ads

Isnin, 9 Julai 2012

06 di ceruk paloh - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di ceruk paloh - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 27 Jun 2012 11:23 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 26 Jun 2012 11:35 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 24 Feb 2012 11:02 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 23 Feb 2012 11:32 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 25 Jun 2011 11:25 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 22 Jun 2011 11:02 PM PDT

Oleh: Gun Gun Heryanto

(Tulisan ini telah dipublikasikan di Seputar Indonesia, 07/05/2011)

Sejarah partai politik (parpol) di Indonesia selalu berulang. Setiap menjelang pemilu selalu ada parpol baru yang muncul dan mencoba peruntungan untuk bersaing pada perhelatan demokrasi lima tahunan.

Kini,wajah-wajah parpol baru pun mulai menampakkan diri ke permukaan, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Nasional Republik (Nasrep),Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI).Tentu,hasrat politis untuk berserikat dalam parpol merupakan hak konstitusional warga negara meskipun upaya mewujudkan hasrat tersebut kerap kali tak dibarengi modal yang kompetitif.

Tipologi Parpol

Tak berlebihan jika kita sebut demokrasi kita saat ini telah menjadi pasar bebas parpol. Siapa pun dapat mendirikan parpol dan berkompetisi dalam pemilu setelah melewati berbagai syarat formal dan lolos menjadi kontestan, baik karena menyiapkan diri maupun karena keahlian para politikus meretas beragam celah aturan main yang tersedia. Pengalaman pada Pemilu 2009, dari 38 parpol yang menjadi kontestan, hanya 9 yang bisa melampaui angka parliamentary threshold (PT) 2,5% dan akhirnya menjadi penghuni rumah rakyat di Senayan. Jika kita amati,paling tidak ada empat tipologi parpol baru yang saat ini mulai beredar.

Pertama, parpol yang diinisiasi oleh elite yang tersisih dari atmosfer kekuasaan parpol besar. Partai Nasdem masuk dalam kategori ini. Sebagaimana kita ketahui, Nasdem tak terpisahkan dari sosok Surya Paloh meskipun secara formal tak diketuai langsung olehnya.Konteks kelahiran Nasdem diawali histori kontestasi Paloh vs Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Saat Paloh tersisih, dia mulai mengejawantahkan hasrat politisnya lewat Nasdem. Memang, secara organisasional Partai Nasdem dipimpin oleh Patrice Rio sebagai ketua dan Ahmad Rofiq sebagai sekretaris jenderal.Namun,publik juga sangat paham bahwa genealogi politik Nasdem bisa dirunut ke Paloh.

Mirip posisi SBY di awal kelahiran Partai Demokrat, tak duduk sebagai ketua umum parpol, tetapi berada di puncak hierarki kebijakan organisasi sehingga memiliki kuasa menentukan arah perjalanan parpol.Paloh dalam konteks ini sedang menjalankan two step models of leadership. Model ini digunakan untuk manajemen tes situasi dan respons khalayak dalam sebuah pasar bebas parpol yang begitu kompetitif. Jika Nasdem di kemudian hari gagal bersaing dalam pasar bebas parpol, orang diharapkan tak akan langsung menunjuk sebagai kegagalan total Paloh karena secara manajerial, organisasi ditukangi oleh orang lain.

Kedua, parpol baru yang muncul dari konflik organisasional yang menyebabkan dualisme kepengurusan. PKBI merupakan parpol produk konflik terbuka antara kubu Muhaimin Iskandar dan putri kedua almarhum Gus Dur,Yenny Wahid.Tertutupnya islah melahirkan keputusan pendirian parpol baru yang sama-sama akan menggarap basis masa kaum nahdliyin. Tentu, modal awal PKBI adalah reference power dari figur Gus Duryang dilekatkan dengan sosok Yenny sehingga diharapkan menjadi katalisator modal sosial, politis, dan finansial bagi ekstensi PKBI ke depan. Jika berbicara ceruk pasar kaum nahdliyin yang sangat potensial, tentu kehadiran PKBI sedikit banyaknya akan merugikan eksistensi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014.

Ketiga, parpol produk agregasi politik dari beberapa kekuatan yang telah ada sebelumnya. Partai Persatuan Nasional (PPN) merupakan hasil fusi dari 10 partai kecil. Dalam UU No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik muncul sejumlah pengetatan aturan,misalnya verifikasi parpol yang harus selesai paling lambat akhir 2011, keharusan memiliki kepengurusan di 33 provinsi, 75% kabupaten/kota yang ada di provinsi, serta minimal 50% kecamatan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Belum lagi polemik soal peningkatan angka PT dalam pembahasan RUU Pemilu Legislatif yang dirasakan kian mengancam eksistensi parpol-parpol kecil.Maka,setelah mengalkulasi hitung-hitungan politik ke depan,10 parpol kecil itu akhirnya bersepakat melakukan fusi.

Keempat, parpol baru pengusung romantisme sejarah Orde Baru.Pasca-Reformasi selalu ada tipe parpol yang jualan utamanya adalah kedigdayaan politik Soeharto. Misalnya, menjelang Pemilu 2004, tepatnya 9 September 2002, didirikan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) oleh Jenderal (Purn) Hartono yang menggandeng Siti Hardijanti Rukmana sebagai salah satu deklarator. Napas serupa sepertinya kini juga ada pada parpol Nasrep dengan memosisikan Tommy Soeharto sebagai modal dasar pergerakan Nasrep.

Persaingan

Keberadaan parpol dengan identitas baru, tetapi tipologi lama ini sepertinya berat bersaing di era demokrasi pasar bebas. Pertama, munculnya titik jenuh khalayak terhadap keberadaan parpol. Sikap dan perilaku politik para politikus lintas parpol nyaris seragam, yakni kurang merepresentasikan aspirasi rakyat.Sementara parpol baru yang hadir tak memiliki cukup nilai distingtif yang bisa memberi impresi sekaligus referensi baru bagi pemilih. Kedua, parpol baru pun masih terjebak pada identifikasi citra simbolik elite daripada jejaring kader ideologis. Misalnya lebih mengedepankan nama-nama besar Surya Paloh, Yenny Wahid (Gus Dur),Tommy (Soeharto). Ketiga, regulasi yang lebih ketat baik dalam UU Parpol maupun dalam UU Pemilu.Tentu, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi parpol baru.

