ads

Ahad, 23 Mac 2014

06 di bukit tinggi - Google Blog Search


URL Sumber Asal :-

06 di bukit tinggi - Google Blog Search


BLOG PAHANG: 06 <b>di bukit tinggi</b> - Google Blog Search

Posted: 22 Mar 2014 01:09 AM PDT

Klik GAMBAR Dibawah Untuk Lebih Info
URL Sumber Asal :-

BLOG PAHANG: 06 <b>di bukit tinggi</b> - Google Blog Search

Posted: 21 Mar 2014 01:25 AM PDT

Klik GAMBAR Dibawah Untuk Lebih Info
URL Sumber Asal :-

What So Sizzle bout SizzlingSuzai: Padang - <b>Bukittinggi</b> Tour <b>...</b>

Posted: 20 Mar 2014 10:18 AM PDT

Our first stop once we landed was this dining place called as Soto Garuda. bove is Soto Nasi, a local dish suggested by the Supir. well, the soup is just like a norm one with bee hoon / mee hoon in it but the differ with our Malay's soto is that the meat is CRUNCHY! lorh quite funny but seriously nice. yup everybody should try it! :)
Total Lost: Rp 88,000 around RM25 (pricey huh for a breakfast!)
Food: OK 4/5
Ambiance: 4/5 (no air-conditioner but nice and clean)
Surprisingly, it looks great in these photo but err sorry as in the real one, the place is untidy and abandoned. tiles are broken, bridge already corrode and trash are everywhere. sorry if i am not supposed to complaint but what am i trying to say is the view is actually BREATH-TAKING and not to mention that it is one of a historical place in Padang. hopefully there will be someone who sees this thing and taking care of it. yup, still recommended you guys to visit since it is like a proof that you have reached Padang, Indonesia. hehe

Magnificent photo right. hehe thanks to my Canon as it played a good roll on that day. so, this beach is actually located along the way to the Jembatan Siti Nurbaya. yup, a nice beach and attractive enough for us to stop like 5 minutes to capture some beautiful shots.

RUMAH GADANG (Big House), PADANG PANJANG (PDIKM)
I guess this is the main part of Padang. at first i was like 'darn this museum thingy is dem boring' but soon after they said we could change and rent the traditional wear, everything turned into FUN! hahaha because me and mom were over-excited striking poses till outside of the house in which it is actually for the indoor used only ma....hahahhaa thanks Pak Supir kami yang giler sporting lorh!
RESTORAN SEDERHANA

Then, we had our lunch in here. assuredly, a Padang food which everybody knows their way of serving. oh please you are not being forced to finish all, just pick whatever you want and leave the one that you don't want. fyi, they will only charge on the plate that you've touched.

Total Lost: Rp103,000 around RM29
Food: OK la 3.5/5
Ambiance: 4.5/5 (with air-conditioner)

Thanks for reading and Hey, please wait for the Padang - Bukittinggi Tour : Travelogue Day 2 yup, will be continue sooooooon.....
xoxo

Ternyata masakan ayam pop <b>dari Bukittinggi</b> - ANTARA News

Posted: 08 Mar 2014 12:27 PM PST

Jakarta (ANTARA News) - Budayawan yang juga pakar kuliner, Bondan Winarno, tidak menduga jika masakan ayam pop berasal dari daerah Bukit Tinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Awalnya, saya menduga masakan ayam pop itu dari Jawa Barat (Jabar), karena saya pernah makan di kawasan Puncak," kata Bondan di sela peresmian Rumah Makan Family Benteng Indah Cabang Pondok Indah, Jakarta, Sabtu.

Di rumah makan milik istri pengacara, Fredrich Yunadi, Bondan yang terkenal dengan ungkapannya yaitu "Pokoe maknyus!", itu mengatakan jika masyarakat ingin mengetahui sejarah rumah makan mana yang pertama membuat masakan ayam pop -atau masakan ayam popular - yaitu, Rumah Makan Family Benteng Indah Bukit Tinggi.

"Setelah saya makan makanan ayam pop Bukit Tinggi dan yang di Puncak, Jawa Barat memang ada perbedaan, tapi sama nikmatnya," Bondan menjelaskan.

Terkait dengan rumah makan itu, pengacara Fredrich Yunad membantah dirinya sudah banting dari pengacara menjadi pengelola rumah makan.

"Saya tetap pengacara, dan yang kelola rumah makan ini istri saya," kata Frendrich.

Soal bumbu makanan, ia mengatakan tetap mendatangkan bahannya dari Bukit Tinggi untuk mempertahankan khas rasanya, termasuk masakan ayam pop Bukittinggi.

Hadirnya Bondan di rumah makan tersebut sekaligus mempertegas asal mula ayam pop berasal dari Bukittinggi. Sumatera Barat, seperti juga daerah lainnya di Tanah Air, sudah lama terkenal dengan ciri khas makanannya.

Yaitu, masakan rendang yang pada setiap musim haji jemaahnya dari daerah ini dibagikan secara cuma-cuma oleh Pemerintah Daerah setempat. Tujuannya, agar tidak lupa kampung halaman dan sekaligus mendoakan kesejahteraan bagi warga dari daerah itu.

Muhammad Samin SS dalam tulisannya di Kompasiana mengungkap cita rasa ayam pop hingga kini tak berubah seperti yang ada di rumah makan Famili di Bukittinggi.

Resep pembuatan ayam pop sangat sederhana. Ayam Kampung yang telah dipisah-pisahkan kemudian direbus dengan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, jeruk nipis, daun salam, lengkuas dan garam. Setelah itu ayam direbus dengan menggunakan air kelapa yang diyakini untuk menambah rasa gurih pada ayam tersebut.

Setelah direbus kemudian diangkat dan air dibiarkan mengering, kemudian ayam ditiris dan digoreng sebentar dengan menggunakan minyak goreng. Cara penyedian ayam pop disajikan dengan daun singkong, kacang panjang rebus dan sambal sebagai pelengkap.

Sambal yang disajikan bersama ayam pop ini bukan sambal berwarna oranye, terbuat dari bahan cabai, tomat dan bawang merah yang digiling halus kemudian dimasak dengan rasa yang tidak terlalu pedas namun sedikit asam.

(E001/Z003)

0 ulasan:

Catat Ulasan

 

BLOG PAHANG

Copyright 2010 All Rights Reserved