Sarkar bertanding di Parlimen Temerloh, rasanya dia kalah.
Sharifudin tu disukai oleh pengundi-pengundi tapi dia dah tak disenangi oleh pemimpin-pemimpin UMNO.  DUN Kuala Semantan menjadi rebutan sangat.  Kawasan ni milik pembangkang PAS.  Anuar Yunus adalah calon popular, tapi dia ni menghadapi kes di Mahkamah, dan lagipun, dia tidak ada ijazah, ada SPM jer, tak sesuai nak jadi wakil rakyat zaman ni.
Ketua Pemuda sekarang ni memang target kawasan tu.  Tapi ada seorang lagi pemimpin Dr Siti Hawa yang minat giler bertanding.
Hanya mereka berdua ni kurang pendedahan.  Kalau Siti Hawa tu, usahkan di seluruh kawasan Kuala Semantan, kawasan kampongnya di Batu 4 pun tak kenal orang dan orang tak kenal dia.  Begitu juga dengan Ketua Pemuda tu.  Mana pernah melawat kampong.  Yang selalu melawat kampong ialah Anuar, tapi dengan dia berhadapan dengan kes Mahkamah, tak mungkin dia jadi calon!
Tapi apa lebihnya pemimpin-pemimpin Pembangkang di Temerloh ni?  Dua kali lima jer dengan pemimpin-pemimpin UMNO.  Jadi sapa-sapa pun jadi calon, tak ada yang popular pun, ah, ini baru sedap berlawan, sama-sama tak dikenali rakyat.
Saya sempat bertanya kepada Mat, Abu dan Din (bukan nama sebenar), kamu nak undi sapa?  "Saya akan undi calon yang aku nampak boleh beri khidmat kepada masyarakat," kata Abu, "Aku tak kira parti, walaupun aku UMNO, tak semestinya calon UMNO boleh berkhidmat kepada rakyat."
"Aku pun serupa," kata Din yang juga seorang bekas Ketua Kampong, "Syed Hamid tu selalu datang kampong aku, dan sentiasa tegur aku, tak semacam wakil rakyat UMNO tu, tak kenal orang tapi kalau orang lain jadi calon pembangkang, aku belum tau lagi nak undi sapa, sebab belum tau lagi kemampuan mana-mana calon. Parlimen, kalau Sharifudin bertanding lagi, aku akan undi dia, tapi kalau Sarkar, susah sikitlah.  Calon Parlimen Pembangkang aku tak kenal, tapi kalau Dato Tuan Ibrahim mungkin aku undi dia!"
"Sayanglah Abang Mi lari ke Kuala Krau, ni kawasan ni, Parlimen Temerloh atau DUN Kuala Semantan, memang kawasan Abang Mi dari dulu lagi, Abang Mi dah bergerak lama di kawasan ni, tapi kalau di DUN Jenderak tu tak dapatlah saya menolong, saya pengundi kawasan ni." kata Mat.

Kembali kepada DUN Lanchang, ramai anak Lanchang nak jadi calon.  "Elok juga Lanchang ni ditandingi oleh anak Lanchang.  Dari zaman Dato Malik, VV Aboo, Dato Bahari sampai ke Sarkar, semuanya orang luar, eloklah Lanchang diberikan kali ini kepada anak Lanchang, tapi biarlah yang senonoh," kata Mat.

"Calon Pembangkang, entahlah kalau bukan anak Lanchang, susahlah nak menang.  Ada cerita kononnya Cikgu Jalaludin akan diletakkan oleh PKR, tapi dia juga menghadapi kes Mahkamah, tapi kalu dia ni bertanding, ada harapan PKR boleh rampas DUN Lanchang ni.  Pilihan kedua ialah Man Kadir, dia ni memang popular di Lanchang, kena pulak dia ni, menjadi buah mulut setiap isi keluarga dengan drama-drama yang dia berlakon dan dia terkenal dengan nama Pak Jabit.  Kalau calon lain, rasanya Pembangkang tak ada peluang di Lanchang, sangat sukar." tegas Mat.

Kami habiskan minuman kami dan roti canai dan kemudian koi beredar, balik kerumah kejap dan lepas itu meneruskan perjalanan ke Kuala Krau.  Tapi hujan lebat turun di Kuala Krau.  Koi habiskan masa dengan Khalid, Penolong Setiausaha PKR Cbg Kuala Krau dan selepas itu Azmi, Naib Ketua datang.  Selepas Maghrib kami pergi makan kat Restoran dekat ngan stesyen keretapi Kuala Krau.  Jam lebih kurang 9.00 malam, saya dan Kak Hendon bertolak ke Temerloh.

06 di kampung awah - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di kampung awah - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di kampung awah</b> - Google Blog Search

Posted: 16 Feb 2012 11:07 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kampung awah</b> - Google Blog Search

Posted: 16 Feb 2012 11:07 AM PST

URL Sumber Asal :-

Malaysia Zoom » Kualiti jalan <b>Kampung Awah</b> ke Bandar Tun Razak <b>...</b>

Posted: 16 Feb 2012 03:05 PM PST

You are here: Home / Wilayah / Kualiti jalan Kampung Awah ke Bandar Tun Razak teruk

Saudara Pengarang,KUALITI jalan raya, bekalan air bersih dan pendidikan merupakan antara perkara utama yang diberi perhatian oleh kerajaan dalam memastikan rakyat menikmati kehidupan lebih baik.

Namun, tidak semua perkara itu dapat ditunaikan kerana terdapat beberapa masalah tertentu yang perlu diberi perhatian tidak kira oleh pemimpin setempat, wakil rakyat dan kerajaan.

Apa yang ingin saya bangkitkan adalah kualiti jalan raya dari Simpang Kampung Awah menghala ke Bandar Tun Abdul Razak Jengka hingga Simpang Felda Jengka 8.

Laluan itu penting kerana kakitangan kerajaan termasuk pegawai Felda, guru, pelajar dan pensyarah berulang alik menggunakannya ke destinasi masing-masing.

Saya sebagai penduduk jati dan anak peneroka Felda Wilayah Jengka merumuskan bahawa kerajaan Persekutuan dan negeri tidak serius menunaikan tanggungjawab membina sebuah rangkaian jalan raya yang baik di kawasan itu.

Jalan utama Kampung Awah ke Bandar Tun Abdul Razak Jengka 8 sangat penting untuk dinaik taraf kerana sejajar dengan kedudukannya sebagai jalan utama ke Jerantut dan Maran.

Daripada perbualan di kedai-kedai kopi, kebanyakan mereka sudah bosan dengan kualiti jalan yang teruk seolah-olah berada di sebuah negara miskin yang baru merdeka.

Kualiti jalan di Felda Jengka 15, Jengka 16 dan Kampung Awah sempit, berlubang serta tidak lurus sekali gus mengundang bahaya kepada pengguna jalan raya.

Saya harap pihak berwajib khususnya wakil rakyat memandang serius perkara itu memandangkan Bandar Tun Razak Jengka menjadi tumpuan bukan sahaja penduduk tempatan, tetapi juga pelancong domestik serta asing yang ingin meninjau kehidupan peneroka di situ.

PENEROKA PRIHATIN

Bandar Tun Razak, Jengka

Dipetik dari Utusan Malaysia

 

BLOG PAHANG

Copyright 2010 All Rights Reserved