Peluang parpol baru memang kecil,terutama jika mereka tak mampu mentransformasikan gagasan dan hasrat politis mereka di level kerja praktis, jejaring kader dan massa mengambang, figur,sumber finansial, serta berbagai pendekatan marketing politik berbasis komunitas. Ke depan pasar bebas parpol di Indonesia seharusnya memasuki fase konsolidasi, bukan terus-menerus menjadi ajang pencarian peruntungan para petualang.●

Tulisan ini bisa diakses di web Sindo:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397160/

Sumber gambar:

www.monitorindonesia.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

BLOG PAHANG: 06 <b>di ceruk paloh</b> - Google Blog Search

Posted: 18 Jun 2011 11:43 PM PDT

Oleh: Gun Gun Heryanto

(Tulisan ini telah dipublikasikan di Seputar Indonesia, 07/05/2011)

Sejarah partai politik (parpol) di Indonesia selalu berulang. Setiap menjelang pemilu selalu ada parpol baru yang muncul dan mencoba peruntungan untuk bersaing pada perhelatan demokrasi lima tahunan.

Kini,wajah-wajah parpol baru pun mulai menampakkan diri ke permukaan, antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Nasional Republik (Nasrep),Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI).Tentu,hasrat politis untuk berserikat dalam parpol merupakan hak konstitusional warga negara meskipun upaya mewujudkan hasrat tersebut kerap kali tak dibarengi modal yang kompetitif.

Tipologi Parpol

Tak berlebihan jika kita sebut demokrasi kita saat ini telah menjadi pasar bebas parpol. Siapa pun dapat mendirikan parpol dan berkompetisi dalam pemilu setelah melewati berbagai syarat formal dan lolos menjadi kontestan, baik karena menyiapkan diri maupun karena keahlian para politikus meretas beragam celah aturan main yang tersedia. Pengalaman pada Pemilu 2009, dari 38 parpol yang menjadi kontestan, hanya 9 yang bisa melampaui angka parliamentary threshold (PT) 2,5% dan akhirnya menjadi penghuni rumah rakyat di Senayan. Jika kita amati,paling tidak ada empat tipologi parpol baru yang saat ini mulai beredar.

Pertama, parpol yang diinisiasi oleh elite yang tersisih dari atmosfer kekuasaan parpol besar. Partai Nasdem masuk dalam kategori ini. Sebagaimana kita ketahui, Nasdem tak terpisahkan dari sosok Surya Paloh meskipun secara formal tak diketuai langsung olehnya.Konteks kelahiran Nasdem diawali histori kontestasi Paloh vs Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Saat Paloh tersisih, dia mulai mengejawantahkan hasrat politisnya lewat Nasdem. Memang, secara organisasional Partai Nasdem dipimpin oleh Patrice Rio sebagai ketua dan Ahmad Rofiq sebagai sekretaris jenderal.Namun,publik juga sangat paham bahwa genealogi politik Nasdem bisa dirunut ke Paloh.

Mirip posisi SBY di awal kelahiran Partai Demokrat, tak duduk sebagai ketua umum parpol, tetapi berada di puncak hierarki kebijakan organisasi sehingga memiliki kuasa menentukan arah perjalanan parpol.Paloh dalam konteks ini sedang menjalankan two step models of leadership. Model ini digunakan untuk manajemen tes situasi dan respons khalayak dalam sebuah pasar bebas parpol yang begitu kompetitif. Jika Nasdem di kemudian hari gagal bersaing dalam pasar bebas parpol, orang diharapkan tak akan langsung menunjuk sebagai kegagalan total Paloh karena secara manajerial, organisasi ditukangi oleh orang lain.

Kedua, parpol baru yang muncul dari konflik organisasional yang menyebabkan dualisme kepengurusan. PKBI merupakan parpol produk konflik terbuka antara kubu Muhaimin Iskandar dan putri kedua almarhum Gus Dur,Yenny Wahid.Tertutupnya islah melahirkan keputusan pendirian parpol baru yang sama-sama akan menggarap basis masa kaum nahdliyin. Tentu, modal awal PKBI adalah reference power dari figur Gus Duryang dilekatkan dengan sosok Yenny sehingga diharapkan menjadi katalisator modal sosial, politis, dan finansial bagi ekstensi PKBI ke depan. Jika berbicara ceruk pasar kaum nahdliyin yang sangat potensial, tentu kehadiran PKBI sedikit banyaknya akan merugikan eksistensi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014.

Ketiga, parpol produk agregasi politik dari beberapa kekuatan yang telah ada sebelumnya. Partai Persatuan Nasional (PPN) merupakan hasil fusi dari 10 partai kecil. Dalam UU No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik muncul sejumlah pengetatan aturan,misalnya verifikasi parpol yang harus selesai paling lambat akhir 2011, keharusan memiliki kepengurusan di 33 provinsi, 75% kabupaten/kota yang ada di provinsi, serta minimal 50% kecamatan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Belum lagi polemik soal peningkatan angka PT dalam pembahasan RUU Pemilu Legislatif yang dirasakan kian mengancam eksistensi parpol-parpol kecil.Maka,setelah mengalkulasi hitung-hitungan politik ke depan,10 parpol kecil itu akhirnya bersepakat melakukan fusi.

Keempat, parpol baru pengusung romantisme sejarah Orde Baru.Pasca-Reformasi selalu ada tipe parpol yang jualan utamanya adalah kedigdayaan politik Soeharto. Misalnya, menjelang Pemilu 2004, tepatnya 9 September 2002, didirikan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) oleh Jenderal (Purn) Hartono yang menggandeng Siti Hardijanti Rukmana sebagai salah satu deklarator. Napas serupa sepertinya kini juga ada pada parpol Nasrep dengan memosisikan Tommy Soeharto sebagai modal dasar pergerakan Nasrep.

Persaingan

Keberadaan parpol dengan identitas baru, tetapi tipologi lama ini sepertinya berat bersaing di era demokrasi pasar bebas. Pertama, munculnya titik jenuh khalayak terhadap keberadaan parpol. Sikap dan perilaku politik para politikus lintas parpol nyaris seragam, yakni kurang merepresentasikan aspirasi rakyat.Sementara parpol baru yang hadir tak memiliki cukup nilai distingtif yang bisa memberi impresi sekaligus referensi baru bagi pemilih. Kedua, parpol baru pun masih terjebak pada identifikasi citra simbolik elite daripada jejaring kader ideologis. Misalnya lebih mengedepankan nama-nama besar Surya Paloh, Yenny Wahid (Gus Dur),Tommy (Soeharto). Ketiga, regulasi yang lebih ketat baik dalam UU Parpol maupun dalam UU Pemilu.Tentu, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi parpol baru.

Peluang parpol baru memang kecil,terutama jika mereka tak mampu mentransformasikan gagasan dan hasrat politis mereka di level kerja praktis, jejaring kader dan massa mengambang, figur,sumber finansial, serta berbagai pendekatan marketing politik berbasis komunitas. Ke depan pasar bebas parpol di Indonesia seharusnya memasuki fase konsolidasi, bukan terus-menerus menjadi ajang pencarian peruntungan para petualang.●

Tulisan ini bisa diakses di web Sindo:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397160/

Sumber gambar:

www.monitorindonesia.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

06 di janda baik - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di janda baik - Google Blog Search


<b>Janda Baik</b> | allMalaysia.info

Posted: 29 Jun 2012 01:23 AM PDT

Once a well-kept secret, Janda Baik is now gaining some attention among travellers as a peaceful getaway, conveniently located near Kuala Lumpur.

There are several versions to the story of how Janda Baik got its name. Some believe that it was the spot where an Orang Asli couple reunited. Others share a tale about how the place was named after a widow who helped nurse a wounded mercenary during a civil war in Selangor – the man was so grateful that he named the place "Janda Baik" or Good Widow.

Janda Baik is a hilly area situated on the Main Range or Banjaran Titiwangsa of Peninsular Malaysia and provides city dwellers an opportunity to enjoy fresh air and tropical greenery.  This area consists of a small village, with a population of over 1,000 people.  Its main attraction is the lush jungle and cool climate, a result of being located between 600 and 800 metres above sea level, making it a perfect retreat from the busy city.

Tanarimba

A view of Janda Baik as seen from one of the homestay bungalows of Tanarimba.

Some feel that Janda Baik is nothing more than a sleepy town, but the fact remains it is dotted with many lovely hotels, homestays and eco-resorts.

Places like Saufiville Boutique Resort, located about 550m above sea level, offers its guests breathtaking views of hills and mountains. Then there's Sailor's Rest, a quaint place that offers visitors a homestay experience.  Travellers who enjoy traditional Malay cuisine can sample dishes at Andak's Place and Sha'az Corner, while tasty snacks are available at Kedai Goreng Pisang Simpang Tiga.

Outdoor enthusiasts would also find Janda Baik to be very much to their liking. There are training camps for organisations to conduct training or team-building activities, making it a popular site for weekend activities.  Camping grounds are available too, along with facilities to conduct activities like water rafting, fishing, flying fox and abseiling.


Map: Janda Baik


06 di kuala rompin - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di kuala rompin - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 29 Jun 2012 07:12 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 05 Jun 2012 07:17 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 06 May 2012 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 06 May 2012 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 18 Apr 2012 07:38 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Mar 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 05 Mar 2012 07:25 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Feb 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Feb 2012 07:23 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 03 Feb 2012 07:28 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 01 Feb 2012 07:34 PM PST

URL Sumber Asal :-

Pengembaraan Pulang Ke <b>Kuala Rompin</b> | Aku Linglung

Posted: 04 Jan 2012 04:00 PM PST

Gua pernah bercita-cita hendak membuat pengembaraan solo mengelilingi sesuatu tempat ketika gua masih bujang dulu. Tidak kira lah pengembaraan mengelilingi Subang Jaya ke, pusing Sunway Lagoon ke, ekspedisi mengelilingi Semenanjung Malaysia ataupun mengayuh basikal mengelilingi dunia. Semua ni gua ada terfikir-fikir masa bujang dulu sebelum tidur. Semua tu gua hendak tulis dalam sebuah catatan yang boleh dikongsi dengan semua rakyat jelata.

Tapi sekarang, tak bujang itu sudah satu hal. Keduanya, jalan hendak balik ke Kuala Rompin ni pun gua risau-risau juga kot-kot la dah berubah banyak. Nanti malu juga, duduk merantau di Kuala Lumpur tak sesat, tapi pulang ke kampung sendiri boleh tak ingat jalan.

Apa cerita?

Padu juga gua punya risau tu.

Baiklah. Gua rasa enjin kereta Malaysia gua pun dah suam-suam dah di parkir kereta tu. Jadi ada baiknya gua berlepas dulu. Doakan pengembaraan gua pulang ke Kuala Rompin ini selamat dan penuh pengalaman dan cabaran bermakna setanding dengan pengembaraan Nobita dan rakan-rakan ke kerajaan air.

Tumbukan padu ke udara!

*******


# Mahakarya gua Sperma Cinta dah dimiliki ribu orang jugak kalau dikira-kira. Pehh! Terima kasih yek :)
# Buku pertama daripada gua untuk tahun 2012 Jusoh Turbo. Cobalah rasa sendiri.
# Buku Sperma Cinta 3 in 1. Dah macam air neskepe bunyi dia.
# Yang ni pulak Sperma Cinta 8 in 1. Lagi padu!

Share

Full content generated by Get Full RSS.

Pengumuman Kiosk TM <b>Kuala Rompin</b>,Pahang | Jalur Lebar.NeT

Posted: 14 Jan 2012 08:12 AM PST

PENGUMUMAN

Bermula tahun 2012, Pihak kami akan melantik beberapa orang wakil jualan yang SAH untuk menjalankan aktiviti jualan di beberapa buah negeri. Buat masa ini, pelantikan masih lagi dibuat dan penyusunan masih lagi dalam peringkat awal.

Sehubungan dengan itu, pihak kami, HAFIZ COMPUTER SERVICES selaku wakil jualan sah TM ingin memaklumkan kepada anda bahawa kami tidak melantik secara rasmi mana-mana wakil jualan yang mana telah menggunakan nama kami untuk membuat jualan. Sebarang masalah kelewatan permohonan, promosi , yang telah ditawarkan kepada anda, kami tidak bertanggungjawab.

 Sila berhubung terus dengan saya HAFIZAL di talian 019-9377794 yang mana tinggal di kawasan Kuala Rompin, Pekan, Muadzam Shah, Kuantan dan Endau Johor atau anda boleh datang terus ke kaunter kami. Buat masa ini, kami hanya menjalankan aktiviti jualan dan promosi melalui talian hotline ini sahaja. Tidak menggunakan talian lain.

Harap Maklum

Hafizal

Penolong Pengurus

Hafiz Computer Services

Kepada yang berminat, anda boleh memohon perkhidmatan TM Broadband dan talian tetap sama ada melalui online di sini atau berkunjung ke kaunter TM di :

Pasaraya Nan Demo Sdn. Bhd,

Kiosk 5, Jalan Endau-Rompin, Kuala Rompin, Pahang

* Pasaraya tersebut terletak di sebelah Masjid Tengku Mahkota Abdullah atau masjid besar Rompin.

Hubungi kami di talian 019-9377794 untuk membuat langganan dan sebarang pertanyaan tentang pakej internet dan telefon TM.

Full content generated by Get Full RSS.

Kembara 4 | Aku Linglung

Posted: 31 Jan 2012 05:06 AM PST

Sepanjang perjalanan dari Pekan ke Kuala Rompin, gua perati-perati juga kiri dan kanan jalan mengecam perbezaan yang telah berlaku. Pun begitu, pengecaman hanya gua lakukan secara ala kadar sahaja kerana pemanduan gua memerlukan tumpuan untuk menengok ke depan jalan, bimbang nanti ada kerbau atau lembu kampung melintas dengan semberono, menggelabah biawak pula gua nanti hendak memacu kereta mengelakkan dia.

Sepanjang pengecaman yang gua lakukan, gua dapati banyak rumah batu tinggi telah didirikan. Rumah-rumah itu hanya berpintu satu dan tiada tingkap mahupun jendela. Yang ada hanyalah lubang-lubang di sekeliling dinding rumah tidak lebih daripada lubang tikus kebesarannya. Mengikut kata mak gua itu semua adalah sekolah burung. Fuuu! Johan betul burung-burung zaman sekarang sampaikan mak bapa mereka menghantar mereka pergi bersekolah. Adapun budak-budak kita yang memang bersekolah tidak mahu menghadiri sekolah perlu berasa malu dengan hakikat ini. Ye dak?

Namun gua berasa musykil yang teramat kerana jumlah sekolah burung itu banyaknya bukan sebarangan. Beratus-ratus jumlahnya. Akhirnya setelah ditekan-tekan, mak gua memberitahu bahawa itu semua adalah rumah burung walit. Orang-orang membinanya kerana burung walit amat ramai di kawasan itu. Jika burung-burung walit yang ramai ini datang melepak di rumah yang orang-orang kampung bina itu, maka akan menjadilah sarang-sarang burung itu yang menjadi objektif utama rumah burung itu dibina. Khabarnya, sarang burung walit mendapat permintaan yang tinggi daripada negeri China dengan harga yang mengancam dan sedap makan. Patutlah bersemangat sekali orang-orang kampung di sepanjang jalan Pekan ke Kuala Rompin itu membina rumah untuk burung-burung walit menyinggah.

Memandangkan kembara pulang ke Kuala Rompin ini adalah kali pertama gua membawa isteri bersama, maka beliau berasa sangat teruja. Gua cerita ke dia perihal udang galah bapak besar yang menjadi simbolik kepada Kuala Rompin dan juga beberapa fakta menarik yang lain termasuklah boleh ke Pulau Tioman dengan hanya berenang-renang dari pesisir pantai Hiburan di Kuala Rompin terus direct ke pulau itu menambahkan lagi tahap kekaguman beliau dengan kehebatan yang dimiliki oleh Kuala Rompin, jiran negeri Johor.

Malam itu di Kuala Rompin ketika hendak tidur.

"Sedap betul suara katak dan cengkerik kat luar tu. Suara dia aje yang dengarnya.." ujar isteri gua.

"Kat Klompo mana dapat feel macam ni.." balas gua sambil sama-sama menghayati merdunya suara katak dan cengkerik di Kuala Rompin.

Esok paginya, gua bersyukur, "terima kasih katak kerana memberikan pengalaman tidur yang sungguh menakjubkan ini.."

Bini gua pula menyambung, "sedapnya tidur ada katak.."

Gua sengih kerang.

*****

# Mahakarya gua Sperma Cinta dah dimiliki ribu orang jugak kalau dikira-kira. 
# Buku pertama daripada gua untuk tahun 2012 Jusoh Turbo. Cobalah rasa sendiri.

Share

Full content generated by Get Full RSS.
Full content generated by Get Full RSS.

CAHAYA: Suatu pagi <b>di Kuala Rompin</b>

Posted: 31 Dec 2011 02:14 AM PST

sebenaQnya nih 1st time aku menjejakkan kaki ke negeri Pahang Darul Makmur..Syok jugak negeri Pahang nih...hutan2nya masih terpelihara sejuk mata memandang..tujuan aku ke sana adalah untuk menghantar bantuan kepada mangsa2 banjir di sekitar Kuala Rompin, Pahang Darul Makmur..dan perjalanan mengambil masa hampir 6 jam..dan kami pergi menaiki 4x4 dari kelab redah 4x4..orang kata sambil menyelam teguk air begitulah yang boleh diibaratkan bukan sekadar menghantar bantuan jer..aku dan camera tak dapat di pisahkan..seawal subuh aku dah berada di jeti untuk mengambil gamba..bukan senang nak jumpa scene yang menarik macam nih

selesai saja bergambar konvoi terus begerak ke Pekan Kuala Rompin untuk sarapan..tapi tak sempat nak ambik gamba perut lapar hehehehehe...habis ja sarapan. habis ja sarapan kami bergerak ke Desa Wawasan untuk bergotong royong bersama penduduk kampung di situ..lelaki ditugaskan untuk mencuci surau manakala sukarelawan wanita ditugaskan untuk memasak..menu ahri itu di sediakan oleh chef dari ADABI kami hanya membantu potong bawang dan cuci pinggan jer..

makan ramai2 nih memang sedap kan..sampai tak cukup!! apapon aku puas hati misi berjalan seperti yang dirancang..nanti aku sambung citer pasai makanan kat sana pulak Full content generated by Get Full RSS.

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Feb 2012 07:32 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Feb 2012 07:21 PM PST

URL Sumber Asal :-

Kembara 4 | Aku Linglung

Posted: 31 Jan 2012 05:06 AM PST

Sepanjang perjalanan dari Pekan ke Kuala Rompin, gua perati-perati juga kiri dan kanan jalan mengecam perbezaan yang telah berlaku. Pun begitu, pengecaman hanya gua lakukan secara ala kadar sahaja kerana pemanduan gua memerlukan tumpuan untuk menengok ke depan jalan, bimbang nanti ada kerbau atau lembu kampung melintas dengan semberono, menggelabah biawak pula gua nanti hendak memacu kereta mengelakkan dia.

Sepanjang pengecaman yang gua lakukan, gua dapati banyak rumah batu tinggi telah didirikan. Rumah-rumah itu hanya berpintu satu dan tiada tingkap mahupun jendela. Yang ada hanyalah lubang-lubang di sekeliling dinding rumah tidak lebih daripada lubang tikus kebesarannya. Mengikut kata mak gua itu semua adalah sekolah burung. Fuuu! Johan betul burung-burung zaman sekarang sampaikan mak bapa mereka menghantar mereka pergi bersekolah. Adapun budak-budak kita yang memang bersekolah tidak mahu menghadiri sekolah perlu berasa malu dengan hakikat ini. Ye dak?

Namun gua berasa musykil yang teramat kerana jumlah sekolah burung itu banyaknya bukan sebarangan. Beratus-ratus jumlahnya. Akhirnya setelah ditekan-tekan, mak gua memberitahu bahawa itu semua adalah rumah burung walit. Orang-orang membinanya kerana burung walit amat ramai di kawasan itu. Jika burung-burung walit yang ramai ini datang melepak di rumah yang orang-orang kampung bina itu, maka akan menjadilah sarang-sarang burung itu yang menjadi objektif utama rumah burung itu dibina. Khabarnya, sarang burung walit mendapat permintaan yang tinggi daripada negeri China dengan harga yang mengancam dan sedap makan. Patutlah bersemangat sekali orang-orang kampung di sepanjang jalan Pekan ke Kuala Rompin itu membina rumah untuk burung-burung walit menyinggah.

Memandangkan kembara pulang ke Kuala Rompin ini adalah kali pertama gua membawa isteri bersama, maka beliau berasa sangat teruja. Gua cerita ke dia perihal udang galah bapak besar yang menjadi simbolik kepada Kuala Rompin dan juga beberapa fakta menarik yang lain termasuklah boleh ke Pulau Tioman dengan hanya berenang-renang dari pesisir pantai Hiburan di Kuala Rompin terus direct ke pulau itu menambahkan lagi tahap kekaguman beliau dengan kehebatan yang dimiliki oleh Kuala Rompin, jiran negeri Johor.

Malam itu di Kuala Rompin ketika hendak tidur.

"Sedap betul suara katak dan cengkerik kat luar tu. Suara dia aje yang dengarnya.." ujar isteri gua.

"Kat Klompo mana dapat feel macam ni.." balas gua sambil sama-sama menghayati merdunya suara katak dan cengkerik di Kuala Rompin.

Esok paginya, gua bersyukur, "terima kasih katak kerana memberikan pengalaman tidur yang sungguh menakjubkan ini.."

Bini gua pula menyambung, "sedapnya tidur ada katak.."

Gua sengih kerang.

*****

# Mahakarya gua Sperma Cinta dah dimiliki ribu orang jugak kalau dikira-kira. 
# Buku pertama daripada gua untuk tahun 2012 Jusoh Turbo. Cobalah rasa sendiri.

Share

Full content generated by Get Full RSS.
Full content generated by Get Full RSS.

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Mar 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Feb 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Feb 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di kuala rompin</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Feb 2012 07:21 PM PST

URL Sumber Asal :-

Kembara 4 | Aku Linglung

Posted: 31 Jan 2012 05:06 AM PST

Sepanjang perjalanan dari Pekan ke Kuala Rompin, gua perati-perati juga kiri dan kanan jalan mengecam perbezaan yang telah berlaku. Pun begitu, pengecaman hanya gua lakukan secara ala kadar sahaja kerana pemanduan gua memerlukan tumpuan untuk menengok ke depan jalan, bimbang nanti ada kerbau atau lembu kampung melintas dengan semberono, menggelabah biawak pula gua nanti hendak memacu kereta mengelakkan dia.

Sepanjang pengecaman yang gua lakukan, gua dapati banyak rumah batu tinggi telah didirikan. Rumah-rumah itu hanya berpintu satu dan tiada tingkap mahupun jendela. Yang ada hanyalah lubang-lubang di sekeliling dinding rumah tidak lebih daripada lubang tikus kebesarannya. Mengikut kata mak gua itu semua adalah sekolah burung. Fuuu! Johan betul burung-burung zaman sekarang sampaikan mak bapa mereka menghantar mereka pergi bersekolah. Adapun budak-budak kita yang memang bersekolah tidak mahu menghadiri sekolah perlu berasa malu dengan hakikat ini. Ye dak?

Namun gua berasa musykil yang teramat kerana jumlah sekolah burung itu banyaknya bukan sebarangan. Beratus-ratus jumlahnya. Akhirnya setelah ditekan-tekan, mak gua memberitahu bahawa itu semua adalah rumah burung walit. Orang-orang membinanya kerana burung walit amat ramai di kawasan itu. Jika burung-burung walit yang ramai ini datang melepak di rumah yang orang-orang kampung bina itu, maka akan menjadilah sarang-sarang burung itu yang menjadi objektif utama rumah burung itu dibina. Khabarnya, sarang burung walit mendapat permintaan yang tinggi daripada negeri China dengan harga yang mengancam dan sedap makan. Patutlah bersemangat sekali orang-orang kampung di sepanjang jalan Pekan ke Kuala Rompin itu membina rumah untuk burung-burung walit menyinggah.

Memandangkan kembara pulang ke Kuala Rompin ini adalah kali pertama gua membawa isteri bersama, maka beliau berasa sangat teruja. Gua cerita ke dia perihal udang galah bapak besar yang menjadi simbolik kepada Kuala Rompin dan juga beberapa fakta menarik yang lain termasuklah boleh ke Pulau Tioman dengan hanya berenang-renang dari pesisir pantai Hiburan di Kuala Rompin terus direct ke pulau itu menambahkan lagi tahap kekaguman beliau dengan kehebatan yang dimiliki oleh Kuala Rompin, jiran negeri Johor.

Malam itu di Kuala Rompin ketika hendak tidur.

"Sedap betul suara katak dan cengkerik kat luar tu. Suara dia aje yang dengarnya.." ujar isteri gua.

"Kat Klompo mana dapat feel macam ni.." balas gua sambil sama-sama menghayati merdunya suara katak dan cengkerik di Kuala Rompin.

Esok paginya, gua bersyukur, "terima kasih katak kerana memberikan pengalaman tidur yang sungguh menakjubkan ini.."

Bini gua pula menyambung, "sedapnya tidur ada katak.."

Gua sengih kerang.

*****

# Mahakarya gua Sperma Cinta dah dimiliki ribu orang jugak kalau dikira-kira. 
# Buku pertama daripada gua untuk tahun 2012 Jusoh Turbo. Cobalah rasa sendiri.

Share

Full content generated by Get Full RSS.

06 di chenor - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di chenor - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 27 Jun 2012 07:37 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 01 Jun 2012 07:25 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 05 May 2012 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 05 May 2012 07:24 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 02 May 2012 07:10 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 24 Apr 2012 07:33 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 14 Apr 2012 07:42 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Mar 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Mar 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Feb 2012 07:39 PM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Aug 2011 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 05 Jul 2011 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 05 Jul 2011 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Jul 2011 12:00 AM PDT

17 Jun 2011 :

Shift sebelah pagi dari pukul 8.30 pagi-12.00 tengahari di bilik Pesta Konvo bersama Wan.

Janganlah banyak sangat briefing nye. Keh tok gemor menulis report. Yang penting, selama aku duty, kofem nak curi keluar. Beb, dah masuk due date submit assignment. Aku tak print,burn,binding satu habuk lagi ni. Hari ni kedai semua cari pasal aku. Asal aku pergi je, tutup. Mudah-mudahan esok berjalan dengan lancar.

8.15 malam pulak, bengkel pengurusan komunikasi Pesta Konvo. HO HO HO, ada juga kursus komunikasi. Adoiilaahh. NAK PERGI TAK NAK PERGI NAK PERGI TAK NAK PERGI

18 Jun 2011 :

Watikah Perlantikan Seketariat Pesta Konvo di Canselori. Wajib kepada MT (Majlis Tertinggi.) Aminnnn. Selamat tak payah pergi. Lega !

20 Jun 2011 :

Peperiksaan Akhir : PMPI di DKTAMS pada jam 8.30 pagi-11.00pagi. Selepas di DKTAMS, tak sempat dah aku nak balik bilik rasanya. Jam 12.00 tengahari-5.00 petang shift sebelah petang di bilik Pesta Konvo bersama Ana. Memang sah, angkut semua buku-buku untuk study. Jangan kacau aku study walaupun tengah duty.

21 Jun 2011 :

Peperiksaan Akhir : KU di DKTAMS pada jam 8.30 pagi-11.00 pagi. Habis exam, berkejar balik KKM untuk kemas barang. HAA, petang-petang la check out dari KKM. Lagipun, kunci bilik di UO dah ada. Tak payah la nak berkejar dengan waktu pejabat.

Lunyai aku macam ni asyik nak berkejar. Kereta sewa pun tak cari dan booking lagi. Adooii

24 Jun – 26 Jun 2011 :

Kursus Pemantapan Pesta. Tempat masih menjadi tanda tanya. Aigooo, berkem la plak kalau dibuat luar daripada UKM. huhu.

2 Julai 2011 :

Undangan Majlis Perkahwinan Fiza dan pasangan di Taman Pelangi. Kalau Pesta tak tahan aku, aku akan cuba pulang. Masalahnya, nak ambil cuti, kena mohon 3 hari lebih awal. Kang, ada je aku cabut balik. HA HA HA. Muni ! Think your credit. Ok. Fine ==!

and, saya dipelawa oleh Kak Lida untuk menjadi fasilitator program motivasi di SM Teknik Pertanian di Chenor, Pahang. Interesting ! Nak ikut. Semua ditanggung, yang penting jadi fasi. TAPI, [sob sob sob], 3 hari 2 malam bermula pada 17 Jun sehingga 19 Jun 2011. Kalau join, tak study la jawabnya. Manakan sama study tempat sendiri dengan tempat orang. Tempat jatuh lagi ku kenang [Gara-gara jatuh hari itu]. :D

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 05 Jul 2011 12:00 AM PDT

17 Jun 2011 :

Shift sebelah pagi dari pukul 8.30 pagi-12.00 tengahari di bilik Pesta Konvo bersama Wan.

Janganlah banyak sangat briefing nye. Keh tok gemor menulis report. Yang penting, selama aku duty, kofem nak curi keluar. Beb, dah masuk due date submit assignment. Aku tak print,burn,binding satu habuk lagi ni. Hari ni kedai semua cari pasal aku. Asal aku pergi je, tutup. Mudah-mudahan esok berjalan dengan lancar.

8.15 malam pulak, bengkel pengurusan komunikasi Pesta Konvo. HO HO HO, ada juga kursus komunikasi. Adoiilaahh. NAK PERGI TAK NAK PERGI NAK PERGI TAK NAK PERGI

18 Jun 2011 :

Watikah Perlantikan Seketariat Pesta Konvo di Canselori. Wajib kepada MT (Majlis Tertinggi.) Aminnnn. Selamat tak payah pergi. Lega !

20 Jun 2011 :

Peperiksaan Akhir : PMPI di DKTAMS pada jam 8.30 pagi-11.00pagi. Selepas di DKTAMS, tak sempat dah aku nak balik bilik rasanya. Jam 12.00 tengahari-5.00 petang shift sebelah petang di bilik Pesta Konvo bersama Ana. Memang sah, angkut semua buku-buku untuk study. Jangan kacau aku study walaupun tengah duty.

21 Jun 2011 :

Peperiksaan Akhir : KU di DKTAMS pada jam 8.30 pagi-11.00 pagi. Habis exam, berkejar balik KKM untuk kemas barang. HAA, petang-petang la check out dari KKM. Lagipun, kunci bilik di UO dah ada. Tak payah la nak berkejar dengan waktu pejabat.

Lunyai aku macam ni asyik nak berkejar. Kereta sewa pun tak cari dan booking lagi. Adooii

24 Jun – 26 Jun 2011 :

Kursus Pemantapan Pesta. Tempat masih menjadi tanda tanya. Aigooo, berkem la plak kalau dibuat luar daripada UKM. huhu.

2 Julai 2011 :

Undangan Majlis Perkahwinan Fiza dan pasangan di Taman Pelangi. Kalau Pesta tak tahan aku, aku akan cuba pulang. Masalahnya, nak ambil cuti, kena mohon 3 hari lebih awal. Kang, ada je aku cabut balik. HA HA HA. Muni ! Think your credit. Ok. Fine ==!

and, saya dipelawa oleh Kak Lida untuk menjadi fasilitator program motivasi di SM Teknik Pertanian di Chenor, Pahang. Interesting ! Nak ikut. Semua ditanggung, yang penting jadi fasi. TAPI, [sob sob sob], 3 hari 2 malam bermula pada 17 Jun sehingga 19 Jun 2011. Kalau join, tak study la jawabnya. Manakan sama study tempat sendiri dengan tempat orang. Tempat jatuh lagi ku kenang [Gara-gara jatuh hari itu]. :D

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.
Full content generated by Get Full RSS.

BLOG PAHANG: 06 <b>di chenor</b> - Google Blog Search

Posted: 04 May 2012 07:27 PM PDT

[unable to retrieve full-text content]Aku ingatkan kat muar je ada sarapan satay pagi-pagi rupanya kat Chenor pun ada. Encik Haja driver vendor HIS yang tahu setiap pagi Khamis ada pekan sehari di Chenor. Rasanya dalam 15 minit jugalah perjalanan dari ...

SAJE SUKA-SUKA: Pekan Sehari <b>Chenor</b> dan Pasar malam Temerloh

Posted: 29 Apr 2012 07:19 PM PDT

 Minggu lepas tetiba kena outstationlah pulak ke Hospital Temerloh. Sebelum ni Charles yang pernah pergi tapi sebab opis buat validation kat Terengganu dan dia kena pergi manakala Cik Syuhada pulak kena pergi Melaka pasal SMRP webbase akhirnya boss noted nama aku bersama dengan Dr Nizam. Jadi pagi Selasa pergi dan balik serta sampai rumah petang Jumaat. 4 Hari berkampung kat Hospital Temerloh.

 Sepanjang di sana kami menginap di Hotel Jelai. Setiap hari pi hospital Temerloh semak reten dengan sistem HIS. Sekurang-kurangnya aku paham kenapa Datuk Bahari terus stop gunakan manual sebab selagi manual ada, user tak update gunakan sistem HIS jadi data banyak yang hilang.

 Oklah sebenarnya nak cerita pasal Pekan Sehari Chenor dimana pada pagi Khamis kami telah di bawa oleh Encik Farhan sarapan satay di pasar pagi Chenor. Aku ingatkan kat muar je ada sarapan satay pagi-pagi rupanya kat Chenor pun ada. Encik Haja driver vendor HIS yang tahu setiap pagi Khamis ada pekan sehari di Chenor. Rasanya dalam 15 minit jugalah perjalanan dari Temerloh menghala ke Chenor tapi best sebab masuk kampung. Ni kalau musim buah mesti lagi best sebab di sepanjang jalan mesti ada gerai menjual buah-buahan. Fresh dari kebun tu. Tapi tenguk pokok buah-buahan sedang berputik. Agaknya nak puasa nanti masak kut.


Fuh berasap-asap tu bakar satay
Tada ni lah satay ayam yang kami order dan makan berempat.
Sungguh menyelerakan kan. Rasanya pun sodap. hehehehehe Tapi aku larat sampai 4 ketul je sebab tak tahu pun kalau Encik Farhan orang BPM nak ajak kami makan satay. Kalau tahu tak payahle sarapan kat hotel . Boleh belasah banyak2 kat situ. hehehe Dr Nizam pulak terus je orde  nasi berlauk sebab sejak semalam perutnya asyik memulas sakit perut. Dia kata dah beberapa kali masuk tandas. Tu sebab pagi tu lambat turun sebab asyik pi masuk keluar tandas. Sian Dr.
Encik Farhan siap tapau bawa balik lagi untuk family dia. Sebab sedap sangat kut.
Gerai buah-buahan yang menjual buah salak yang lain sikit paternnya. Bujur pipih bentuknya.

Sayuran kampung. Tenguk Pekan sehari teringat pulak pasar Sabtu di Pekan Parit Sulong yang selalu aku pergi dulu kalau balik kampung. Best sebab makanannya murah, sayur-sayuran kampung yang pelbagai jenis dan macam-macam boleh didapati dengan murah. Kalau pergi emmmm emmang sarat tangan penuh dengan makanan. Hish lama sungguh tak pi Pekan Sabtu di Parit Sulung.
 Petangnya pulak sebelum Encik Farhan balik KL kami tumpang kenderaan untuk balik ke Hotel. Tapi sebelum tu cari makanan dulu buat balik hotel untuk makan malam. Dan kebetulan pula sampai Temerloh nampak lah pulak pasar malam yang berhampiran dengan sungai Temerloh. Wah macam-macam makanan sampai tak tahu nak makan apa.
Buah Asam Pelam yang datangnya dari India. Mahal ni sekilo RM 10. Geram juga dan rasa nak beli tapi fikir balik nak bawa balik nanti huh terus tak jadi beli. Berat tu wei. Alangkan Encik Farhan beli sekilo dia dapat 1 biji besar dan sebiji kecil nak cukupkan sekilo. hah nampak tu berat almaklum besar tau buahnya.
Pelbagai jenis Buah salak. Ada 3 jenis dari 3 tempat. Dia ada cakap datang dari mana tapi aku lupa. Tak dapat recall balik lokasinya. hehehe
Mee kari ado mee sup pun ado. Aku beli Meehoon sup je. Lepas tu terlupa takde sudu. Sampai hotel kita orang pinjam sudu nak buat makan malam.
Balik kerja orang ramai berdudyun-duyun sampai.
Itulah ekspedisi jalan-jalan cari makan di Temerloh.

06 di nenasi - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di nenasi - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Jul 2012 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Jul 2012 03:02 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 24 Jun 2012 03:02 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 06 May 2012 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 06 May 2012 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 24 Apr 2012 03:07 PM PDT

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Mar 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Mar 2012 12:00 AM PST

[unable to retrieve full-text content][unable to retrieve full-text content]Dilahirkan pada 19 Julai 1971 di Nenasi, Pekan, Pahang, Piza memulakan alam persekolahan pada tahun 1978 di Sekolah Rendah Sultan Abdullah, Kuantan dan mengakhirinya setakat ...

Rangka manusia ditemui tertimbus dalam tanah <b>di Nenasi</b> | Sharing <b>...</b>

Posted: 30 Mar 2012 12:00 AM PDT

PEKAN: Satu rangka manusia ditemui tertimbus dalam tanah di Kampung Serun, dekat Nenasi, di sini.

Shafie Nor: Rangka manusia ditemui tertimbus dalam tanah <b>di Nenasi</b>

Posted: 30 Mar 2012 01:24 AM PDT

PEKAN: Satu rangka manusia ditemui tertimbus dalam tanah di Kampung Serun, dekat Nenasi, di sini, Rabu lalu.
Rangka manusa itu ditemui dua lelaki yang mengendalikan sebuah jengkaut bagi pembinaan jalan di kawasan berkenaan jam 12 tengah hari.
Menurut Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Pahang, SAC T Narenasegaran, berkata rangka yang ditemui tertimbus di Kilometer 54 Jalan Pekan-Rompin dekat kampung Serun itu dihantar ke Hospital Muadzam Shah untuk bedah siasat.
"Dua lelaki berkenaan yang berusia 30-an terkejut selepas mendapati rangka manusia tertimbus di kawasan berkenaan sebelum menghubungi pihak polis," katanya kepada pemberita di sini, hari ini. - BERNAMA

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 09 Jun 2012 03:17 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 04 Jun 2012 03:28 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 02 May 2012 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 02 May 2012 12:00 AM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 02 May 2012 03:27 PM PDT

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 25 Apr 2012 03:04 PM PDT

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 06 Mar 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Mar 2012 12:00 AM PST

URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di nenasi</b> - Google Blog Search

Posted: 07 Mar 2012 12:00 AM PST

[unable to retrieve full-text content][unable to retrieve full-text content]Dilahirkan pada 19 Julai 1971 di Nenasi, Pekan, Pahang, Piza memulakan alam persekolahan pada tahun 1978 di Sekolah Rendah Sultan Abdullah, Kuantan dan mengakhirinya setakat ...

Rangka manusia ditemui tertimbus dalam tanah <b>di Nenasi</b> | Sharing <b>...</b>

Posted: 30 Mar 2012 12:00 AM PDT

PEKAN: Satu rangka manusia ditemui tertimbus dalam tanah di Kampung Serun, dekat Nenasi, di sini.

Shafie Nor: Rangka manusia ditemui tertimbus dalam tanah <b>di Nenasi</b>

Posted: 30 Mar 2012 01:24 AM PDT

PEKAN: Satu rangka manusia ditemui tertimbus dalam tanah di Kampung Serun, dekat Nenasi, di sini, Rabu lalu.
Rangka manusa itu ditemui dua lelaki yang mengendalikan sebuah jengkaut bagi pembinaan jalan di kawasan berkenaan jam 12 tengah hari.
Menurut Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Pahang, SAC T Narenasegaran, berkata rangka yang ditemui tertimbus di Kilometer 54 Jalan Pekan-Rompin dekat kampung Serun itu dihantar ke Hospital Muadzam Shah untuk bedah siasat.
"Dua lelaki berkenaan yang berusia 30-an terkejut selepas mendapati rangka manusia tertimbus di kawasan berkenaan sebelum menghubungi pihak polis," katanya kepada pemberita di sini, hari ini. - BERNAMA

KEBAKARAN KEDAI MAKAN DAN RUMAH KEDIAMAN <b>DI NENASI</b> <b>...</b>

Posted: 29 Jan 2012 08:10 AM PST

[unable to retrieve full-text content]KEBAKARAN KEDAI MAKAN DAN RUMAH KEDIAMAN DI NENASI PADA 25.1.2012. 'Malang memang tidak berbau.' Itu lah saja ungkapan yang sering dapat kita katakan jika berlaku sesuatu malapetaka dan kejadian yang ...

KEBAKARAN KEDAI MAKAN DAN RUMAH KEDIAMAN <b>DI NENASI</b> <b>...</b>

Posted: 29 Jan 2012 08:10 AM PST

[unable to retrieve full-text content]KEBAKARAN KEDAI MAKAN DAN RUMAH KEDIAMAN DI NENASI PADA 25.1.2012. 'Malang memang tidak berbau.' Itu lah saja ungkapan yang sering dapat kita katakan jika berlaku sesuatu malapetaka dan kejadian yang ...

06 di pekan - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

06 di pekan - Google Blog Search


Sungai Rapat Online: Bangunan <b>di Pekan</b> baru bandaraya Ipoh <b>...</b>

Posted: 09 Jul 2012 01:16 AM PDT

Sebuah bangunan lama di pekan baru bandaraya Ipoh hangus terbakar sebentar tadi.
Difahamkan bangunan ini telah dimasukkan ke dalam senarai bangunan yang mempunyai nilai-nilai sejarah oleh Majlis Bandaraya Ipoh.
 

BLOG PAHANG

Copyright 2010 All Rights Reserved